TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PDIP ‘Keukeuh’ UU Pilkada Tak Perlu Diubah, NasDem dan Golkar Beda Suara, Gerindra Diam

PDIP ‘Keukeuh’ UU Pilkada Tak Perlu Diubah, NasDem dan Golkar Beda Suara, Gerindra Diam

By Joni Sitohang
31 Januari 2021
518
0
PDIP 'Keukeuh' UU Pilkada Tak Perlu Diubah, NasDem dan Golkar Beda Suara, Gerindra Diam

TIKTAK.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diketahui mendesak pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak agar tetap diselenggarakan pada 2024. Sikap PDIP yang mendorong Pilkada serentak 2024 tersebut berbanding terbalik dengan NasDem dan Golkar yang menginginkan Pilkada serentak dinormalisasi menjadi 2022 atau 2023.

Menurut Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada tidak perlu direvisi demi memajukan penyelenggaraan Pilkada serentak menjadi 2022 atau 2023.

Sebelumnya, draf revisi UU Pemilu yang akan dibahas mengatur tentang Pilkada berikutnya pada 2022 dan 2023 mendatang, bukan 2024 seperti diatur dalam UU yang kini masih berlaku.

Baca juga : Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat

“Sebaiknya Pilkada serentak tetap diadakan pada 2024,” ujar Djarot dalam keterangannya, seperti dilansir CNN Indonesia, Rabu (27/1/21).

Mantan Wagub DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa Pilkada tak perlu digelar pada 2022 atau 2023. Pasalnya, ia menilai Pilkada serentak 2024 tetap harus dilaksanakan bersamaan dengan gelaran Pileg dan Pilpres.

Djarot juga mengatakan perubahan belum perlu dilakukan karena aturan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 masih belum dijalankan. Kemudian ia mempertanyakan alasan pihak-pihak yang ingin merevisi aturan yang belum pernah dijalankan itu.

Baca juga : Tiba-tiba Din Syamsuddin Satu Suara dengan Jokowi, Soal Apa?

“Pilkada serentak 2024 yang diatur dalam UU itu kan belum dijalankan, lalu bagaimana perubahan akan dilakukan? Jadi mestinya dilaksanakan dulu pada 2024, baru setelah itu dievaluasi,” tutur Djarot.

Djarot menyatakan, partainya hanya setuju mengevaluasi pelaksanaan Pilkada serentak, terutama terkait pelaksanaan. Ia beranggapan persoalan Pilkada lebih pada aspek pelaksanaan dan bukan pada substansi Undang-Undangnya. Oleh sebab itu, ia menyebut Pemerintah dan DPR tidak perlu membuang-buang energi untuk merevisi UU Pilkada.

“Lebih baik saat ini kita fokus saja mengurus rakyat agar segera terbebas dari Covid-19. Sebab, pelaksanaan Pilkada yang penting untuk dievaluasi, bukan perubahan UU-nya,” ucap anggota Komisi II DPR RI itu.

Baca juga : Kemlu-KBRI New Delhi Berhasil Pulangkan 28 Nelayan Asal Aceh yang Ditahan India

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi Partai NasDem, Saan Mustofa mengaku hampir seluruh fraksi sepakat pelaksanaan Pilkada serentak untuk dinormalisasi dan diadakan pada 2022 atau 2023.

Saan menjelaskan, hanya Fraksi PDIP yang memberikan catatan ingin Pilkada serentak tetap digelar 2024. Sementara fraksi Partai Gerindra masih belum menyampaikan sikap dalam penyusunan RUU Pemilu.

TagsDjarot Saiful HidayatGerindraGolkarNasDemPDIPPilkadaPilpresUU

Related articles More from author

  • SSI Rilis Hasil Survei Elektabilitas Parpol, Begini Kata Sekjen Gerindra
    Nasional

    SSI Rilis Hasil Survei Elektabilitas Parpol, Begini Kata Sekjen Gerindra

    23 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Klaim Koalisinya Bersama Gerindra Paling Siap Hadapi Pilpres 2024, PKB: Kita Paling Progres
    Nasional

    Klaim Koalisinya Bersama Gerindra Paling Siap Hadapi Pilpres 2024, PKB: Kita Paling Progres

    17 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Tanggapi Kaesang Gabung PSI: Semua Punya Hak Berdemokrasi, Jadi Silakan
    Nasional

    Ganjar Tanggapi Kaesang Gabung PSI: Semua Punya Hak Berdemokrasi, Jadi Silakan

    27 September 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP: Anies Terlalu Ngotot Jadikan DKI Tuan Rumah Formula E
    Nasional

    PDIP: Anies Terlalu Ngotot Jadikan DKI Tuan Rumah Formula E

    19 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Komisi I: Pengunduran Diri Kabais TNI Tak Boleh Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus
    Nasional

    Komisi I: Pengunduran Diri Kabais TNI Tak Boleh Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus

    30 Maret 2026
    By Joni Sitohang
  • Megawati Minta Prabowo Belanja Banyak Kapal Perang
    Nasional

    Megawati Minta Prabowo Belanja Banyak Kapal Perang

    1 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Prokes Saat Libur Natal dan Tahun Baru
    Nasional

    Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Prokes Saat Libur Natal dan Tahun Baru

  • Kemlu RI Klarifikasi Soal Kasus Pelecehan Ketua KPU Hasyim Asy’ari
    Nasional

    Kemlu RI Klarifikasi Soal Kasus Pelecehan Ketua KPU Hasyim Asy’ari

  • Presiden Komisi Eropa Akui Vaksinasi Eropa Berantakan
    Internasional

    Presiden Komisi Eropa Akui Vaksinasi Eropa Berantakan

  • Luhut Instruksikan Benahi Toilet Tempat Wisata, Begini Jawaban Sandiaga Uno
    Nasional

    Luhut Instruksikan Benahi Toilet Tempat Wisata, Begini Jawaban Sandiaga Uno

  • Polisi Ajak Rizieq Tunaikan Salat Maghrib Berjemaah
    Nasional

    Polisi Ajak Rizieq Tunaikan Salat Maghrib Berjemaah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.