TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dapat Penghargaan Jokowi Tahun 2015 tapi Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan KPK 2021

Dapat Penghargaan Jokowi Tahun 2015 tapi Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan KPK 2021

By Johan Arif
15 Mei 2021
573
0
Dapat Penghargaan Jokowi Tahun 2015 tapi Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan KPK 2021

TIKTAK.ID – Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menyatakan bahwa Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko, dinyatakan tidak lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sujanarko sendiri adalah pegawai KPK yang pernah menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo pada 2015 silam. Febri mengklaim dirinya kenal dekat dengan Sujanarko. Ia menilai Sujarnoko konsisten dalam membangun jaringan antikorupsi di dalam dan luar negeri.

“Namanya, Sujanarko, Direktur PJKAKI KPK, telah mengabdi di KPK sejak 2004. Pada 2015, Presiden @jokowi memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya sebagai tanda kehormatan karena dharma bakti yang besar pada nusa dan bangsa,” terang Febri melalui cuitannya di akun @febridiansyah, Senin (10/5/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

“Tapi saat ini namanya masuk dalam daftar 75 yang tak lolos tes wawasan kebangsaan KPK,” imbuhnya.

Febri menyebut Sujarnoko turut berperan membongkar kasus korupsi lintas negara, saat masih menjadi Direktur PJKAKI. Menurutnya, jaringan Sujarnoko dengan penegak hukum di luar negeri membuat KPK bisa mengakses bukti hingga mencari orang.

Sementara itu, Sujanarko membenarkan bahwa dirinya menjadi satu dari 75 pegawai yang tidak lolos TWK. Meski belum menerima informasi atau surat keputusan secara resmi, namun ia meyakini namanya berada di dalam daftar puluhan pegawai tersebut.

“Saya bangga dikelompokkan dengan 75 orang ini karena saya kenal dengan mereka semua. Mereka pegawai yang berintegritas, berkinerja tinggi, dan komitmen ke negara yang luar biasa,” tutur Sujanarko, Selasa (11/5/21).

Sujanarko juga membenarkan pernah menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya pada 2015 oleh Jokowi. Ia menilai penghargaan itu diberikan karena ia berjasa membangun jaringan kerja di tingkat nasional maupun internasional untuk mengefektifkan pemberantasan korupsi.

Ia menjelaskan, selama KPK berdiri, penghargaan tersebut baru diterima oleh tiga pegawai lembaga antirasuah.

“Pertama, Abdullah Hehamahua (mantan Penasihat KPK), yang dianggap berjasa membangun nilai di KPK. Kedua, Ina Susanti (mantan Direktur Monitoring Informasi dan Data), dinilai berjasa untuk mengenalkan modern investigasi atau investigasi yang menggunakan teknologi,” ucapnya.

TagsFebri DiansyahJokowiKPKSujanarkotes wawasan kebangsaan

Related articles More from author

  • Gak Kira-kira, 6 Tahun Jokowi Habiskan Uang Negara 1,29 Triliun Hanya untuk Propaganda Media
    Nasional

    Gak Kira-kira, 6 Tahun Jokowi Habiskan Uang Negara 1,29 Triliun Hanya untuk Propaganda Media

    25 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Nilai Jokowi Berubah Sikap Sejak NasDem Usung Anies, Pengamat: Ketidakdewasaan Politik
    Nasional

    Nilai Jokowi Berubah Sikap Sejak NasDem Usung Anies, Pengamat: Ketidakdewasaan Politik

    14 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Di Harlah NU ke-98 Anies Baswedan Doakan Jokowi
    Nasional

    Di Harlah NU ke-98 Anies Baswedan Doakan Jokowi

    2 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Namanya 2 Kali Disebut-sebut di Sidang Korupsi Benur, Fahri Hamzah Tantang KPK
    Nasional

    Namanya 2 Kali Disebut-sebut di Sidang Korupsi Benur, Fahri Hamzah Tantang KPK

    18 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Kenapa KPK Tak Beri Bantuan Hukum ke Firli?
    Nasional

    Kenapa KPK Tak Beri Bantuan Hukum ke Firli?

    2 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Buya Syafi'i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi
    Nasional

    Buya Syafi’i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi

    10 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Fans Didi Kempot Usulkan 5 Mei sebagai Hari Patah Hati Nasional
    Selebriti

    Fans Didi Kempot Usulkan 5 Mei sebagai Hari Patah Hati Nasional

  • Tak Bisa Salip Prabowo-Ganjar di Survei Capres, Anies Singgung Kemenangan Saat Pilkada 2017
    Nasional

    Tak Bisa Salip Prabowo-Ganjar di Survei Capres, Anies Singgung Kemenangan Saat Pilkada 2017

  • Ketahui Cara Diet Rendah Gula
    Tips & Tutorial

    Ketahui Cara Diet Rendah Gula

  • Pengakuan PM Inggris Langgar Aturan yang Dibuatnya Sendiri, Berujung Desakan Mengundurkan Diri
    Internasional

    Pengakuan PM Inggris Langgar Aturan yang Dibuatnya Sendiri, Berujung Desakan Mengundurkan Diri

  • Kunjungi Ponpes Al-Anwar Rembang, Prabowo Salat dan Berdoa di Kamar Mbah Moen
    Nasional

    Kunjungi Ponpes Al-Anwar Rembang, Prabowo Salat dan Berdoa di Kamar Mbah Moen

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.