TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan

PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan

By William Putra Wijaya
26 Mei 2020
717
0
PM Israel Benjamin Netanyahu Diseret ke Meja Hijau Atas Kasus Penyuapan, Penipuan dan Pengkhianatan

TIKTAK.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu diseret ke meja hijau pada Minggu ini. Dia didakwa melakukan penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan. Peristiwa ini merupakan peristiwa bersejarah, sebab pertama kali pemimpin di Israel yang masih resmi menjabat disidangkan, lapor BBC, Minggu (24/5/20).

Pria 70 tahun itu menolak semua tuduhan yang ditujukan kepadanya. Dia juga menolak desakan mundur lawan-lawan politiknya dan terus maju melawan kasus-kasus yang menderanya.

Dia diharuskan tampil dalam sidang di Pengadilan Distrik Yerusalem, seminggu setelah ia dilantik dengan rekor masa jabatan kelima sebagai kepala pemerintahan persatuan, mengakhiri kebuntuan politik lebih dari satu tahun setelah tiga pemilihan yang tidak meyakinkan.

Netanyahu didakwa pada November atas tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan dalam tiga kasus yang melibatkan hadiah dari teman-teman miliarder dan karena diduga meminta bantuan pengaturan untuk taipan media dengan imbalan liputan yang menguntungkan.

Netanyahu didakwa dengan tiga kasus, yang dikenal sebagai 1.000, 2.000 dan 4.000:

Kasus 1.000 – Penipuan dan pelanggaran kepercayaan: Netanyahu dituduh menerima hadiah, terutama cerutu dan botol sampanye dari pengusaha kakap dengan imbalan bantuan.

Kasus 2.000 – Penipuan dan pelanggaran kepercayaan: Netanyahu dituduh menawarkan bantuan untuk meningkatkan sirkulasi surat kabar Israel Yediot Ahronot dengan imbalan liputan positif atas dirinya.

Kasus 4.000 – Penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan: Ketika masih menjadi Perdana Menteri dan Menteri Komunikasi, Netanyahu dituduh mempromosikan keputusan pengaturan yang menguntungkan pemegang saham pengendali di raksasa telekomunikasi Bezeq, Shaul Elovitch, dengan imbalan liputan positif oleh situs berita Walla milik Elovitch.

Netanyahu membantah keras semua tuduhan terhadapnya. Dia menyebut lawan politiknya sedang melakukan “perburuan penyihir”, dan dia bersumpah akan membersihkan namanya.

Sebagai Perdana Menteri, Netanyahu tidak memiliki kewajiban hukum untuk mengundurkan diri. Dia mengatakan pertempuran di pengadilan tidak akan mempengaruhi kemampuannya untuk melakukan pekerjaannya.

Panel tiga hakim menolak permintaan Netanyahu untuk tak hadir di sidang pembukaan. Rabu depan para hakim akan mendengarkan kasusnya. Pengadilan mengatakan bahwa keadilan harus ditegakkan.

Netanyahu berkilah permintaannya itu semata-mata hanya untuk mematuhi aturan jarak sosial selama pandemi Covid-19.

Sejumlah orang mengkritik bahwa Netanyahu berusaha menghindari image seorang Perdana Menteri duduk di bangku terdakwa.

Enam tahun lalu, mantan Perdana Menteri Ehud Olmert dinyatakan bersalah menerima suap dan menjalani hukuman 16 bulan penjara. Pengadilannya berlangsung setelah masa jabatannya selesai 2006-2009.

TagsBenjamin NetanyahuBerita Dunia Hari IniIsraelKasus PenyuapanPenipuanPerdana Menteri Israel

Related articles More from author

  • Panel Intel AS Sebut Sindrom Havana Disebabkan Energi Elektromagnetik
    Internasional

    Panel Intel AS Sebut Sindrom Havana Disebabkan Energi Elektromagnetik

    6 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina
    Internasional

    Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina

    2 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Covid-19 Mulai Merangsek ke Area Gedung Putih, Tingkatkan Kekhawatiran Trump dan Keluarganya Menyusul Tertular
    Internasional

    Covid-19 Mulai Merangsek ke Area Gedung Putih, Tingkatkan Kekhawatiran Trump dan Keluarganya Menyusul Tertular

    11 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Mantan Inspektur Senjata PBB: Eropa Berkhianat Kepada Iran
    Internasional

    Mantan Inspektur Senjata PBB: Eropa Berkhianat Kepada Iran

    16 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Brigade Komposit Gaza, Pasukan Perdamaian RI untuk Bantu Gaza Hadapi Genosida Israel
    Nasional

    Brigade Komposit Gaza, Pasukan Perdamaian RI untuk Bantu Gaza Hadapi Genosida Israel

    13 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata
    Internasional

    Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata

    27 Januari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Cegah Hepatitis Misterius pada Anak dari Dokter RSCM
    Tips & Tutorial

    Tips Cegah Hepatitis Misterius pada Anak dari Dokter RSCM

  • Lakukan Kebiasaan Baik ini Demi Kesehatan Mental
    Tips & Tutorial

    Lakukan Kebiasaan Baik ini Demi Kesehatan Mental

  • Tekuk Dortmund, Barcelona Sukses Kantongi Tiket 16 Besar Liga Champions
    Olahraga

    Tekuk Dortmund, Barcelona Sukses Kantongi Tiket 16 Besar Liga Champions

  • Dihujat PDIP dan Dibanding-bandingkan Soal Ketegasan dengan Risma, Anies Dibela Nasdem dan Gerindra
    Nasional

    Dihujat PDIP dan Dibanding-bandingkan Soal Ketegasan dengan Risma, Anies Dibela Nasdem dan Gerindra

  • Im Siwan dan Kang Ha Neul Dipastikan Gabung ‘Squid Game Season 2’
    Selebriti

    Im Siwan dan Kang Ha Neul Dipastikan Gabung ‘Squid Game Season 2’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.