TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh

Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh

By Adam Humain
2 Agustus 2020
993
0
TIKTAK.ID - Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat meminta Partai NasDem untuk tidak mencalonkan iparnya, Wahyu Purwanto, dalam Pilkada Gunungkidul. Menanggapi hal itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut sikap Jokowi tidak konsisten.

“Kalau niatnya (Jokowi meminta Wahyu tidak mencalonkan) saya tidak tahu, tapi sikapnya (Jokowi) tidak konsisten. Mestinya, kalau di sini tak mendukung, maka di sini juga jangan didukung, anak dan menantunya,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, seperti dilansir Detik.com, Selasa (28/7/20).

Mardani juga menyinggung salah satu tuntutan saat Reformasi, yakni pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Ia menyatakan Jokowi mempraktikkan nepotisme.

Baca juga: Setelah Tolak Permintaan PDIP, Purnomo Dirayu PKS Lawan Gibran di Pilkada Solo

“Ketika Presiden, tanda kutip, membiarkan anak dan menantu maju (di Pilkada), beliau kan selalu bilang ‘Saya tidak akan kampanye’. Tapi babnya KKN, nepotisme, dalam hal ini, kekeluargaan, kekerabatan bahasa Mbak Titi (Direktur Eksekutif Perludem) itu salah satu yang kita ingin hilangkan saat tuntutan rakyat di Reformasi. Malah sekarang orang nomor 1 yang mempraktikkan,” terangnya.

“Dia tidak mengampanyekan, namun buat saya mempraktikkan. Ini sesuatu yang sangat berbahaya dan buruk bagi demokrasi,” imbuh Mardani.

Kemudian Mardani mengatakan hubungan antara anak dan menantu lebih dekat ketimbang ipar. Ia menilai seharusnya Jokowi juga meminta agar putranya, Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Bobby Nasution juga tidak dicalonkan di Pilkada.

Baca juga: Temui Jokowi, Partai Gelora Mulai Unjuk Gigi. Bakal Jadi Ancaman Berat PKS?

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsBerita JokowiBobby NasutionGibran Rakabuming RakaGunungkidulJohnny G PlateJoko WidodoJokowiKKNMardani Ali SeraNasDemNepotismePerludemPilkadaPKSReformasiSenayanSurya PalohWahyu Purwanto

Related articles More from author

  • PM Palestina Siap Jamu dan Salat Bareng Jokowi di Masjidil Aqsa jika Palestina Merdeka
    Nasional

    PM Palestina Siap Jamu dan Salat Bareng Jokowi di Masjidil Aqsa jika Palestina Merdeka

    27 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Pengamat Sebut MPR 'Kelewat Batas'
    Nasional

    Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Pengamat Sebut MPR ‘Kelewat Batas’

    3 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Deklarasikan Diri jadi Presiden Papua, Benny Wenda Ajak Jokowi Duduk Bicara Negara dengan Negara
    Nasional

    Deklarasikan Diri jadi Presiden Papua, Benny Wenda Ajak Jokowi Duduk Bicara Negara dengan Negara

    4 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Perintah Jokowi ke 19 Menteri Soal Pelanggaran HAM Berat
    Nasional

    Perintah Jokowi ke 19 Menteri Soal Pelanggaran HAM Berat

    18 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Belanja Negara Lelet, Jokowi Ngamuk Lagi
    Nasional

    Belanja Negara Lelet, Jokowi Ngamuk Lagi

    20 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Sebut Gibran Ideal Dampingi Prabowo di 2024, Hashim: Tergantung Putusan MK
    Nasional

    Sebut Gibran Ideal Dampingi Prabowo di 2024, Hashim: Tergantung Putusan MK

    1 Oktober 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - 6 Orang Tewas dalam Demonstrasi di India
    Internasional

    6 Orang Tewas dalam Demonstrasi di India

  • Klaim Demokrasi di Era Jokowi Berjalan Baik, Pengamat: Saya Sudah Buktikan Sendiri
    Nasional

    Jokowi Targetkan Pindah ke Ibu Kota Baru Pada Semester I 2024

  • Hary Tanoe Temui Gibran Minta Petunjuk, Soal Apa?
    Nasional

    Hary Tanoe Temui Gibran Minta Petunjuk, Soal Apa?

  • Wanita Spanyol yang Dinyatakan Meninggal Akibat Covid-19, Secara Mengejutkan Kembali Pulang
    Internasional

    Wanita Spanyol yang Dinyatakan Meninggal Akibat Covid-19, Secara Mengejutkan Kembali Pulang

  • Redmi Smart Band 2, Banyak Fitur Olahraga, Harga Murah
    Teknologi

    Redmi Smart Band 2, Banyak Fitur Olahraga, Harga Murah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.