TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Nasdem Usulkan Duet ‘Pemersatu Bangsa’ Anies-Ganjar ke Jokowi, Demokrat Ngotot AHY Lebih Pantas

Nasdem Usulkan Duet ‘Pemersatu Bangsa’ Anies-Ganjar ke Jokowi, Demokrat Ngotot AHY Lebih Pantas

By Joni Sitohang
27 Juni 2022
254
0
Demokrat AHY Gaungkan Perlawanan Hadapi 'Si Pengganggu' Bernama Yusril

TIKTAK.ID – NasDem sempat mengatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo terkait duet “Pemersatu Bangsa” seperti usul Surya Paloh, ketika berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Merespons hal itu, Partai Demokrat mengatakan duet itu belum tentu dapat menghindari polarisasi saat ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Mengenai nama-nama calon yang dimunculkan oleh Pak Surya (Paloh), belum tentu bisa menghindari polarisasi. Selama kontestasinya hanya ada dua calon, maka pemilih akan terbelah dua,” ungkap Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Herman Khaeron, seperti dilansir detik.com, Jumat (24/6/22).

Kemudian Herman menyarankan Presidential Threshold (PT) 20 persen dihapus, supaya polarisasi bisa dihindari. Sebab, dia menilai penghapusan PT akan memunculkan banyak pasangan Capres-Cawapres di Pilpres 2024.

Baca juga : Diusulkan Jadi Duet Pemersatu Bangsa Bareng Ganjar, Begini Respons Anies Baswedan

“Untuk menghilangkan polarisasi, dengan menghapus PT 20 persen atau PT lebih kecil. Dengan begitu, ada lebih banyak calon mengikuti kontestasi Pilpres dan dengan sendirinya pemilih tidak akan terbelah,” tutur Herman.

Lebih lanjut, terkait sosok yang bisa menjadi bagian dari duet “Pemersatu Bangsa” 2024 versi Demokrat, Herman menyinggung nama Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Terbukti selama 10 tahun Pak SBY menjadi presiden, situasi sosial dan keamanan terjaga dengan baik,” terang Herman.

Baca juga : Prabowo Jadi Magnet Politik Jelang Pilpres 2024, Pengamat Beri Penjelasan

Sebelumnya, Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh mengusulkan skema duet Capres-Cawapres ke Jokowi. Paloh mengaku ingin pemimpin bangsa ke depan dapat menghilangkan polarisasi.

Melalui sesi tanya jawab dengan wartawan usai pertemuan bersama AHY di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/22), Surya Paloh menyatakan sangat menaruh perhatian terhadap isu polarisasi.

Surya Paloh lantas mengapresiasi munculnya usulan duet seperti Anies Baswedan-Puan maharani, Ganjar Pranowo-Anies Baswedan, sampai Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar. Dia pun mengklaim tidak memiliki kepentingan apa pun di Pilpres 2024 selain ingin polarisasi hilang.

Baca juga : Usai Pertemuan 2 Jam, Prabowo-AHY Sepakat Lanjutkan Komunikasi

Ketika Surya Paloh ditanya apakah salah satu komposisi duet Capres-Cawapres tersebut datang darinya, dia juga mengakui hal itu.

“Saya? Itu saya akui memang iya. Jadi apa yang dapat saya sumbangkan dengan hati, dengan kejujuran, apa yang saya pahami yang insyaallah barangkali itu bisa bermanfaat bagi kepentingan kemajuan bangsa ini. Saya pikir hal itu yang saya prioritaskan,” ujar Surya Paloh.

TagsAgus Harimurti YudhoyonoAHYAniesAnies BaswedanDemokratGanjarGanjar PranowoJokowiNasDemPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Tokoh Papua Desak Jokowi Batalkan Cap 'Teroris' KKB
    Nasional

    Tokoh Papua Desak Jokowi Batalkan Cap ‘Teroris’ KKB

    8 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Survei: Prabowo Mendapat Sentimen Paling Positif di Medsos, Siapa Paling Negatif?
    Nasional

    Survei: Prabowo Mendapat Sentimen Paling Positif di Medsos, Siapa Paling Negatif?

    27 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • AHY Panggil Ribuan Kader Demokrat ke Jakarta, Bahas Kenaikan Harga BBM dan Capres
    Nasional

    Demokrat Beri Alasan Kenapa Koalisi Pengusung Anies Tak Segera Dideklarasikan

    11 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Singgung Politik Kemanusiaan, PDIP Harap Keluarga dan Loyalis Gus Dur Dukung Ganjar
    Nasional

    Singgung Politik Kemanusiaan, PDIP Harap Keluarga dan Loyalis Gus Dur Dukung Ganjar

    13 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Dokumen 'Indonesia Maju 2045' Bocor, Ungkap Jokowi 3 Periode?
    Nasional

    Dokumen ‘Indonesia Maju 2045’ Bocor, Ungkap Jokowi 3 Periode?

    16 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Direstui Jokowi, Erick Thohir Restrukturisasi BUMN Besar-besaran
    Nasional

    Erick Thohir Direstui Nyapres 2024 oleh Ulama Jatim, Pengamat: Perbaiki Dulu Catatan Buruknya Kelola BUMN

    5 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kepincut Berat Rekrut Mesut Oezil, Klub Al-Nassr Janjikan Gaji Selangit dan Status 'Pangeran Arab Baru'
    Olahraga

    Kepincut Berat Rekrut Mesut Oezil, Klub Al-Nassr Janjikan Gaji Selangit dan Status ‘Pangeran Arab Baru’

  • PKS Bocorkan Ada Ketum Parpol di Luar Koalisi Perubahan Tawarkan Diri Jadi Cawapres Anies
    Nasional

    PKS Bocorkan Ada Ketum Parpol di Luar Koalisi Perubahan Tawarkan Diri Jadi Cawapres Anies

  • Ini Daftar Game dan Aplikasi Terbaik 2019 di iOS dan macOS
    Teknologi

    Ini Daftar Game dan Aplikasi Terbaik 2019 di iOS dan macOS

  • NasDem Deklarasi Capres, Demokrat-PKS Tawarkan AHY hingga Aher Dampingi Anies
    Nasional

    NasDem Deklarasi Capres, Demokrat-PKS Tawarkan AHY hingga Aher Dampingi Anies

  • Jokowi Minta Prabowo ke Istana, Dapat Tugas Khusus?
    Nasional

    Jokowi Minta Prabowo ke Istana, Dapat Tugas Khusus?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.