TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Aktivis 98 Kecam Jokowi, Kenapa?

Aktivis 98 Kecam Jokowi, Kenapa?

By Joni Sitohang
26 Januari 2024
442
0
Aktivis 98 Kecam Jokowi, Kenapa?

TIKTAK.ID – Aktivis 98 dan Eks Sekjend Partai Rakyat Demokratik atau PRD, Petrus Haryanto mendesak pertanggungjawaban dari calon presiden atau Capres nomor 02, Prabowo Subianto atas tindakan penculikan terhadap para aktivis pada 1998. Ia turut mengecam Presiden Joko Widodo atau Jokowi lantaran dinilai mendukung Prabowo sebagai Capres.

“Berdasarkan keputusan Dewan Kehormatan Perwira 1998, harus ditindaklanjuti, dan Prabowo harus bertanggung jawab. Kami juga mengecam Presiden Jokowi yang secara terang benderang mendukung Prabowo sebagai Capres, bahkan menyertakan anaknya untuk jadi Cawapres,” ujar Petrus dalam acara Selamatkan Demokrasi Indonesia bertajuk “Apa Saja Boleh Beda, Musuh Kita Tetap Sama” di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta pada Minggu (21/1/24), seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Petrus, Jokowi berkhianat kepada para aktivis 98, karena pernah berjanji akan mencari Wiji Thukul dan aktivis lainnya yang hilang, serta bakal menyelesaikan kasus pelanggaran HAM lainnya.

Baca juga : PBNU Nonaktifkan 63 Pengurus yang Jadi Caleg dan Timses Capres-Cawapres

“Kami menganggap Jokowi tidak akan mampu menyelesaikan kasus pelanggaran HAM penculikan aktivis, bahkan kasus pelanggaran HAM lainnya,” ucap Petrus.

Petrus menjelaskan bahwa dalam kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, khususnya kasus penghilangan paksa aktivis 98, ia mendorong rekomendasi DPR RI tahun 2009.

“Pertama, presiden membentuk pengadilan HAM, membentuk tim untuk mencari 13 aktivis yang saat ini belum jelas nasibnya, memberikan rehabilitasi dan kompensasi kepada keluarga korban, meratifikasi konvensi anti penghilangan paksa, supaya di kemudian hari tak muncul kasus pelanggaran HAM,” tutur Petrus.

Baca juga : Debat Cawapres, Mahfud MD Nilai Food Estate Gagal dan Rusak Lingkungan

Petrus pun secara konkret meminta kasus pelanggaran HAM di masa lalu tidak hanya diselesaikan nonyudisial, melainkan juga secara yudisial dalam proses pengadilannya.

“Semua itu kan sudah dilakukan Komnas HAM. Sudah cukup bukti bahwa Kejagung segera melakukan penuntutan dan perintah pembentukan pengadilan HAM segera dilakukan,” terang Petrus.

Untuk diketahui, tiga aktivis 1998 sempat menggugat Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI dan Anwar Usman eks Hakim Mahkamah Konstitusi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Jumat (10/11/23). Para aktivis tersebut mengecam aktivis 1998 yang saat ini bergabung bersama Prabowo-Gibran.

Baca juga : Fahri Hamzah Buka Suara Soal Wacana Pemakzulan Jokowi 

Tiga aktivis 98 yang mengajukan gugatan itu adalah; Petrus Hariyanto, Firman Tendry Masengi, dan Azwar Furgudyama. Mereka didampingi sebelas advokat dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) 2.0 terkait perbuatan melanggar hukum atas pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden atau Cawapres dalam Pemilu 2024.

TagsAktivis 98Pemilu 2024Pilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik
    Nasional

    Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik

    4 Desember 2024
    By Joni Sitohang
  • Pastikan Tak Gelar Open House, Megawati Pilih Bertemu Jokowi beserta Menteri dan Ketum Parpol
    Nasional

    Pastikan Tak Gelar Open House, Megawati Pilih Bertemu Jokowi beserta Menteri dan Ketum Parpol

    20 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024, Ulama dan Ponpes Indramayu Gelar Maulid
    Nasional

    Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024, Ulama dan Ponpes Indramayu Gelar Maulid

    1 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Jubir Tim 8 Koalisi Perubahan Sambut Baik Wacana Duetkan Anies-Ganjar
    Nasional

    Jubir Tim 8 Koalisi Perubahan Sambut Baik Wacana Duetkan Anies-Ganjar

    24 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Tanggapi Isu Jokowi Bakal Dukung Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    PDIP Tanggapi Isu Jokowi Bakal Dukung Prabowo di Pilpres 2024

    5 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh Tanggapi Istilah Pak Lurah dalam Pidato Jokowi
    Nasional

    Surya Paloh Tanggapi Istilah Pak Lurah dalam Pidato Jokowi

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Angelina Jolie Tulis Surat untuk Remaja Afghanistan
    Selebriti

    Angelina Jolie Tulis Surat untuk Remaja Afghanistan

  • Selain Jadi Pembungkus Makanan, Ini Manfaat Ajaib Daun Pisang untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Selain Jadi Pembungkus Makanan, Ini Manfaat Ajaib Daun Pisang untuk Kesehatan

  • Politikus PDIP Buka Suara Soal Wacana Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Politikus PDIP Buka Suara Soal Wacana Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres 2024

  • Polri Terbitkan SKCK Ganjar dan Muhaimin untuk Daftar Pilpres 2024
    Nasional

    Polri Terbitkan SKCK Ganjar dan Muhaimin untuk Daftar Pilpres 2024

  • Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS
    Internasional

    Beijing Klaim Krisis Taiwan adalah Permusuhan Terbesar China-AS

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.