TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›SBY Siap Turun Gunung Hadapi Pilpres 2024, PDIP: Hati-hati Kalau Ganggu Pemerintahan Jokowi

SBY Siap Turun Gunung Hadapi Pilpres 2024, PDIP: Hati-hati Kalau Ganggu Pemerintahan Jokowi

By Joni Sitohang
19 September 2022
309
0
SBY Siap Turun Gunung Hadapi Pilpres 2024, PDIP: Hati-hati Kalau Ganggu Pemerintahan Jokowi

TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, diketahui mempersilakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk turun gunung. Akan tetapi, kata Hasto, dengan catatan tidak memfitnah Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hasto menyampaikan hal itu untuk menanggapi SBY yang akan turun gunung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Alasan SBY turun gunung lantaran dirinya menganggap ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil (Jurdil).

“Setahu saya, Beliau tak pernah lagi naik gunung, jadi turun gunungnya Pak SBY sudah lama dan berulang kali. Monggo turun gunung, tapi kalau turun gunungnya itu mau menyebarkan fitnah kepada Pak Jokowi, maka PDI Perjuangan akan naik gunung supaya dapat melihat dengan jelas apa yang akan dilakukan oleh Pak SBY. Sebab, informasi yang diterima oleh Pak SBY sangat tidak tepat. Jadi hati-hati jika ingin mengganggu Pak Jokowi,” ungkap Hasto, Sabtu (17/9/22), seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : Saat Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo Dipertanyakan

Menurut Hasto, pada Pemerintah SBY justru terjadi puncak kecurangan pemilu. Dia mengklaim ketika itu terjadi kecurangan dan manipulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Mohon maaf, Pak SBY tidak bijak, karena dalam catatan, kualitas Pemilu 2009 justru menjadi puncak kecurangan yang terjadi dalam sejarah demokrasi, dan Pak SBY yang bertanggung jawab. Pada zaman Pak Harto saja tidak ada manipulasi DPT, tapi di zaman Pak SBY manipulasi DPT bersifat massif,” tutur Hasto.

Hasto mengaku salah satu bukti kecurangan Pemilu pada era SBY ada di Pacitan. Kemudian dia menyebut Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati, yang seharusnya menjadi wasit dalam Pemilu, ternyata direkrut menjadi pengurus teras Partai Demokrat.

Baca juga : Kritik Pemerintahan Jokowi Soal BLT, AHY: Dulu Dihina-hina

“Di luar itu, data-data hasil Pemilu dimusnahkan, dan berbagai bentuk tim senyap dibentuk. Selain itu, menurut penelitian, SBY memakai dana hasil kenaikan BBM untuk kepentingan elektoral. Pada saat bersamaan juga terjadi politisasi hukum terhadap lawan politik Pak SBY,” terang Hasto.

Hasto menilai dampak lebih lanjutnya, rezim SBY mendorong liberalisasi politik lewat sistem Pemilu daftar terbuka.

“Puncak liberalisasi politik dan liberalisasi di sektor pertanian, terjadi di zaman Pak SBY. Dengan berbagai manipulasi itu, Partai Demokrat mengalami kenaikan 300%. Setelah Pak SBY tidak berkuasa, terbukti hal-hal yang sifatnya ‘bubble’ mengempes atau pecah sendiri, karena cara menggelembungkannya bersifat instan,” tegas Hasto.

TagsHasto KristiyantoJokowiPDIPPemilu 2024Pilpres 2024SBYSusilo Bambang Yudhoyono

Related articles More from author

  • Budi Gunawan E Sport
    Nasional

    Tak Hanya Jokowi, Kepala BIN Budi Gunawan Juga Sebut Sandiaga Uno Bakal Menangi Pilpres 2024

    20 Januari 2020
    By Johan Arif
  • PDIP Minta Anies Tidak Kompetisi Lawan Jokowi, Apa Maksudnya?
    Nasional

    PDIP Tuduh Anies Tak Tegas Terapkan PSBB karena Tak Pernah Tinjau Langsung Lapangan

    27 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Ma'ruf Amin Gantikan Jokowi Pimpin Pemerintahan
    Nasional

    Ma’ruf Amin Gantikan Jokowi Pimpin Pemerintahan

    28 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Wakil Ketua Komisi IX Usulkan MBG Berbasis Dapur Sekolah
    Nasional

    Wakil Ketua Komisi IX Usulkan MBG Berbasis Dapur Sekolah

    10 Juni 2026
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah, Pascatemuan Kasus Omicron Perdana di Indonesia
    Nasional

    Jokowi Larang Ekspor CPO, Dunia di Ambang Krisis Minyak Goreng

    2 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi
    Nasional

    Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi

    9 Maret 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ganjar Pranowo Jatuh dari Sepeda Saat Cek Kerumunan, Begini Kronologinya
    Nasional

    Ganjar Pranowo Jatuh dari Sepeda Saat Cek Kerumunan, Begini Kronologinya

  • DPR Kukuh Tak Mau Terima Pembatalan Haji 2020 Meski Menag Sudah Minta Maaf
    Nasional

    DPR Kukuh Tak Mau Terima Pembatalan Haji 2020 Meski Menag Sudah Minta Maaf

  • WhatsApp Bikin Fitur Baru Dengarkan Kembali Pesan Suara sebelum Dikirim
    Teknologi

    WhatsApp Bikin Fitur Baru Dengarkan Kembali Pesan Suara sebelum Dikirim

  • Meningkatkan Imun Tubuh
    Tips & Tutorial

    5 Tips Sederhana Tingkatkan Kekebalan Tubuh Hadapi Corona

  • Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis
    Internasional

    Petinggi Uni Eropa: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, Persediaan Senjata Kami Habis

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.