TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demo Tolak RUU HIP, Orator: Tangkap Inisiator, Mereka Bakal Membuat Kita Sengsara

Demo Tolak RUU HIP, Orator: Tangkap Inisiator, Mereka Bakal Membuat Kita Sengsara

By Joni Sitohang
25 Juni 2020
846
0
Demo Tolak RUU HIP, Orator: Tangkap Inisiator, Mereka Bakal Membuat Kita Sengsara

TIKTAK.ID – Aparat keamanan diminta menangkap insiator RUU HIP oleh orator dalam demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Wacana dalam RUU HIP secara tak langsung merupakan tindakan makar, bagi orator yang biasa dipanggil Mayor Soleh.

“Tangkap inisiator RUU HIP. Tangkap. Tangkap. Mereka yang bakal membuat kita sengsara. Tangkap inisiator dan pembuat RUU HIP. Setuju? Setuju? Merdeka!” pekiknya diikuti teriakan peserta aksi demo.

Baca juga : Pengamat Sosial Budaya Ungkap Alasan Masyarakat Tetap ‘Bandel’ Berkerumun di CFD Saat Pandemi Covid-19

Soleh tidak merinci lebih jauh soal makar yang ia maksudkan. Tetapi sepanjang orasinya Soleh lebih banyak menyuarakan sentimen agama dan etnis.

Aksi menolak RUU HIP melibatkan ratusan orang peserta aksi dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam yang terhimpun dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak NKRI).

Ormas yang tercatat masuk dalam aliansi tersebut antara lain Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Front Pembela Islam (FPI), dan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212).

Baca juga : Tagar #PecatTengkuzulDariMUI Viral di Medsos, Tengku Zul: Jangan Dipelintir, Saya Tak Ada Masalah dengan Pak Jokowi

Selama menyuarakan aksi demonstrasinya, mereka menolak konsep Trisila dan Ekasila yang tertuang dalam RUU HIP.

Sebelumya Badan Legislasi DPR menginisiasi RUU HIP. Poin-poin dalam draf RUU HIP dikritik beberapa pihak karena dinilai justru menggerus Pancasila.

Penolakan marak disuarakan ormas Islam. Front Pembela Islam (FPI) menyatakan RUU HIP mengindikasikan kebangkitan Komunisme.

Baca juga : Demo Anies Soal PPDB 2020, Orang Tua Murid Abaikan Protokol Kesehatan

Sementara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah telah memberikan pernyataan tegas dengan meminta Pemerintah tidak melanjutkan pembahasan RUU HIP.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memandang RUU HIP berpotensi melahirkan konflik dan membangkitkan kembali sistem di era Orde Baru saat negara kian menguat dengan mengontrol masyarakatnya.

Pemerintah sendiri sudah mengajukan ke DPR untuk menunda pembahasan RUU HIP dan meminta DPR sebagai pengusul pembahasan RUU tersebut supaya berdialog terlebih dahulu dengan melibatkan masyarakat luas.

Baca juga : Heboh! Tengku Zulkarnain Ogah Bantu Ma’ruf Selama Ada Jokowi, Baru Mau Bantu Kalau Jokowi Wafat

“Meminta DPR sebagai pengusul untuk lebih banyak berdialog dan menyerap aspirasi dulu dengan semua elemen masyarakat”, tulis Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui akun Twitternya beberapa waktu lalu.

TagsDemoDPRFPImahfud mdMenko PolhukamPA 212RUU HIP

Related articles More from author

  • Jokowi Bicara Soal Vaksin Terbaik untuk Covid-19
    Nasional

    Pemilu 2024 Kian Dekat, Jokowi Beri 3 Pesan Khusus untuk Menteri

    13 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD Dukung Wacana Percepatan Pendaftaran Capres 2024
    Nasional

    Mahfud MD Dukung Wacana Percepatan Pendaftaran Capres 2024

    10 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati
    Nasional

    PNS Dilarang Dukung Ormas Terlarang, Eks FPI: Kalau Dilarang Malah Penasaran

    30 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Yusril Sebut Pemungutan Ulang Pilpres Tak Bisa Disamakan dengan Kasus Pilkada
    Nasional

    Yusril Sebut Pemungutan Ulang Pilpres Tak Bisa Disamakan dengan Kasus Pilkada

    2 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Kasus Tewasnya 6 laskar FPI, Komnas HAM: Semakin Banyak dan Makin Terang Puzzle-puzzle yang Didapat
    Nasional

    Kasus Tewasnya 6 laskar FPI, Komnas HAM: Semakin Banyak dan Makin Terang Puzzle-puzzle yang Didapat

    15 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Klarifikasi Mahfud MD Soal Dugaan Korupsi di Asabri
    Nasional

    Klarifikasi Mahfud MD Soal Dugaan Korupsi di Asabri

    18 Januari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Survei Indikator Tunjukkan Elektabilitas Anies Turun, PAN Sebut Warga Kurang Puas Kinerja Anies
    Nasional

    Survei Indikator Tunjukkan Elektabilitas Anies Turun, PAN Sebut Warga Kurang Puas Kinerja Anies

  • Kabul Kembali Dihantam Empat Roket
    Internasional

    Kabul Kembali Dihantam Empat Roket

  • KPK Beberkan Sumber Uang Rp100 Miliar yang Disita Dalam Kasus Kuota Haji
    Nasional

    KPK Beberkan Sumber Uang Rp100 Miliar yang Disita Dalam Kasus Kuota Haji

  • Hadiri Panen Raya Bareng Ganjar, Kenapa Jokowi Ajak Prabowo?
    Nasional

    Hadiri Panen Raya Bareng Ganjar, Kenapa Jokowi Ajak Prabowo?

  • Tips Jalani Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa
    Tips & Tutorial

    Tips Jalani Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.