TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19

Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19

By Alfan Mahardika
28 September 2020
431
0
Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19

TIKTAK.ID – Belakangan persaingan antara vendor smartphone bukan hanya soal kamera, baterai, dan cipset. Melainkan seluruh vendor berbondong-bondong menuju ke era pengisian daya baterai super cepat atau fast charging.

Bahkan pengisian daya super cepat ini telah menyentuh angka 125 Watt. Realme telah resmi merilis perangkat pengisi daya cepat (fast charging) 125 Watt bernama UltraDART. Peluncuran tersebut pun dilakukan sehari setelah Oppo meluncurkan SuperVOOC, pengisi daya yang juga berkekuatan 125 Watt.

Kemudian Realme mengklaim bahwa UltraDART dapat mengisi baterai berkapasitas 4.000 mAh dari 0 ke 33 persen hanya dalam waktu tiga menit. Pengisi daya super cepat 120W tersebut akan diberi arus listrik 20V dan 6A. Teknologi tersebut dapat mengisi baterai 4.000 mAh dari nol hingga penuh hanya dalam 15 menit dan pengisian 5 menit dapat mengisi 50 persen baterai.

Saat ini berbagai ponsel sudah dibekali dengan pengisian daya 65W. Pengisian cepat 65W dapat mengisi baterai 4000 mAh dalam waktu sekitar 27 menit. Dikutip CNNIndonesia.com dari TechRadar, teknologi ini bisa membawa patokan dan standar baru pengisian daya ponsel pintar di seluruh dunia.

Perlu diketahui, permintaan konsumen terhadap pengisian daya cepat semakin meningkat di kala pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, para vendor ponsel berlomba-lomba di sektor pengisian daya super cepat untuk menjawab kebutuhan pasar itu. Vendor pun berusaha menjaring konsumen dengan memberikan kecepatan pengisian daya ponsel.

Mempercepat pengisian baterai dilakukan dengan cara memperbesar voltase atau memperbesar ampere. Oppo mengungkapkan bahwa VOOC berbeda dengan perangkat pengisian daya cepat yang lain, karena menggunakan voltase rendah dan ampere yang besar.

Membesarkan ampere berarti membesarkan tabung tempat listrik mengalir. Dengan begitu, ketika arus listrik ditambah, maka tekanan pada baterai tidak semakin besar.

Oppo mengatakan selama ini banyak teknologi pengisian daya yang mengambil pendekatan pengisian daya dengan voltase tinggi. Jika pengisian dengan voltase tinggi tanpa memperbesar tabung (ampere), tekanan pada baterai akan semakin tinggi. Hal itu berakibat baterai makin cepat panas dan ada risiko terbakar.

TagsCOVID-19fast chargingFitur PonselIsi Daya Cepatpandemi

Related articles More from author

  • Demokrat Sesalkan Alasan Jokowi Tak Mau Balas Surat AHY
    Nasional

    Demokrat Sesalkan Alasan Jokowi Tak Mau Balas Surat AHY

    6 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi-Mahmoud Abbas Bahas Isu Pencaplokan Tanah Palestina Oleh Israel
    Nasional

    Jokowi-Mahmoud Abbas Bahas Isu Pencaplokan Tanah Palestina Oleh Israel

    30 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi
    Nasional

    Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • KSAD dan Pangdam 'Satroni' Rumah Ganjar Pranowo Malam-malam, Ada Hal Gawat Apa?
    Nasional

    KSAD dan Pangdam ‘Satroni’ Rumah Ganjar Pranowo Malam-malam, Ada Hal Gawat Apa?

    14 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati
    Nasional

    Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati

    6 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Laporan Oxfam: Covid Membunuh Orang Miskin, Memperkaya Orang Kaya
    Internasional

    Laporan Oxfam: Covid Membunuh Orang Miskin, Memperkaya Orang Kaya

    21 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bantah Pernyataan Luhut, KP3I: Pelanggaran Konstitusi Jokowi Sangat Telak
    Nasional

    Bantah Pernyataan Luhut, KP3I: Pelanggaran Konstitusi Jokowi Sangat Telak

  • YoonA SNSD dan Lee Jong Suk Akan Adu Akting di Drama 'Big Mouth'
    Selebriti

    YoonA SNSD dan Lee Jong Suk Akan Adu Akting di Drama ‘Big Mouth’

  • Patuhi Jokowi, Kemenkumham Batalkan Wacana Bebaskan Napi Koruptor dari Bui
    Nasional

    Patuhi Jokowi, Kemenkumham Batalkan Wacana Bebaskan Napi Koruptor dari Bui

  • Tanpa Gol, Harry Kane di Euro 2020 Berbeda Saat Jadi Top Skor Piala Dunia 2018
    Olahraga

    Tanpa Gol, Harry Kane di Euro 2020 Berbeda Saat Jadi Top Skor Piala Dunia 2018

  • Petinggi NasDem Prediksi Kaesang Bakal Maju Pilgub Jateng, Bukan Pilgub Jakarta
    Nasional

    Petinggi NasDem Prediksi Kaesang Bakal Maju Pilgub Jateng, Bukan Pilgub Jakarta

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.