TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prabowo Borong Senapan Pindad untuk Persenjatai Komcad

Prabowo Borong Senapan Pindad untuk Persenjatai Komcad

By Johan Arif
3 April 2021
661
0
Indo Barometer Rilis Hasil Survei, Prabowo Kembali Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik

TIKTAK.ID – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) diketahui telah memesan sebanyak 25 ribu senapan api (senpi) jenis SS2-V5 A1 melalui PT Pindad Persero. Senapan tersebut akan digunakan untuk pelatihan Komponen Cadangan (Komcad).

Namun senapan ini berbeda dengan senjata organik yang biasa digunakan para tentara aktif, karena berukuran lebih pendek dan ringan.

Kemenhan pun menyatakan senpi itu hanya akan digunakan dan dipegang para rekrutmen Komcad ketika menjalani masa latihan saja.

“Penting untuk dicatat, bahwa penggunaan senjata untuk Komcad hanya digunakan pada saat latihan. Jadi bukan nanti Komcad (senjatanya) dibawa-bawa pulang, tidak seperti itu,” ujar Kepala Biro (Karo) Humas Setjen Kemenhan, Marsma TNI Penny Radjendra melalui rekaman suara, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (1/4/21).

Sekadar informasi, mengacu pada PP3/2021, setiap warga negara Indonesia berhak ikut mendaftar untuk mengikuti pelatihan Komcad dengan syarat turunan lainnya. Tidak ada unsur paksaan bagi warga mendaftar Komcad, dan semua dilakukan atas kesadaran sendiri. Pelatihan Komcad ini berbeda dengan Wajib Militer yang menekankan unsur wajib bagi warganya.

Lebih lanjut, Penny mengatakan akan ada pelatihan-pelatihan militer sehingga senjata memang diperlukan untuk menunjang pelatihan tersebut.

Mengutip situs Pindad, senjata SS2-V5 A1 berukuran 5,56 x 45 mm dengan berat tanpa peluru 3,35 Kg, dan dengan full magazine 3,71 Kg. Senjata itu juga dilengkapi dengan popor lipat, serta disebut memiliki jarak tembak efektif sejauh 200 meter.

“Penting untuk dicatat, senjata ini tidak akan dibawa Komcad di luar latihan, melainkan untuk latihan,” terang Penny.

Sementara itu, peneliti militer Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Muhammad Haripin menilai, Kementerian Pertahanan di bawah pimpinan Prabowo Subianto tetap harus mengantisipasi penyalahgunaan senapan api oleh Komcad.

Terlebih, ia menyebut saat ini masih belum ada regulasi yang benar-benar tepat dalam hal penggunaan senpi di Indonesia. Untuk itu, ia menyarankan pemesanan dan pelatihan untuk Komcad ini juga harus dibarengi dengan sejumlah perbaikan.

“Jangan sampai senpi dan amunisi bisa beredar dengan bebas,” jelas Haripin, Kamis (1/4/21).

Menurut Haripin, Kemenhan saat ini mestinya telah melakukan koordinasi dengan pihak Polri. Hal itu karena Kemenhan bukanlah Kementerian yang mengawasi penggunaan senpi.

Haripin menegaskan, harus ada koordinasi dengan lembaga yang memang memiliki wewenang.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKemenhanKomcadPindadPrabowo SubiantoSenapan

Related articles More from author

  • Mahfud MD Ngaku Garang, Tak Sungkan Tegur dan Marahi Prabowo
    Nasional

    Mahfud MD Ngaku Garang, Tak Sungkan Tegur dan Marahi Prabowo

    30 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Sufmi Dasco Ahmad Soal Sandiaga Jadi Ketum Gerindra
    Nasional

    Klaim Sandiaga Didukung DPD Gerindra Jadi Ketum Geser Prabowo, Dibantah Sufmi Dasco. Gerindra Pecah?

    11 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Istana Tegas Soal Natuna
    Nasional

    Istana: Soal Natuna, Jokowi Tegas, Tak Ada Kompromi

    5 Januari 2020
    By
  • TIKTAK.ID - Nasib Prabowo Akan Ditentukan di Kongres Luar Biasa Gerindra 8 Agustus ini
    Nasional

    Nasib Prabowo Akan Ditentukan di Kongres Luar Biasa Gerindra 8 Agustus ini

    8 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • TIKTAK.ID - Gibran Rakabuming Raka bersama Didit Hediprasetyo mengapit Jokowi dan Maruf Amin
    NasionalSelebriti

    Mungkinkah Gibran Putra Jokowi Duet dengan Didit Putra Prabowo?

    26 Oktober 2019
    By
  • Ahmad Dhani Bebas Tentang Jokowi
    NasionalSelebriti

    Bakal Nunut Prabowo Merapat ke Jokowi? Ini Tanggapan Ahmad Dhani

    1 Januari 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polisi Terbitkan Izin Liga 1, Begini Respons Persija, Persib dan Arema
    Olahraga

    Polisi Terbitkan Izin Liga 1, Begini Respons Persija, Persib dan Arema

  • Ini Alasan Gen Z Berpaling ke Ponsel Nokia Jadul
    Teknologi

    Ini Alasan Gen Z Berpaling ke Ponsel Nokia Jadul

  • Bela Anies Izinkan Karaoke, MUI DKI: Asal Tak Hura-hura dan Miras
    Nasional

    Bela Anies Izinkan Karaoke, MUI DKI: Asal Tak Hura-hura dan Miras

  • Anies-Ganjar Unggul Jauh di Atas Prabowo-Puan
    Nasional

    Anies-Ganjar Unggul Jauh di Atas Prabowo-Puan

  • Ketahui Dampak Jam Masuk Sekolah Terlalu Pagi bagi Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Ketahui Dampak Jam Masuk Sekolah Terlalu Pagi bagi Kesehatan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.