TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

By Joni Sitohang
26 Februari 2025
179
0
Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

TIKTAK.ID – Koordinator Juru Bicara DPP Demokrat, Herzaky Putra Mahendra, mengaku menyesalkan sikap salah satu partai yang menginstruksikan kader yang menjadi kepala daerah untuk tidak mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Herzaky mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan sikap tersebut, lantaran tidak mematuhi perintah Presiden. Herzaky menilai kepala daerah seharusnya bertanggung jawab pada rakyat, bukan pada elite partai.

“Demokrat menyayangkan sikap yang tak mengutamakan tugas negara dan tidak mematuhi perintah Presiden yang dilakukan oleh segelintir elite,” ujar Herzaky dalam keterangannya, pada Sabtu (22/2/25), seperti dilansir CNNIndonesia.com. Namun dia tak menyebut lugas partai yang dimaksudkannya itu.

Baca juga : ICJR Soal Intimidasi Polisi ke Personel Sukatani: Jika Terbukti, Harus Ada Sanksi

Menurut Herzaky, Demokrat mendukung kebijakan Presiden Prabowo dengan menggelar retret kepala daerah. Dia mengeklaim agenda selama sepekan di Akmil itu penting untuk mengonsolidasikan pemerintahan hingga lima tahun ke depan.

Kemudian Herzaky membandingkan sikap partai tersebut dengan partainya. Walaupun bersamaan dengan agenda Kongres Partai pada 24-25 Februari, Herzaky meminta kepala daerah dari partainya agar fokus pada kegiatan retret, karena agenda Presiden lebih penting dari agenda partai.

“Demokrat saja meminta para kader Partai Demokrat yang juga kepala daerah, agar fokus mengikuti Retreat. Walaupun sebenarnya, di saat bersamaan, ada agenda Partai yang hanya ada sekali dalam lima tahun, yakni Kongres VI Partai Demokrat, di 24-25 Februari 2025 ini,” tutur Herzaky.

Baca juga : Menteri HAM Ogah Banyak Komentari Lagu Kritik Polisi Milik Band Sukatani

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri telah mengeluarkan instruksi agar para kepala daerah PDIP menunda keberangkatan ke retret kepala daerah di Akmil Magelang. Megawati mengeluarkan instruksi tersebut pada Kamis (20/2/25) dalam surat nomor 7294/IN/DPP/II/2025, setelah penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Hasto sendiri ditahan usai menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka pada Kamis (20/2/25) pukul 18.08 WIB. Adapun KPK sudah menetapkan Hasto sebagai tersangka pada Desember 2024 lalu. Saat ini, Hasto bakal menjalani penahanan di Rutan KPK untuk 20 hari pertama.

Meskipun ada instruksi dari Megawati, terdapat sejumlah kader PDIP yang sudah ikut retret di Akmil Magelang sejak awal, Jumat (21/2/25). Sedangkan puluhan kepala daerah dari PDIP yang mengikuti instruksi Megawati kini bersiap-siap atau stand by di Magelang. Mereka belum masuk ke dalam kawasan Akmil, lantaran masih menunggu jika ada instruksi lanjutan dari Megawati.

TagsDemokratHerzaky Mahendra PutraMegawatiParpolPDIPPrabowoPresiden Prabowo

Related articles More from author

  • Minta Maaf karena Jadi Kendaraan Politik Jokowi, PDIP: Masa Kita Harus Tanggung Jawab juga?
    Nasional

    Minta Maaf karena Jadi Kendaraan Politik Jokowi, PDIP: Masa Kita Harus Tanggung Jawab juga?

    21 Desember 2024
    By Joni Sitohang
  • Politisi Gerindra Sebut Aksi Sandiaga Jalan Kaki Temui Prabowo sebagai Pencitraan
    Nasional

    Politisi Gerindra Sebut Aksi Sandiaga Jalan Kaki Temui Prabowo sebagai Pencitraan

    27 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Sempat Ketemu Ganjar, Begini Tanggapan Gibran Soal Kisruh 'Banteng vs Celeng' di PDIP
    Nasional

    Sempat Ketemu Ganjar, Begini Tanggapan Gibran Soal Kisruh ‘Banteng vs Celeng’ di PDIP

    18 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Tolak Dipanggil MK Gerindra, Arief Poyuono: Hari Gini Kok Percaya Isu PKI yang Dibuat 'Kadrun' dan Pengacau Negara
    Nasional

    Tolak Dipanggil MK Gerindra, Arief Poyuono: Hari Gini Kok Percaya Isu PKI yang Dibuat ‘Kadrun’ dan Pengacau Negara

    22 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Soal Bansos Anies Baswedan Bertuliskan "Dibiayai APDB DKI", Nasdem: Contoh Sikap Kekanak-kanakan
    Nasional

    Nasdem Buka Peluang Habib Rizieq dan UAS Ikut Pilpres 2024 Asal…

    12 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: di Belakang Saya ada Kekuatan 3 Presiden, Jokowi, SBY dan Gus Dur
    Nasional

    Prabowo: di Belakang Saya ada Kekuatan 3 Presiden, Jokowi, SBY dan Gus Dur

    6 Februari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Anies: Wabah Covid-19 Nasional Lebih Bahaya dari Jakarta!
    Nasional

    Anies: Wabah Covid-19 Nasional Lebih Bahaya dari Jakarta!

  • Lewat Go-Anies, Politisi Senior dan Junior Golkar Deklarasi Anies Presiden 2024
    Nasional

    Lewat Go-Anies, Politisi Senior dan Junior Golkar Deklarasi Anies Presiden 2024

  • Jokowi Bertemu Presiden Vietnam di Istana Bogor, Bahas Apa Saja?
    Nasional

    Jokowi Bertemu Presiden Vietnam di Istana Bogor, Bahas Apa Saja?

  • Jokowi Sumbang Biaya Berobat Istri Pengawal Bung Karno yang Sedang Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto
    Nasional

    Jokowi Sumbang Biaya Berobat Istri Pengawal Bung Karno yang Sedang Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

  • Mahfud MD Larang Polisi Lakukan Kekerasan dan Bawa Peluru Tajam Saat Kawal Demo 11 April
    Nasional

    Mahfud MD Tegaskan Bagaimanapun Pemilu Tak Bisa Ditunda

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.