TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Buka Suara Soal Kader Golkar Banyak Ditangkap

KPK Buka Suara Soal Kader Golkar Banyak Ditangkap

By Joni Sitohang
22 Januari 2022
398
0
KPK Buka Suara Soal Kader Golkar Banyak Ditangkap

TIKTAK.ID – Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto mengungkapkan bahwa banyaknya kader Partai Golkar yang terciduk Operasi Tangkap Tangan (OTT) merupakan apes belaka.

Karyoto mengaku tidak tebang pilih ketika menangkap para pihak yang diduga korupsi. Termasuk, kata Karyoto, tak memandang warna partai ketika menangkap mereka.

“Saya rasa ini hanya apes. Jika ada laporan pengaduan masyarakat yang menyangkut profile A, B, C, kita enggak memandang warna [partai] apa,” terang Karyoto di Gedung KPK, Kamis (20/1/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Luhut: Jabodetabek Jadi Teater Perang Lawan Covid

Untuk diketahui, belakangan ini KPK telah menangkap beberapa kader Golkar. Di antaranya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. Untuk dua nama terakhir, ditangkap oleh KPK tidak berselang lama pada bulan ini.

Karyoto mengatakan bahwa pihaknya telah memasang “ranjau” yang mencapai ratusan di sejumlah daerah Indonesia.

“Untuk yang tidak terpantau ya nasibnya saja, mungkin masih belum tertangkap,” ucap Karyoto.

Kemudian Karyoto mengingatkan kepada para Kepala Daerah supaya tidak memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Baca juga : Singgung Tingginya Utang Negara, Din Syamsuddin Tolak Pemindahan Ibu Kota dan Bakal Gugat UU IKN ke MK

“Sekali lagi kepada para Kepala Daerah, hal ini menjadi pembelajaran bersama bahwa APBD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu harus dapat dipertanggungjawabkan,” tutur Karyoto.

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, pada Rabu (5/1/22). Setelah itu, KPK melakukan OTT Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin pada Selasa (18/1/22) malam.

Merespons hal itu, Ketua Badan Hukum dan Advokasi Partai Golkar, Supriansa menyatakan prihatin dengan adanya kasus yang menyeret nama Terbit. Dia pun mengaku bakal menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada KPK.

Baca juga : Menyoal Usulan Fahri Hamzah Soal Pembubaran MPR dan Fraksi DPR

“Bupati Langkat tentu punya argumentasi di hadapan penyidik, dan masalah itu kita serahkan kepada penyidik untuk melakukan proses hukum kepada yang bersangkutan,” ungkap Supriansa, mengutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kamis (20/1/22).

Lebih lanjut, Supriansa juga menyampaikan keprihatinannya atas terjaringnya Rahmat Effendi dalam OTT KPK. Dia menyebut Golkar siap memberikan bantuan hukum untuk Rahmat dan keluarganya.

TagsGolkarKPK

Related articles More from author

  • Golkar Buka Opsi Koalisi dengan PDIP di Pilpres 2024
    Nasional

    Golkar Buka Opsi Koalisi dengan PDIP di Pilpres 2024

    31 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - DPR Minta KPK Tetap Usut Dugaan Korupsi Penetapan Platform Digital Kartu Prakerja Libatkan Stafsus Jokowi
    Nasional

    DPR Minta KPK Tetap Usut Dugaan Korupsi Penetapan Platform Digital Kartu Prakerja Libatkan Stafsus Jokowi

    30 April 2020
    By Rusli Qomar
  • Prabowo Anggap Survei sebagai 'Hal Menakutkan'
    Nasional

    Prabowo Tutup Mulut Soal Kasus Menteri Edhy, Lupa Janjinya Berantas Korupsi?

    1 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • KPK Periksa Cita Citata Terkait Dugaan Cuci Uang Koruptor Bansos Juliari P Batubara
    Nasional

    KPK Periksa Cita Citata Terkait Dugaan Cuci Uang Koruptor Bansos Juliari P Batubara

    29 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Firli Jelaskan Alasan Anies Diperiksa KPK Sampai 11 Jam
    Nasional

    Firli Jelaskan Alasan Anies Diperiksa KPK Sampai 11 Jam

    9 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Ini 12 Item Gratifikasi Raja Salman untuk Jokowi Senilai 8,7 Miliar yang Jadi Barang Milik Negara
    Nasional

    Ini 12 Item Gratifikasi Raja Salman untuk Jokowi Senilai 8,7 Miliar yang Jadi Barang Milik Negara

    17 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kenang Perjuangan Kartini, PDIP Singgung Penyalahgunaan Kekuasaan Jokowi
    Nasional

    Kenang Perjuangan Kartini, PDIP Singgung Penyalahgunaan Kekuasaan Jokowi

  • Tablet Anyar Lenovo ini Bisa Jadi Monitor Eksternal
    Teknologi

    Tablet Anyar Lenovo ini Bisa Jadi Monitor Eksternal

  • Sebut Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024, Gerindra: Permintaan Begitu Massif
    Nasional

    Sebut Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024, Gerindra: Permintaan Begitu Massif

  • Mengenal Fenomena Super Flu
    Tips & Tutorial

    Mengenal Fenomena Super Flu

  • Syukuri Kasus Covid-19 DKI Tembus 584 Kasus Sehari, Ada Apa dengan Anies?
    Nasional

    Syukuri Kasus Covid-19 DKI Tembus 584 Kasus Sehari, Ada Apa dengan Anies?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.