TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut Jokowi Ciptakan Kerumunan Saat Bagikan Nasi Kotak, Refly Harun Singgung Rizieq Hingga Raffi Ahmad

Sebut Jokowi Ciptakan Kerumunan Saat Bagikan Nasi Kotak, Refly Harun Singgung Rizieq Hingga Raffi Ahmad

By Joni Sitohang
24 Januari 2021
469
0
Sebut Jokowi Ciptakan Kerumunan Saat Bagikan Nasi Kotak, Refly Harun Singgung Rizieq Hingga Raffi Ahmad

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan kritik dari berbagai pihak akibat aksinya membagi-bagikan nasi kotak. Pasalnya, aksi Jokowi itu memunculkan kerumunan warga. Akibatnya, Jokowi pun dinilai mengabaikan protokol kesehatan saat pandemi virus Corona (Covid-19).

Salah satu yang ikut mengkritik yakni pengamat politik Refly Harun. Ia menyampaikan kritik terhadap aksi Jokowi melalui video yang diunggah ke kanal YouTube pribadinya, Sabtu (23/1/21) dengan judul yang terbilang tajam, yaitu “Pencipta Kerumunan Itu bernama Jokowi”.

Menurut Refly, Jokowi tidak mungkin dipidanakan karena membuat kerumunan. Meski begitu, Refly tetap sepakat bahwa Jokowi merupakan penyebab kerumunan yang terjadi di lokasi bencana itu.

Baca juga : (Cek Hoaks atau Fakta) Ijazah SMA Jokowi Palsu

“Kalau kita bicara mengenai kerumunan yang diciptakan Presiden Jokowi, ya saya bisa mengatakan bahwa ini kerumunan. Tapi pertanyaannya adalah kerumunan ini diciptakan oleh Kepala Negara, lalu mau diapakan? Apakah Kepala Negara akan diproses pidana? Kan tidak mungkin,” ujar Refly, seperti dilansir Suara.com.

Oleh sebab itu, Refly menilai bahwa segala sesuatu tidak akan baik jika diselesaikan dengan langkah memidanakan.

“Makanya dari awal, saya selalu mengatakan, jangan apa-apa dekati dari sudut pidana. Melainkan dekati dari sudut penyelesaian masalah. Kalau misalnya menyelesaikan masalahnya bisa dengan minta maaf, dan di kemudian hari tidak melakukan perbuatannya lagi,” imbuhnya.

Baca juga : Hore! BLT UMKM 2,4 Juta Diperpanjang, Begini Cara Daftarnya

Refly mengatakan akibat dari sikap apa-apa dipidanakan terlihat dalam tanggapan masyarakat yang ingin agar artis Raffi Ahmad dan Jokowi juga dipidanakan seperti mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

“Jadi saat Habib Rizieq ditangkap karena protokol kesehatan, ada Raffi Ahmad yang baru divaksin melanggar protokol, maka imajinasi orang harus dipidanakan juga. Yang gawat adalah ketika kerumunan itu justru diciptakan oleh Kepala Negara sendiri atau presiden RI, lantas ada yang berimajinasi agar di-Habib Rizieq-kan juga, kan runyam,” tutur Refly.

Refly melanjutkan, jika berkaca dari kasus Habib Rizieq, ia menganggap tindakan yang dilakukan Jokowi saat membagikan nasi kotak bisa dipersepsikan membahayakan orang lain juga. Meskipun warga memang tak berkontak dekat dengan Jokowi, namun mereka satu sama lain saling berhimpitan tanpa jarak.

TagsFPIHabib Rizieq ShihabJokowiRaffi AhmadRefly HarunRizieq Shihab

Related articles More from author

  • Jokowi Teken Perpres Proyek Putar Kunci Turunan UU Cipta Kerja, Apa Manfaatnya?
    Nasional

    Jokowi Teken Perpres Proyek Putar Kunci Turunan UU Cipta Kerja, Apa Manfaatnya?

    12 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Gibran Tepis Tudingan Jokowi Bakal Ikut Atur Kabinet Prabowo
    Nasional

    Gibran Tepis Tudingan Jokowi Bakal Ikut Atur Kabinet Prabowo

    23 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Hasil Survey Voxpol: Mayoritas Publik Tak Terpengaruh Capres yang Didukung Jokowi
    Nasional

    Hasil Survey Voxpol: Mayoritas Publik Tak Terpengaruh Capres yang Didukung Jokowi

    22 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?
    Nasional

    Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?

    30 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Aksi Ganjar Gulirkan Hak Angket Kecurangan Pemilu Digembosi Jokowi
    Nasional

    Pengamat: Aksi Ganjar Gulirkan Hak Angket Kecurangan Pemilu Digembosi Jokowi

    15 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang
    Nasional

    Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang

    18 Mei 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sufmi Dasco Ahmad Soal Sandiaga Jadi Ketum Gerindra
    Nasional

    Gerindra Minta Kepastian Prabowo Maju Capres Jelang Rakernas

  • Ini Alasan Shin Tae Yong Jadikan Robi Darwis Bek Tengah Timnas U-20
    Olahraga

    Ini Alasan Shin Tae Yong Jadikan Robi Darwis Bek Tengah Timnas U-20

  • Venezuela Tangkap Dua Warga Amerika yang Terlibat Penyerangan Bersenjata
    Internasional

    Venezuela Tangkap Dua Warga Amerika yang Terlibat Penyerangan Bersenjata

  • Ikuti Jejak Samsung, Xiaomi Akan Luncurkan Ponsel Layar Lipat
    Teknologi

    Ini Alasan Ponsel Lipat Makin Populer

  • Polemik BEM UI, Fahri Hamzah Sindir Jokowi: Saya Pilih Benar Meski Dianggap Gak Sopan
    Nasional

    Polemik BEM UI, Fahri Hamzah Sindir Jokowi: Saya Pilih Benar Meski Dianggap Gak Sopan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.