
TIKTAK.ID – Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera mempercepat operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), demi memperluas manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Zainul menyampaikan hal itu ketika mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (8/7/26), dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan program MBG. Dalam kunjungan tersebut, Zainul mengatakan ada sebanyak 151 SPPG yang siap beroperasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), termasuk 15 dapur SPPG di wilayah 3T Kabupaten Karimun yang sudah rampung dibangun.
“Kami berharap dapur-dapur seperti ini bisa segera dioperasionalkan,” ungkap Zainul, seperti dikutip Kompas.com dari laman dpr.go.id, pada Rabu (8/7/26).
Baca juga : Beredar Video Rombongan Pria Rambut Cepak Datangi Polda Metro, TNI Bantah Kerahkan Prajurit
Kemudian Zainul secara khusus menyoroti SPPG di Desa Tanjung Utan, Kecamatan Pulau Buru, Kabupaten Karimun, yang telah selesai dibangun dan menjalani proses appraisal oleh BGN sejak Januari 2026. Akan tetapi, kata Zainul, sampai saat ini fasilitas tersebut masih belum beroperasi.
“Di sini, sudah berdiri dapur SPPG yang sudah 100 persen, bahkan diapraisal oleh BGN pada Januari lalu. Namun usai enam bulan berlalu, belum ada tindak lanjut dari pihak BGN,” tutur Zainul.
Politikus Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyatakan seluruh sarana dan prasarana telah memenuhi persyaratan, sehingga tak ada alasan untuk menunda operasional SPPG. Zainul lantas mengingatkan kalau keterlambatan pengoperasian SPPG berpotensi menghambat pemerataan manfaat Program MBG, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan geografis lebih besar ketimbang daerah lain.
Baca juga : Komisi III DPR Sebut Publik Ingin Hasil Kasus Batu Bara, Bukan Polemik Antarlembaga
Untuk itu, Zainul meminta BGN segera mengambil langkah konkret, supaya fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan mendukung percepatan implementasi Program MBG di wilayah 3T.
“Kami berharap (dapur yang sudah selesai dibangun) ini dapat segera dioperasionalkan oleh BGN. Tak perlu menunggu terlalu lama dan tidak perlu mencari skema-skema lain, lantaran seluruh fasilitas sudah siap untuk beroperasi,” tegas Zainul.










