TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Ungkap Alasan Kenapa Rizieq Ditahan dan FPI Dibubarkan

Pengamat Ungkap Alasan Kenapa Rizieq Ditahan dan FPI Dibubarkan

By Joni Sitohang
3 Januari 2021
847
0
Pengamat Ungkap Alasan Kenapa Rizieq Ditahan dan FPI Dibubarkan

TIKTAK.ID – Menanggapi pembubaran dan pelarangan aktivitas Front Pembela Islam (FPI), pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, mengatakan langkah Pemerintah itu lantaran khawatir organisasi masyarakat Islam itu semakin besar. Ia melanjutkan, begitu pula dengan penahanan pemimpin mereka, Habib Rizieq Shihab.

“Jika FPI tak dibubarkan dan HRS dibiarkan, maka ormas itu bisa semakin besar,” ujar Ujang melalui pesan singkat, seperti dilansir Tempo.co, Jumat (1/1/21).

Ujang menyebut FPI bisa menjadi kekuatan politik yang cukup besar dan pemimpinnya bakal menjadi simbol kekuatan baru oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

Baca juga : Eks Anggota FPI Bentuk Ormas Baru, Mahfud MD: Front Perempuan Islam Boleh!

“Jika pengaruh besarnya di masyarakat terus dibiarkan, tentu akan merepotkan Pemerintah di kemudian hari,” imbuh Ujang.

Lebih lanjut, Ujang menganggap saat ini kepercayaan publik terhadap Pemerintah sangat rendah. Menurutnya, hal itu diperparah dengan kondisi rakyat yang semakin susah di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Ia pun mengklaim sosok seperti Rizieq Shihab berpotensi menjadi simbol perlawanan baru yang semakin besar jika tetap dibiarkan.

“Jadi sebelum benar-benar besar sekali, lantas dipotong dan digunting di tengah jalan dengan cara menahan Rizieq Shihab dan FPI-nya dibubarkan,” terang Ujang.

Baca juga : Tiba-tiba ‘Pak Prabowo’ Trending Topic, Ada Apa?

Ujang menilai Pemerintah memang bisa berdalih dengan menganggap FPI sebagai ormas yang berbahaya sehingga dibubarkan. Akan tetapi, kata Ujang, cara Pemerintah menangani FPI bakal dianggap tidak adil oleh sebagian masyarakat.

Tidak hanya itu, Ujang menyakan pembubaran FPI pun tidak bakal menghentikan kegiatan ormas tersebut. Ia memprediksi FPI bakal membuat ormas baru, sesuai dengan pernyataan Rizieq dan tokoh lain di organisasi itu.

“Jika FPI dibubarkan, maka mereka akan membentuk organisasi lain yang nama singkatannya juga FPI,” ucapnya.

Baca juga : Rilis Pesan Tahun Baru ‘Rasa Oposisi’, AHY Ajak Kader Demokrat Bantu Rakyat Lawan Ketidakadilan

Sebelumnya, FPI telah resmi menjadi organisasi terlarang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diteken tiga menteri dan tiga kepala lembaga negara lainnya pada Rabu (30/12/20). Meski begitu, hari itu juga FPI baru muncul dengan nama Front Persatuan Islam.

“Kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam, untuk menghindari hal-hal tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim, maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam”, demikian keterangan tertulis pengurus FPI, mengutip Kompas.com, Rabu (30/12/20) malam.

TagsCoronaCOVID-19FPIHabib Rizieq ShihabHRSJokowiRizieq ShihabUjang KomarudinVirus Corona

Related articles More from author

  • AHY Nilai Jokowi Cuma 'Gunting Pita' Garapan SBY, Gibran Buka Suara
    Nasional

    AHY Nilai Jokowi Cuma ‘Gunting Pita’ Garapan SBY, Gibran Buka Suara

    20 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Terungkap di Persidangan, Alasan Rizieq Larang Dokter Buka Hasil Lab dan Pemeriksaan Kesehatan
    Nasional

    Terungkap di Persidangan, Alasan Rizieq Larang Dokter Buka Hasil Lab dan Pemeriksaan Kesehatan

    23 April 2021
    By Johan Arif
  • Ini Deretan Pengacara yang Siap Dampingi Said Didu Melawan Luhut
    Nasional

    Ini Deretan Pengacara yang Siap Dampingi Said Didu Melawan Luhut

    5 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Antara SBY dan Jokowi, Siapa yang Lebih Sering Reshuffle Kabinet?
    Nasional

    Antara SBY dan Jokowi, Siapa yang Lebih Sering Reshuffle Kabinet?

    2 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19
    Teknologi

    Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19

    28 September 2020
    By Alfan Mahardika
  • 4 Menteri Jokowi Jadi Saksi Sidang Sengketa Pilpres, Istana dan Gibran Bilang Begini
    Nasional

    4 Menteri Jokowi Jadi Saksi Sidang Sengketa Pilpres, Istana dan Gibran Bilang Begini

    8 April 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gerindra Bulat Capreskan Prabowo, Sandiaga Bakal Pindah Partai?
    Nasional

    Gerindra Tegaskan Capres Selain Prabowo Ilegal, Sentil Sandiaga?

  • Dewan Pertimbangan MUI: Jangan Munculkan Isu Radikalisme Saat Kita Hadapi Covid-19
    Nasional

    Dewan Pertimbangan MUI: Jangan Munculkan Isu Radikalisme Saat Kita Hadapi Covid-19

  • Demi Beli Kylian Mbappe, Fans Liverpool Galang Dana Lewat Laman GoFundMe
    Olahraga

    Demi Beli Kylian Mbappe, Fans Liverpool Galang Dana Lewat Laman GoFundMe

  • Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19
    Nasional

    Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19

  • Desak Pemerintah Lebih Tegas Tindak ACT, BPET MUI: Penuh Kebohongan dan Manipulasi
    Nasional

    Desak Pemerintah Lebih Tegas Tindak ACT, BPET MUI: Penuh Kebohongan dan Manipulasi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.