
TIKTAK.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui kurang awas dalam proses revitalisasi kawasan selatan Monumen Nasional (Monas). Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Saefullah terkait alasan terhentinya proyek senilai Rp64,5 miliar tersebut. Meski begitu, hingga saat ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan enggan menanggapi hal ini.
“Mungkin ada kelalaian di antara semuanya, ini dan itu (biasanya) tak pernah dilakukan,” ujar Saefullah, dilansir Tagar.id, Kamis (30/1/20).
Menurut mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini, Pemprov DKI harus berbenah, khususnya dalam urusan administrasi. Dalam hal ini, Saefullah mengaku Pemprov DKI belum mengajukan izin kepada Kementerian Sekretaris Negara dalam Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1995.
“Demi tertib administrasi kita bersurat, Pak Gubernur juga telah bersurat,” ucap Saefullah.
Baca juga: Apa Alasan Fahri Hamzah Juluki Jokowi Presiden Kesepian?
Sementara Anies sendiri masih tutup mulut sejak proyek revitalisasi Monas menjadi sorotan publik. Terakhir, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengelak saat ditanya wartawan di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/1/20).
“Enggak, enggak,” sergah Anies sambil berlalu.
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










