TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat: Biar Adil, Staf Ahli Menkominfo yang Suka Sebar Hoaks Mesti Dituntut Pakai UU ITE

Pengamat: Biar Adil, Staf Ahli Menkominfo yang Suka Sebar Hoaks Mesti Dituntut Pakai UU ITE

By Johan Arif
5 April 2021
596
0
Pengamat: Biar Adil, Staf Ahli Menkominfo yang Suka Sebar Hoaks Mesti Dituntut Pakai UU ITE

TIKTAK.ID – UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) akan semakin dianggap sebagai alat penguasa jika penerapannya tidak adil.

Begitu simpulan pengamat sosial politik, Muslim Arbi saat membandingkan kasus yang mendera petinggi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan dengan apa yang dilakukan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Henry Subiakto.

Dengan UU ITE, Syahganda Nainggolan kini dituntut 6 tahun penjara usai didakwa menyebarkan hoaks di media sosial. Sementara hal yang kurang lebih sama beberapa kali juga dilakukan Henry Subiakto.

Henry sempat mengunggah video hoaks di akun Twitter pribadinya, yang sesaat kemudian dia hapus dengan alasan sedang bereksperimen.

“Kalau kasus Staf Ahli Menkominfo tidak diproses, padahal itu sebarkan hoaks, maka UU ITE hanya untuk lindungi kekuasaan. Penguasa dengan enaknya mendefinisikan hoaks dan memenjarakan orang-orang yang dianggap kritis seperti Syahganda Nainggolan itu,” ujar Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/4/21).

Bagi Muslim, kicauan Syahganda terbilang biasa saja dan tidak sebanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Sementara Henry Subiakto, menurutnya, jelas-jelas telah menyebarkan hoaks meski kemudian berdalih sedang melakukan eksperimen sebelum akhirnya menghapus kicauan itu.

“Ini sangat tidak adil. Staf Ahli, (Henry) Subiakto mesti diproses supaya adil, seperti Ganda. Jika tidak, gugurkan dakwaan jaksa dan bebaskan Ganda atas dakwaan yang tidak jelas itu,” pungkasnya.

Henry Subiakto sempat mengunggah video yang olehnya disebut sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sedang diserang di Amerika Serikat (AS) karena kebencian pada ras Asia.

Cuitan ini sudah dihapus oleh Henry, namun beberapa orang telah mengambil tangkapan layar.

“Ada fenomena rasis di AS. Bule benci wajah-wajah Asia. Ini anak Indonesia di San Diego diserang bule. Dia adalah Anton Karundeng, orang Menado Surabaya. Si bule nggak tahu kalau Anton jago berantem. Video ini dapat dari FB Pak Peter F Gontha”, tulis @henrysubiakto dalam tangkapan layar yang diunggah @raviopatra pada Rabu (31/3/21).

Beberapa warganet kemudian menegur bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Halo @henrysubiakto, biasakanlah memeriksa informasi sebelum dikirim di media sosial. @kemkominfo tolong ini dikasih stempel hoax ya. Bersama kita hentikan disinformasi!!” kata akun @raviopatra.

Usai ditegur warganet, Henry langsung menghapus dan berdalih dirinya memang senang melakukan eksperimen. Alasannya untuk melihat reaksi warga Twitter.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsHoaksInfo HoaksMuslim Arbipengamat sosial politikStaf Ahli MenkominfoUU ITE

Related articles More from author

  • Inggris Kewalahan Hadapi 'Tsunami' Hoaks Soal Vaksin di Medsos
    Internasional

    Inggris Kewalahan Hadapi ‘Tsunami’ Hoaks Soal Vaksin di Medsos

    17 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Persoalkan Wacana Revisi UU ITE, Nikita Mirzani ke Tim Mahfud MD: Nanti Pada Barbar!
    Nasional

    Persoalkan Wacana Revisi UU ITE, Nikita Mirzani ke Tim Mahfud MD: Nanti Pada Barbar!

    3 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Rektorat Panggil BEM UI Soal Meme Jokowi, Ulil: Baru 2 Periode Sudah Gini, Apalagi 3 Periode
    Nasional

    Rektorat Panggil BEM UI Soal Meme Jokowi, Ulil: Baru 2 Periode Sudah Gini, Apalagi 3 Periode

    30 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Kapolri Minta Jajarannya Tegas Proses Ujaran Kebencian dan Rasisme Meski Pelakunya Pendukung Jokowi
    Nasional

    Kapolri Minta Jajarannya Tegas Proses Ujaran Kebencian dan Rasisme Meski Pelakunya Pendukung Jokowi

    18 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Hindari Maraknya Aksi Saling Lapor Gunakan Pasal Karet, Kapolri Listyo Sigit Janji Selektif Terapkan UU ITE
    Nasional

    Hindari Maraknya Aksi Saling Lapor Gunakan Pasal Karet, Kapolri Listyo Sigit Janji Selektif Terapkan UU ITE

    16 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Fahira Minta Maaf Cuitannya Soal Corona Dicap Sebar Hoaks, Gun Romli: Dulu Ahok Minta Maaf Tapi Kasusnya Tetap Lanjut
    Nasional

    Fahira Minta Maaf Cuitannya Soal Corona Dicap Sebar Hoaks, Gun Romli: Dulu Ahok Minta Maaf Tapi Kasusnya Tetap Lanjut

    8 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Hubungi Luhut 3 Kali Sehari Selama PPKM Darurat
    Nasional

    Jokowi Hubungi Luhut 3 Kali Sehari Selama PPKM Darurat

  • Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris
    Internasional

    Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris

  • Wamenag Buka Suara Usai Geger Cak Nun ‘Kesambet’ Sebut Jokowi Firaun
    Nasional

    Wamenag Buka Suara Usai Geger Cak Nun ‘Kesambet’ Sebut Jokowi Firaun

  • 4 Mafia Sudah Ditangkap, Harga Minyak Goreng Bakal Turun?
    Nasional

    4 Mafia Sudah Ditangkap, Harga Minyak Goreng Bakal Turun?

  • Anies Ungkap Cara Manjur Agar Selamat dari Virus Corona
    Nasional

    Dicap Tak Berjalan Optimal, Sejumlah Aktivis Jakarta Kritisi Kebijakan Anies, Apa Saja?

Artikel Terbaru

  • Sekjen DPR Maknai 2027 sebagai Tantangan Transformasi Digital 7 November 2026
  • Sekjen DPR Maknai 2027 sebagai Tantangan Transformasi Digital 7 November 2026
  • Test Article for Verification 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,056)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,322)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.