TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mahfud MD Bicara Seberapa Bahaya KAMI bagi Pemerintahan Jokowi

Mahfud MD Bicara Seberapa Bahaya KAMI bagi Pemerintahan Jokowi

By Joni Sitohang
19 Oktober 2020
1123
0
Mahfud MD Bicara Seberapa Bahaya KAMI bagi Pemerintahan Jokowi

TIKTAK.ID – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjawab pertanyaan mengenai seberapa berbahaya gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam program ROSI di Kompas TV, (15/10/20).

Mahfud mengatakan Pemerintah tak pernah berbicara mengenai gerakan KAMI terkait sejumlah anggota KAMI yang ditangkap oleh pihak kepolisian menyangkut demo menolak UU Cipta Kerja. Ia menyebut Pemerintah dan pihak kepolisian melihat orang yang ditangkap tersebut karena ada pesan yang ditemukan menyangkut gerakan KAMI, dan bukan karena gerakannya.

“Itu kebetulan saja mereka adalah anggota KAMI,” ujar Mahfud, seperi dilansir Kompas.tv, (15/10/20).

Baca juga : Jokowi Beberkan 3 Manfaat UU Cipta Kerja untuk Rakyat, Apa Saja?

Kemudian Mahfud MD mempertanyakan kritikan baru apa yang disampaikan oleh gerakan KAMI. Ia menyatakan tidak ada kritikan yang baru yang disampaikan oleh gerakan ini. Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa Pemerintah tidak tertarik membidik orang-orang tersebut.

“Kita tidak tertarik membidik orangnya, tapi kebetulan orang-orang tersebut sekarang bergabung dengan KAMI,” tutur Mahfud MD.

Seperti diketahui, terdapat delapan anggota KAMI yang ditangkap oleh Tim Cyber Bareskrim Polri. Salah satunya anggota KAMI Medan yang berinisial JG. Polri menyampaikan bahwa JG berperan menyampaikan narasi untuk menciptakan kerusuhan seperti pada 1998 di grup WhatsApp KAMI Medan.

Baca juga : Habib Rizieq Gaungkan Revolusi di Tengah Pandemi, Pengamat: Ibarat Menari di Atas Derita Rakyat

“Tersangka JG dalam WA group menyampaikan, ‘batu kena satu orang, bom molotov bisa kebakar 10 orang, dan bensin bisa berceceran’ dan sebagainya. Dia juga menulis, ‘buat skenario seperti 98, penjarahan toko China dan rumah-rumahnya’, serta ‘preman diikutkan untuk menjarah’,” terang Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, mengutip Detik.com, Kamis (15/10/20).

JG sendiri ditangkap pada 10 Oktober 2020 oleh Polda Sumut. Dari penangkapan terhadap JG, Polri mengamankan barang bukti seperti bom molotov.

“Sudah kita jadikan barang bukti, makanya kita bisa mendapatkan bom molotovnya ini (sambil menunjukkan barang bukti),” ucap Argo.

Baca juga : Ma’ruf Amin Soal Vaksin Covid-19: Meski Tidak Halal, Tetap Harus Distempel MUI

Menurut Argo, bom molotov itu yang disiapkan untuk melempar fasilitas umum. Dampaknya, kata Argo, ada mobil yang terbakar akibat dilempar bom molotov.

TagsJokowiKAMImahfud mdMenkopolhukamUU Cipta Kerja

Related articles More from author

  • Pengamat Soal Jokowi Hadiri Rakernas Projo: Kode Keras Dukung Ganjar
    Nasional

    Pengamat Soal Jokowi Hadiri Rakernas Projo: Kode Keras Dukung Ganjar

    24 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Teka-teki Nasib Karyawan Swasta yang Tak Dapat Rp600 Ribu dari Jokowi
    Nasional

    Misi Jokowi Punya UU Sapu Jagad Omnibus Terwujud, Ini Ceritanya!

    10 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Tanggapi Hasil Penyelidikan Komnas HAM Soal Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Lebih Keras
    Nasional

    Tanggapi Hasil Penyelidikan Komnas HAM Soal Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Lebih Keras

    4 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Kata Pengamat, Berikut Sejumlah Nama Menteri Jokowi yang Layak Diganti
    Nasional

    Kata Pengamat, Berikut Sejumlah Nama Menteri Jokowi yang Layak Diganti

    1 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Jurus Sovereign Wealth Fund Jokowi
    Nasional

    SWF: Jurus Sakti Terbaru Jokowi Kuatkan Ekonomi dan Sumber Dana Pembangunan

    26 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Berani Marah Takut Reshuffle, Pengamat: Jokowi Khawatir Anak dan Menantunya 'Didepak' di Pilkada
    Nasional

    Berani Marah Takut Reshuffle, Pengamat: Jokowi Khawatir Anak dan Menantunya ‘Didepak’ di Pilkada

    8 Agustus 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ternyata Tentara Aceh Merdeka Ada di Balik Kisruh Perobekan dan Pembakaran Bendera Merah Putih
    Nasional

    Ternyata Tentara Aceh Merdeka Ada di Balik Kisruh Perobekan dan Pembakaran Bendera Merah Putih

  • Kelanjutan Sidang Sengketa Pemilu, Pengamat: MK Bisa Putuskan Pemungutan Suara Ulang
    Nasional

    Kelanjutan Sidang Sengketa Pemilu, Pengamat: MK Bisa Putuskan Pemungutan Suara Ulang

  • Tambah Satu Gejala Utama Corona yang Harus Diwaspadai, Apa Lagi?
    Tips & Tutorial

    Tambah Satu Gejala Utama Corona yang Harus Diwaspadai, Apa Lagi?

  • Tak Bisa Salip Prabowo-Ganjar di Survei Capres, Anies Singgung Kemenangan Saat Pilkada 2017
    Nasional

    Tak Bisa Salip Prabowo-Ganjar di Survei Capres, Anies Singgung Kemenangan Saat Pilkada 2017

  • Nurdin Halid Ungkap Kenapa Dirinya Sarankan Ganjar Jadi Cawapres Airlangga di 2024
    Nasional

    Nurdin Halid Ungkap Kenapa Dirinya Sarankan Ganjar Jadi Cawapres Airlangga di 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.