TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KY Minta Hakim Pengadil Tom Lembong Disanksi, Ini Kata MA

KY Minta Hakim Pengadil Tom Lembong Disanksi, Ini Kata MA

By Johan Arif
30 Desember 2025
17
0
KY Minta Hakim Pengadil Tom Lembong Disanksi, Ini Kata MA

TIKTAK.ID – Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan majelis hakim yang mengadili perkara korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan dengan terdakwa mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong, mendapat sanksi non-palu selama enam bulan. Menanggapi hal itu, Mahkamah Agung (MA) mengaku bakal mengecek rekomendasi tersebut.

“Nanti kita akan cek dulu poin mana yang dilanggar, apakah itu etik atau teknis,” ujar Juru Bicara MA, Yanto, pada Minggu (28/12/25), seperti dilansir detikcom.

Yanto menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima surat rekomendasi dari KY. Dia mengatakan rekomendasi tersebut bakal ditelaah usai diterima MA.

Baca juga : SP3 KPK di Kasus Tambang Rp2,7 T, Eks Penyidik: Benar-benar Aneh

“Belum dapat suratnya. Kalau teknis kan kewenangan MA kalau itu masuk etika dia punya kewenangan, poin mana yang dilanggar,” tutur Yanto.

Untuk diketahui, rekomendasi tersebut sebagaimana hasil pemeriksaan KY atas laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) yang dilayangkan Tom Lembong. Adapun rekomendasi yang dimaksud tertuang dalam Putusan Nomor 0098/L/KY/VIlI/2025.

“Benar, surat rekomendasinya sudah dikirimkan kepada MA (Mahkamah Agung),” ungkap anggota sekaligus Juru Bicara KY, Anita Kadir, mengutip Antara, pada Sabtu (27/12/25).

Baca juga : Gus Ipul Klaim PBNU Kembali Guyub

Dalam putusan itu, KY menuding tiga hakim terlapor, yaitu DAF, PSA, dan AS, terbukti melanggar KEPPH.

“Yakni Angka 1 butir 1.1. (5) dan 1.1. (7), Angka 4, Angka 8, dan yaitu Angka 10 Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung Rl dan Ketua Komisi Yudisial Rl Nomor 047/KMA/SKB/IV/2009 dan Nomor 02/SKB/P.KY/IV/2009 tentang KEPPH juncto Pasal 5 ayat (3) huruf b dan huruf c, Pasal 8, Pasal 12 dan Pasal 14 Peraturan Bersama Mahkamah Agung RI dan Komisi Yudisial RI Nomor 02/PB/MA/IX/2012 dan Nomor 02/PB/P.KY/09/2012 tentang Panduan Penegakan KEPPH,” begitu petikan amar putusan.

Untuk itu, KY mengusulkan sanksi sedang bagi para terlapor berupa hakim non-palu selama enam bulan.

Baca juga : Penghentian Penyidikan Kasus Tambang Nikel Konawe Utara, ICW: Hasil Penghancuran KPK Secara Sistemik pada 2019

Adapun putusan ini diambil dalam sidang pleno KY pada Senin (8/12/25), yang dihadiri oleh lima komisioner KY periode sebelumnya. Kelimanya adalah Amzulian Rifai selaku Ketua merangkap Anggota, serta Siti Nurdjanah, Mukti Fajar Nur Dewata, M Taufiq H Z, dan Sukma Violetta masing-masing sebagai Anggota.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKomisi YudisialKYMahkamah AgungTom Lembong

Related articles More from author

  • Kaget Tom Lembong Terjerat Korupsi, Surya Paloh: Mudah-mudahan Tak Ada Politisasi
    Nasional

    Kaget Tom Lembong Terjerat Korupsi, Surya Paloh: Mudah-mudahan Tak Ada Politisasi

    7 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Lawan PK Moeldoko, Kader Demokrat Gelar Aksi Cap Jempol Darah
    Nasional

    Lawan PK Moeldoko, Kader Demokrat Gelar Aksi Cap Jempol Darah

    18 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Gugatannya Soal AD/ART Demokrat Ditolak MA, Yusril: Tugas Saya Selesai
    Nasional

    Gugatannya Soal AD/ART Demokrat Ditolak MA, Yusril: Tugas Saya Selesai

    11 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Kubu Moeldoko Ngaku Bersyukur Gugatan AD/ART Ditolak MA, Demokrat: Lucu dan Gak Masuk Akal
    Nasional

    Kubu Moeldoko Ngaku Bersyukur Gugatan AD/ART Ditolak MA, Demokrat: Lucu dan Gak Masuk Akal

    12 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Farhat Abbas Gugat KPU ke PTUN dan MA Usai Partainya Ditolak Ikut Pemilu 2024
    Nasional

    Farhat Abbas Gugat KPU ke PTUN dan MA Usai Partainya Ditolak Ikut Pemilu 2024

    10 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Asosiasi Pers Brasil Gugat Kecerobohan Presiden Jair Bolsonaro ke Mahkamah Agung
    Internasional

    Asosiasi Pers Brasil Gugat Kecerobohan Presiden Jair Bolsonaro ke Mahkamah Agung

    11 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • JK Bantah Tudingan Bantu Pulangkan Rizieq Demi Anies 2024
    Nasional

    JK Bantah Tudingan Bantu Pulangkan Rizieq Demi Anies 2024

  • Bisakah Petisi Online 'Tuntut Hukum Berat Penyiram Novel' yang Sudah Diteken Puluhan Ribu Orang, Ubah Putusan?
    Nasional

    Bisakah Petisi Online ‘Tuntut Hukum Berat Penyiram Novel’ yang Sudah Diteken Puluhan Ribu Orang, Ubah Putusan?

  • Dahlan Iskan: BBM Dunia Sudah Turun Harga di Indonesia Masih Tetap, Ibarat Rakyat Sudah Susah Masih Dipaksa Bersedekah ke Pertamina
    Nasional

    Dahlan Iskan: BBM Dunia Sudah Turun Harga di Indonesia Masih Tetap, Ibarat Rakyat Sudah Susah Masih Dipaksa Bersedekah ke Pertamina

  • Indo Barometer: Tidak Kompeten, Salah Satu Alasan Utama Warga Solo Tolak Gibran
    Nasional

    Indo Barometer: Tidak Kompeten, Salah Satu Alasan Utama Warga Solo Tolak Gibran

  • Semua Kader Gerindra Minta Prabowo Maju Capres 2024
    Nasional

    Semua Kader Gerindra Minta Prabowo Maju Capres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.