TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Takut Kewalahan, PKS Minta Presidential Threshold Diturunkan Jadi 10 Persen

Takut Kewalahan, PKS Minta Presidential Threshold Diturunkan Jadi 10 Persen

By Johan Arif
11 Mei 2021
370
0
Takut Kewalahan, PKS Minta Presidential Threshold Diturunkan Jadi 10 Persen

TIKTAK.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diketahui meminta ambang batas pemilihan presiden (presidential threshold) diturunkan menjadi 10 persen. Pasalnya, PKS menyatakan ketentuan ambang batas yang berlaku sekarang membuat mereka merasa bakal kewalahan di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Perlu diketahui, pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menjelaskan, “Pasangan calon (Paslon) yang diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada Pemilu anggota DPR sebelumnya”.

“Sayangnya dengan tidak adanya revisi UU Pemilu, maka kami agak kerepotan. Jadi PKS berharap Presidential Threshold itu 10 persen saja,” ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dalam diskusi virtual, Sabtu (8/5/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Mardani menilai pemangkasan ambang batas presiden akan membuat pilihan Capres mendatang lebih beragam. Ia menyebut semakin banyak pilihan akan semakin bagus untuk kontestasi karya dan gagasan, bukan perpecahan.

“Kalau hanya ada dua pasangan maka peluang divided lebih besar. Untuk itu, kita perlu menyelesaikan masalah ini,” terang Mardani.

“Yang kami inginkan suksesi nanti adalah kontestasi karya dan gagasan, bukan pertarungan, sehingga hal ini yang harus diatur,” sambungnya.

Akan tetapi, Mardani mengklaim bahwa PKS sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Pilpres 2024. Ia memaparkan, strategi pertama yakni penokohan. Ia menganggap masyarakat Indonesia kebanyakan memperhatikan penokohan ketimbang Visi Misi dari suatu partai.

“Misi program partai memang penting, namun dengan tingkat sekolah rata-rata 7 tahun, ambil lah SMP kelas 1, maka sangat susah mendiskusikan sesuatu yang strategis, yang ada hanya tokoh-tokoh,” ulas Mardani.

Ia melanjutkan, strategi kedua adalah narasi. Ia mengatakan untuk Pilpres 2024 harus ada Capres yang menawarkan narasi yang bagus untuk Indonesia.

“Kita memerlukan Capres yang merevisi sistem politik kita yang cenderung politik dinasti, dan demokrasi yang sakit,” tegasnya.

Selain itu, Mardani mengaku PKS akan memaksimalkan penggunaan teknologi dan big data untuk pemetaan pemilih pada 2024 mendatang. Menurutnya, strategi tersebut terinspirasi dari Pilpres di Amerika Serikat tahun 2016 saat Donald Trump bersaing dengan Hillary Clinton.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKetua DPP PKSMardani Ali SeraPartai Keadilan SejahteraPilpres 2024PKSPresidential Threshold

Related articles More from author

  • Buka Opsi Maju Pilpres Lewat PAN, Ridwan Kamil: Bismillah
    Nasional

    Buka Opsi Maju Pilpres Lewat PAN, Ridwan Kamil: Bismillah

    7 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Hasil Survey Voxpol: Mayoritas Publik Tak Terpengaruh Capres yang Didukung Jokowi
    Nasional

    Pengamat Nilai Saling Kunjung Antarpetinggi Parpol Rentan Patahkan Koalisi

    9 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Unggah Foto Lawas Bareng Jokowi, Isyarat Apa?
    Nasional

    Prabowo Unggah Foto Lawas Bareng Jokowi, Isyarat Apa?

    26 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Presiden Baru PKS Tegaskan Istiqomah Jadi Oposisi Jokowi
    Nasional

    Presiden Baru PKS Tegaskan Istiqomah Jadi Oposisi Jokowi

    6 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Simulasi Anies-AHY Tumbangkan Puan-Ganjar di Jawa
    Nasional

    Simulasi Anies-AHY Tumbangkan Puan-Ganjar di Jawa

    7 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Pimpinan Pusat Pagar Nusa Klaim NU Jadi Faktor Kunci Pemilu 2024
    Nasional

    Pimpinan Pusat Pagar Nusa Klaim NU Jadi Faktor Kunci Pemilu 2024

    10 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Terungkap di Persidangan, Alasan Rizieq Larang Dokter Buka Hasil Lab dan Pemeriksaan Kesehatan
    Nasional

    Terungkap di Persidangan, Alasan Rizieq Larang Dokter Buka Hasil Lab dan Pemeriksaan Kesehatan

  • Kiat Patricia Gouw Usir Kebosanan di Rumah Akibat Keputusan Anies
    Selebriti

    Kiat Patricia Gouw Usir Kebosanan di Rumah Akibat Keputusan Anies

  • General Manager Arema FC: Maraknya Turnamen Tarkam Ibarat Buah Simalakama
    Olahraga

    General Manager Arema FC: Maraknya Turnamen Tarkam Ibarat Buah Simalakama

  • PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan
    Internasional

    PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan

  • Kantongi Bukti Kuat Kecurangan, Jagoan PKS-Demokrat ini Gugat Kemenangan Menantu Jokowi ke MK
    Nasional

    Kantongi Bukti Kuat Kecurangan, Jagoan PKS-Demokrat ini Gugat Kemenangan Menantu Jokowi ke MK

Artikel Terbaru

  • Cara Menampilkan Persentase Baterai di HP Android dan iPhone 26 Oktober 2026
  • Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Ini yang Dibahas soal Kampus Baru Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menghapus Riwayat Penelusuran Google di HP dan Laptop 26 Oktober 2026
  • 10 Cara Mengatasi Suara Serak Secara Alami di Rumah 26 Oktober 2026
  • Cara Mengetik dengan Suara di HP Android dan iPhone dengan Mudah 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (21)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,015)
  • Olahraga (1,145)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.