TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pramono Beberkan Dampak Kebijakan Pusat Pangkas Dana Transfer Daerah

Pramono Beberkan Dampak Kebijakan Pusat Pangkas Dana Transfer Daerah

By Joni Sitohang
8 Oktober 2025
165
0
Pramono Beberkan Dampak Kebijakan Pusat Pangkas Dana Transfer Daerah

TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membeberkan dampak yang dihadapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) soal kebijakan Pemerintah Pusat terkait pemangkasan transfer ke daerah (TKD) 2026.

Pramono mengatakan kebijakan itu membuat dana transfer ke DKI Jakarta dipotong sekitar Rp15 triliun. Pramono menyatakan Pemprov tak punya pilihan lain selain menerima kebijakan tersebut.

“Kita hanya menerima Rp11,15 triliun, di dalam APBD kita dari Rp95,35 triliun, menjadi Rp79,06 triliun, jadi penurunannya hampir Rp15 triliun. Apapun ini, sudah menjadi keputusan Pemerintah Pusat, sehingga kita tak punya pilihan lain, kecuali menjalankan apa yang menjadi keputusan Pemerintah Pusat,” ujar Pramono lewat video yang diunggah di akun instagram pribadinya, pada Senin (6/10/25), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Temui Menag, Cak Imin Bahas Standarisasi dan Keamanan Bangunan Ponpes

Pramono mengaku bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bakal memimpin secara langsung pemanfaatan penggunaan anggaran. Dia pun meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk melakukan efisiensi.

“Kita melakukan evaluasi secara menyeluruh, menyisir kembali belanja-belanja yang nonprioritas, serta menajamkan fokus belanja yang secara langsung akan dirasakan oleh masyarakat di Jakarta,” tutur Pramono.

Pramono juga menjamin program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak akan terdampak, walaupun akan ada pengurangan APBD DKI dengan kebijakan pemangkasan Pemerintah Pusat tersebut.

Baca juga : Pulang dari Misi Global Sumud Flotilla, Wanda Hamidah Tetap Ingin Berjuang untuk Palestina

“Yang tidak boleh dikurangi adalah KJP maupun KJMU, karena ini menjadi landasan kita semua untuk melakukan perbaikan di Jakarta, khususnya bagi keluarga yang kurang beruntung atau tidak mampu,” jelas Pramono.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin sempat menyampaikan, nilai APBD DKI 2026 berpotensi turun akibat rencana pemangkasan dana transfer ke DKI Jakarta oleh Pemerintah Pusat. Padahal, DPRD dan Pemprov DKI sudah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026.

Dari kebijakan tersebut, diproyeksikan penerimaan transfer dari Pusat, seperti Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp26 triliun.

Baca juga : Reshuffle Kabinet, Pengamat: Sedang Berlangsung Dejokowinisasi ke Gerindranisasi

“DBH kita bakal berubah sekitar Rp15 triliun, yang tersisa Rp11 triliun. Tentu ini juga akan mengubah postur angka yang sangat signifikan perubahannya, sedangkan kita sudah MoU KUA-PPAS, sudah (menyusun) RKA (rencana kerja anggaran),” ungkap Khoirudin.

TagsGubernur DKI JakartaPramono AnungRano Karno

Related articles More from author

  • Aksi Risma Ancaman Bagi Citra Anies Baswedan dan Tokoh Nasional Lain
    Nasional

    Aksi Risma Ancaman Bagi Citra Anies Baswedan dan Tokoh Nasional Lain

    29 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Aktivis Media Don Adam Sebut Ferdinand Hutahaean 'Pengurus Partai Demokrat Terbodoh yang Pernah Ada'
    Nasional

    Aktivis Media Don Adam Sebut Ferdinand Hutahaean ‘Pengurus Partai Demokrat Terbodoh yang Pernah Ada’

    15 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Taufik Gerindra Dicopot dari DPRD DKI, Akibat Doakan Anies Jadi Presiden?
    Nasional

    Taufik Gerindra Dicopot dari DPRD DKI, Akibat Doakan Anies Jadi Presiden?

    7 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Soal Gantikan Anies di DKI, Heru Budi: Hari Esok Penuh Misteri
    Nasional

    Soal Gantikan Anies di DKI, Heru Budi: Hari Esok Penuh Misteri

    25 September 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Terbukti! Menkes dan Jokowi Kalah Cepat dari Anies Soal Deteksi Dini Virus Corona
    Nasional

    Terbukti! Menkes dan Jokowi Kalah Cepat dari Anies Soal Deteksi Dini Virus Corona

    2 Maret 2020
    By Johan Arif
  • PSI Beberkan Sejumlah Keanehan pada Usulan Pencairan Dana Cadangan Anies di DKI
    Nasional

    PSI Beberkan Sejumlah Keanehan pada Usulan Pencairan Dana Cadangan Anies di DKI

    16 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengamat Sebut Gabungnya Kaesang ke PSI Tanda Jokowi Dukung Prabowo
    Nasional

    Pengamat Sebut Gabungnya Kaesang ke PSI Tanda Jokowi Dukung Prabowo

  • Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela
    Internasional

    Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela

  • Maesaiah Thabane
    Internasional

    Mantan Ibu Negara Lesotho Ditangkap Polisi

  • Kemenaker dan DPD Buka Suara usai Heboh #KaburAjaDulu
    Nasional

    Kemenaker dan DPD Buka Suara usai Heboh #KaburAjaDulu

  • Puji Strategi Ekonomi Jokowi, Pengamat ini Prediksi RI Aman dari Resesi di 2023
    Nasional

    Puji Strategi Ekonomi Jokowi, Pengamat ini Prediksi RI Aman dari Resesi di 2023

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.