TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Napi Diusulkan Ikut Komcad Usai Amnesti, Ini Respons Menteri Imipas

Napi Diusulkan Ikut Komcad Usai Amnesti, Ini Respons Menteri Imipas

By Johan Arif
23 Juli 2026
0
0
Napi Diusulkan Ikut Komcad Usai Amnesti, Ini Respons Menteri Imipas

TIKTAK.ID – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengatakan bahwa rencana mengikutsertakan narapidana (napi) penerima amnesti ke dalam program Komponen Cadangan (Komcad) masih sebatas usulan. Dia menegaskan, hal itu belum menjadi keputusan final.

“Belum (final), nanti kita akan ajukan dulu usulannya untuk mendapatkan amnesti,” ungkap Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (7/7/26), seperti dilansir Sindonews.com.

Agus menjelaskan, apakah akan diikutsertakan dengan program Komcad, juga masih menjadi pembahasan.

Baca juga : Komisi IX Desak BGN Percepat Operasional SPPG di Wilayah 3T untuk Perluas Manfaat MBG

“Nanti sesuai rencana, apakah memang bakal diikutkan program itu atau tidak, kita lihat,” tutur Agus.

Agus mengeklaim pertimbangan utama munculnya usulan tersebut lantaran calon penerima amnesti merupakan warga binaan yang masih berada pada usia produktif.

“Jadi yang usia produktif agar mereka tidak terlena dengan apa, mungkin gitu ya demi mengembalikan kesiapan mereka kembali ke masyarakat. Mereka kan usianya masih produktif,” ucap Agus.

Baca juga : Beredar Video Rombongan Pria Rambut Cepak Datangi Polda Metro, TNI Bantah Kerahkan Prajurit

Sebelumnya, Agus sempat mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana untuk memberikan amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Agus menyampaikan hal itu ketika menghadiri Kick Off Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis di Lapas Ngasem, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (29/6/26).

Saat itu, Agus menyatakan amnesti direncanakan diberikan kepada warga binaan yang berusia di bawah 35 tahun. Agus menerangkan, warga binaan tersebut bakal diarahkan untuk mengikuti program Komcad sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan.

Baca juga : Komisi III DPR Sebut Publik Ingin Hasil Kasus Batu Bara, Bukan Polemik Antarlembaga

“Amnesti diberikan bagi warga binaan di bawah usia 35 tahun. Tidak langsung bebas, tapi ikut Komcad, supaya mereka disiplin,” terang Agus.

Meski begitu, Agus mengaku mekanisme pelaksanaan program tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. Pemerintah terlebih dahulu bakal mengajukan usulan pemberian amnesti dan keputusannya ditentukan usai proses rampung.

Di sisi lain, pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Hibnu Nugroho, menganggap rencana pemberian amnesti bagi warga binaan berusia di bawah 35 tahun yang akan mengikuti Komcad harus didasarkan pada asesmen yang ketat.

Baca juga : Serikat Buruh Umumkan Dukung Polri Usut Tuntas Korupsi, Dorong Penegakan Hukum Tak Pandang Bulu

Hibnu menilai pemberian amnesti harus didukung parameter yang jelas. Mulai dari jenis tindak pidana, karakter, hingga kondisi psikologis warga binaan, sehingga kebijakan tersebut tidak menimbulkan persoalan baru.

“Amnesti adalah penghapusan hukuman. Untuk itu, harus juga dilihat kejahatan apa yang diberi amnesti,” ujar Hibnu di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis, mengutip Antara.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsAgus AdriantoKomcadKomponen CadanganMenteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Related articles More from author

  • Jokowi Larang Komcad Digunakan untuk Kepentingan Selain Pertahanan
    Nasional

    Jokowi Larang Komcad Digunakan untuk Kepentingan Selain Pertahanan

    8 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Pendaftaran Komponen Cadangan Dibuka Tahun Ini Setelah Prabowo Teken Permenhan
    Nasional

    Pendaftaran Komponen Cadangan Dibuka Tahun Ini Setelah Prabowo Teken Permenhan

    25 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Cek Hoaks atau Fakta, Bekas Residivis dan Teroris Bisa Ikut Komcad, Program Bela Negara ala Prabowo Subianto
    Nasional

    Cek Hoaks atau Fakta, Bekas Residivis dan Teroris Bisa Ikut Komcad, Program Bela Negara ala Prabowo Subianto

    21 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Tertinggal Jauh dari Negara Lain, Rekrutmen Komcad Dikebut
    Nasional

    Tertinggal Jauh dari Negara Lain, Rekrutmen Komcad Dikebut

    29 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Indo Barometer Rilis Hasil Survei, Prabowo Kembali Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik
    Nasional

    Prabowo Borong Senapan Pindad untuk Persenjatai Komcad

    3 April 2021
    By Johan Arif
  • Selalu Selangkah Lebih Maju, Kali ini Anies Beri Insentif Rp 215 Ribu per Hari Bagi Tiap Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona
    Nasional

    Anies Sebut Arus Mudik dan Balik Bisa Munculkan Gelombang Kedua Penyebaran Corona

    24 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Optimis Corona Teratasi, Anies: Warga Jakarta adalah Orang-Orang Tangguh
    Nasional

    Bersama Jokowi Kompak Siapkan ‘The New Normal’, Anies: Yang Tentukan PSBB Diperpanjang Bukan Pemerintah

  • Viral Nenek Sebatang Kara Nekat Nyopet Hanya untuk Makan
    Nasional

    Viral Nenek Sebatang Kara Nekat Nyopet Hanya untuk Makan

  • Nadiem Makarim: Di Masa Depan, Dunia Tak Butuh Anak Jago Menghapal
    Nasional

    Nadiem Makarim: Di Masa Depan, Dunia Tak Butuh Anak Jago Menghapal

  • Pembalap Spanyol yang Dulu Langganan Kuasai MotoGP Prancis, Kini Diprediksi Sulit Berlanjut
    Olahraga

    Pembalap Spanyol yang Dulu Langganan Kuasai MotoGP Prancis, Kini Diprediksi Sulit Berlanjut

  • KSAD Dudung Temui Prabowo, Ada Apa?
    Nasional

    KSAD Dudung Temui Prabowo, Ada Apa?

Artikel Terbaru

  • Jerawat Hormonal: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya 25 Oktober 2026
  • Golkar Undang Prabowo ke Puncak HUT ke-62 di Bandung, Ini Jawaban Wihaji 25 Oktober 2026
  • Cara Menyembunyikan Notifikasi Layar Kunci HP: 7 Tips Aman 25 Oktober 2026
  • Catatan Menkes Usai Turun Langsung ke Palangka Raya di Tengah Karhutla 25 Oktober 2026
  • Manfaat Mengunyah Makanan Perlahan untuk Kesehatan Pencernaan 25 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (87)
  • Keuangan (21)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,013)
  • Olahraga (1,145)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,280)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.