TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ngaku Makin Sengsara, Pengusaha Desak Anies Baswedan Cabut PSBB Transisi

Ngaku Makin Sengsara, Pengusaha Desak Anies Baswedan Cabut PSBB Transisi

By Joni Sitohang
23 November 2020
445
0
Ngaku Makin Sengsara, Pengusaha Desak Anies Baswedan Cabut PSBB Transisi

TIKTAK.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan untuk segera mencabut kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Apindo beralasan, dunia usaha sudah sangat sengsara akibat kebijakan PSBB di Jakarta.

“Kami meminta Gubernur DKI Jakarta untuk mencabut PSBB Transisi yang berakhir pada 22 November ini. PSBB transisi ini hendaknya dihentikan dan menuju kondisi normal. Dengan begitu, seluruh aktivitas sektor pariwisata, diberikan secara normal. Jadi tidak ada pembatasan kapasitas dan jam operasional,” ujar Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani pekan ini, seperti dilansir CNBCIndonesia.com.

Hariyadi mengatakan kebijakan PSBB berujung pada penurunan pendapatan sektor industri untuk pajak daerah. Ia mengklaim selama ini sektor usaha harus bertahan dengan tidak mem-PHK karyawan, menanggung beban usaha, menanggung “biaya new normal”, serta merestrukturisasi keuangan demi bertahan.

Baca juga : Tutup Ruang untuk Kelompok Intoleran, Kapolda Jateng Tegaskan Wilayahnya Bebas dari Baliho Provokatif

Tidak hanya itu, ia menyatakan terdapat banyak tekanan besar bagi dunia usaha yang sudah tidak bisa lagi ditahan. Ia melanjutkan, hal ini juga tidak bisa dilakukan untuk membantu dunia usaha di saat seperti ini.

Ia pun menilai stimulus yang digelontorkan juga tidak berdampak besar bagi dunia usaha. Menurutnya, ini menjadi kontraksi yang sangat berat dan menjadi beban.

Hariyadi menegaskan bahwa asosiasi industri pariwisata nasional misalnya, berkomitmen akan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku. Ia menyebut Asosiasi pariwisata Visit Wonderful Indonesia (VIWI) Board telah mengikuti segala protokol dan aturan yang diberlakukan dalam rangka menekan laju penyebaran virus.

Baca juga : Puluhan Orang yang Hadiri Kerumunan Habib Rizieq Positif Corona

“Pada sektor kami, akan melaksanakan protokol yang seharusnya, walaupun dalam kondisi normal. Kami berkomitmen untuk menjaga konsumen, tapi kami hanya menghendaki PSBB transisi diakhiri,” jelas Hariyadi.

“Jika kita perhatikan puncaknya kemarin, banyak masyarakat yang tidak disiplin. Kami jadi susah sebagai sektor riil dibatasi segala macam, dan berdampak buruk secara ekonomi,” imbuh Hariyadi.

Menurutnya, meski PSBB total hingga PSBB Transisi telah dilakukan, namun kesadaran masyarakat akan bahaya penyebaran virus Covid-19 masih begitu rendah. Ia pun mengaku khawatir hal ini akan berdampak pada ekonomi dan mengakibatkan PSBB kembali jika terjadi lonjakan kasus Covid-19.

TagsAniesAnies BaswedanCoronaCOVID-19Gubernur DKI JakartaPSBBPSBB TransisiVirus Corona

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Anies: Wabah Covid-19 Nasional Lebih Bahaya dari Jakarta!
    Nasional

    Anies: Wabah Covid-19 Nasional Lebih Bahaya dari Jakarta!

    17 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • Lonjakan Covid-19 di DKI Bukan Salah Anies tapi Pemerintah Pusat
    Nasional

    PKS Respons Hasto yang Mempertanyakan Prestasi Anies Memimpin DKI

    27 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024
    Nasional

    Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024

    29 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Melihat Peluang Risma Tantang Anies di Pilgub DKI, Bakal Seru?
    Nasional

    Melihat Peluang Risma Tantang Anies di Pilgub DKI, Bakal Seru?

    19 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Omnibus Law Anies Pilih Bungkam
    Nasional

    Aturan Baru Omnibus Law Bolehkan Mendagri Pecat Gubernur yang ‘Gak Nurut’ ke Presiden, Anies Baswedan Ogah Komentar

    21 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Mendadak Ketua DPRD DKI Batal Laporkan Guru Pembuat Soal 'Anies Selalu Diejek Mega', Ini Penyebabnya
    Nasional

    Mendadak Ketua DPRD DKI Batal Laporkan Guru Pembuat Soal ‘Anies Selalu Diejek Mega’, Ini Penyebabnya

    17 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dilaporkan Pendukung Jokowi Buntut Tuduhan Ijazah Palsu, Eks Menpora Roy Suryo: Silakan saja
    Nasional

    Dilaporkan Pendukung Jokowi Buntut Tuduhan Ijazah Palsu, Eks Menpora Roy Suryo: Silakan saja

  • Jokowi Tanyakan Terobosan Nadiem Selama Jadi Menteri
    Nasional

    Jokowi Tanyakan Terobosan Nadiem Selama Jadi Menteri

  • Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS
    Internasional

    Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS

  • Jumpa Airlangga, Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Tanda Kolaborasi!
    Nasional

    Jumpa Airlangga, Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Tanda Kolaborasi!

  • Marshel Widianto Ungkap Penyebab Artis dan Komika Terjerumus Narkoba
    Selebriti

    Marshel Widianto Ungkap Penyebab Artis dan Komika Terjerumus Narkoba

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.