TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Belanja Negara Lelet, Jokowi Ngamuk Lagi

Belanja Negara Lelet, Jokowi Ngamuk Lagi

By Joni Sitohang
20 November 2020
671
0
Belanja Negara Lelet, Jokowi Ngamuk Lagi

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkapkan kekesalannya di depan umum. Kali ini, Jokowi marah karena belanja Pemerintah belum terserap maksimal, padahal sudah di penghujung tahun. Jokowi menyampaikan hal itu ketika membuka rapat koordinasi pengadaan barang dan jasa Pemerintah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat secara virtual, seperti dikutip Kamis (19/11/20).

“Tadi Pak Ketua LKPP [Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah] sudah menyampaikan, ini bulan November sudah tanggal berapa ini? 18 November, tapi masih ada yang untuk proses konstruksi. Ini konstruksi lho ya, masih dalam proses Rp40 triliun, lalu ngerjainnya kapan?” ujar Jokowi dengan nada meninggi, seperti dilansir CNBCIndonesia.com.

Jokowi pun mengatakan tak habis pikir dengan rendahnya serapan belanja pengadaan barang dan jasa Pemerintah. Kemudian ia memaparkan alasan akselerasi belanja tidak ada perubahan setiap tahunnya.

Baca juga : Din Syamsuddin Sebut Pemanggilan Polisi ke Anies ‘Drama Penegakan Hukum Irasional dan Tidak Wajar’

“Terus nanti kalau misalnya itu sudah selesai, jadi barangnya kaya apa? Kalau bangun ya ambruk, kalau jembatan ya ambruk, karena hanya berapa bulan. Jangan sampai sekali lagi, diulang-ulang semuanya, hal ini menumpuk di akhir tahun,” ucap Jokowi.

Pria asal Solo ini menilai lambatnya proses pengadaan, baik yang berasal dari belanja Pemerintah Pusat maupun Daerah menjadi penyebab utama. Ia melanjutkan, ditambah dengan sikap sejumlah instansi Pemerintah yang bekerja biasa-biasa saja dalam situasi sekarang.

“Akibatnya seperti yang tadi saya sampaikan, realisasi belanja yang sudah dianggarkan baik di APBN, APBD menjadi terhambat. November masih Rp40 triliun dan itu masih konstruksi,” ulang Jokowi.

Baca juga : Jokowi: Banyak Pihak yang Belum Membaca dan Memahami UU Cipta Kerja

Jokowi menyatakan akselerasi belanja Pemerintah saat ini menjadi harapan yang bisa mendorong perekonomian nasional. Ia berharap belanja Pemerintah dapat meningkatkan perputaran uang di masyarakat.

“Pada kuartal kedua konsumsi Pemerintah berada di -6%, dan pada kuartal ketiga kita sudah masuk ke positif 9% kurang lebih. Hal itu yang men-trigger pertumbuhan ekonomi kita,” jelas Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi menegaskan jajaran menteri maupun Kepala Daerah perlu diberikan “peringatan” terkait rendahnya akselerasi serapan anggaran belanja kendati sudah memasuki penghujung tahun.

Baca juga : Jokowi Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

“Berdasarkan data tersebut, para menteri dan Kepala Daerah bisa diberikan alarm, bisa diberikan peringatan agar mereka melakukan langkah percepatan di kondisi pandemi seperti ini,” imbuhnya.

TagsAPBDAPBNBelanja NegaraJokowiKepala Daerah

Related articles More from author

  • Soal Kabar Reshuffle, Gerindra Pasrahkan Nasib Prabowo dan Edhy ke Jokowi
    Nasional

    Soal Kabar Reshuffle, Gerindra Pasrahkan Nasib Prabowo dan Edhy ke Jokowi

    30 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Beda Respons Jokowi dan Prabowo Soal Pemulangan WNI Eks ISIS
    Nasional

    Beda Respons Jokowi dan Prabowo Soal Pemulangan WNI Eks ISIS

    8 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Dituding Beli Ijazah dari Luar Negri, Gibran: Beli di Shopee Free Ongkir
    Nasional

    Dituding Beli Ijazah dari Luar Negri, Gibran: Beli di Shopee Free Ongkir

    13 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Kumpulkan Pimpinan TNI AL dan TNI AU di Istana, Ada Apa?
    Nasional

    Jokowi Kumpulkan Pimpinan TNI AL dan TNI AU di Istana, Ada Apa?

    18 November 2019
    By Johan Arif
  • Jokowi Panggil Ketua DPRD DKI, Bahas Suksesor Anies Baswedan?
    Nasional

    Jokowi Panggil Ketua DPRD DKI, Bahas Suksesor Anies Baswedan?

    13 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Stok Kosong, Jokowi Gagal Dapatkan Obat Terapi Covid-19 Saat Blusukan ke Apotek Bogor
    Nasional

    Stok Kosong, Jokowi Gagal Dapatkan Obat Terapi Covid-19 Saat Blusukan ke Apotek Bogor

    25 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Nagita Slavina Bisnis Baju Tidur, Gandeng Desainer Cynthia Tan
    Selebriti

    Nagita Slavina Bisnis Baju Tidur, Gandeng Desainer Cynthia Tan

  • Sempat Tertunda, Liu Yifei Akhirnya Resmi Terpilih Perankan Mulan Legenda China
    Selebriti

    Sempat Tertunda, Liu Yifei Akhirnya Resmi Terpilih Perankan Mulan Legenda China

  • Atasi Obesitas, Ini Buah yang Cocok untuk Diet
    Tips & Tutorial

    Atasi Obesitas, Ini Buah yang Cocok untuk Diet

  • TIKTAK.ID - Ratna Sarumpaet Buka Suara Soal Prabowo Masuk Kabinet Jokowi Pasca Bebas Bersyarat
    Nasional

    Buka Suara Usai Bebas Bersyarat, Ratna Sarumpaet: Secara Politis Tak Etis Prabowo Gabung Jokowi

  • Jokowi Sebut 4 Nama Calon Pemimpin Ibu Kota Anyar 'Nusantara', Ada Kemungkinan Pilih Ahok?
    Nasional

    Jokowi Sebut 4 Nama Calon Pemimpin Ibu Kota Anyar ‘Nusantara’, Ada Kemungkinan Pilih Ahok?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.