TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menteri PANRB soal Ancaman AI: Hanya Mempercepat, Tak Bisa Gantikan ASN

Menteri PANRB soal Ancaman AI: Hanya Mempercepat, Tak Bisa Gantikan ASN

By Adam Humain
26 Agustus 2026
0
0
Menteri PANRB soal Ancaman AI: Hanya Mempercepat, Tak Bisa Gantikan ASN

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa artificial intelligence (AI) tidak akan menggantikan peran aparatur sipil negara (ASN). Teknologi tersebut justru ditempatkan sebagai alat bantu untuk menguatkan kualitas analisis dan pelayanan publik.

Penegasan itu disampaikan Rini merespons ramainya perbincangan mengenai kemungkinan ASN terdampak efisiensi berbasis AI. “Kami memposisikan artificial intelligence sebagai alat bantu untuk memperkuat kualitas analisis dan pelayanan publik, bukan sebagai pengganti seluruh peran ASN,” kata Rini saat dihubungi, Rabu (26/8/2026).

Peran ASN yang Tak Bisa Diambil Mesin

Bagi Rini, kehadiran AI memang membawa banyak manfaat bagi birokrasi. Teknologi ini mampu mempercepat pekerjaan, mengolah data dalam jumlah besar, hingga menyajikan gambaran informasi yang lebih utuh sebagai bahan pengambilan keputusan.

Namun, sejumlah fungsi ASN tetap tidak mungkin diserahkan kepada teknologi. Beberapa contohnya adalah pertimbangan kebijakan, kemampuan membaca konteks sosial di lapangan, tanggung jawab administratif, serta empati ketika melayani masyarakat. “Hal-hal tersebut tidak dapat didelegasikan kepada mesin,” ujarnya.

Efisiensi Proses Kerja, Bukan Pemangkasan Pegawai

Rini menjelaskan bahwa efisiensi yang dimaksud pemerintah lebih mengarah pada efisiensi proses kerja. Pekerjaan yang bersifat konvensional dan rutin bisa dipercepat dengan bantuan AI, sehingga ASN punya ruang lebih besar untuk mengerjakan hal-hal yang bernilai tambah langsung bagi masyarakat.

Kapabilitas ASN Masuk Target Pembangunan Nasional

Dalam target rencana pembangunan nasional, kata Rini, sudah dibahas agenda peningkatan kapabilitas ASN dalam memanfaatkan AI. Aparatur diharapkan sanggup mengoptimalkan teknologi digital demi memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik.

Pemanfaatan AI, lanjut dia, harus disertai transformasi digital pemerintah. Tata kelola data lintas sektor yang saling berbagi pakai diyakini mampu mendongkrak kualitas pemanfaatan AI. “Dampaknya, ASN dapat bekerja lebih efisien, lebih optimal, dan lebih tepat karena berbasis data,” jelasnya.

Perumusan Kebijakan Makin Berbasis Data

Manfaat lain dari AI menurut Rini ada pada proses perumusan kebijakan. Dengan kecepatan dan akurasi tinggi, AI dapat mengolah data masif dari berbagai sumber sehingga kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas.

“Dengan begitu, perumusan kebijakan benar-benar berbasis data yang aktual dan komprehensif, bukan sekadar berbasis asumsi. Keputusan akhirnya tetap berada di tangan pengambil kebijakan, tetapi dasar pertimbangannya menjadi jauh lebih kuat,” kata dia.

Kompetensi ASN Jadi Syarat Penting

Meski AI semakin canggih, Rini menekankan bahwa kompetensi ASN tetap menjadi faktor krusial. Aparatur yang cakap memanfaatkan AI dinilai mampu menghadirkan pelayanan publik yang maksimal.

Karena itu, penerapan AI harus didahului peningkatan kompetensi ASN serta berjalan beriringan dengan transformasi digital pemerintah. Langkah ini dianggap membuat adopsi teknologi lebih tepat, dengan tetap memperhatikan aspek etika dan kedaulatan data.

“Pada akhirnya, kualitas pelayanan publik ditentukan oleh kombinasi antara teknologi yang andal dan ASN yang kompeten. AI memperkuat, ASN yang memutuskan dan melayani,” pungkas Rini.

Sorotan DPR Terkait AI dan Kinerja ASN

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf menyoroti pemanfaatan perkembangan teknologi, termasuk AI, dalam kinerja ASN. Ia juga menyinggung potensi efek efisiensi terhadap jumlah dan kinerja aparatur negara akibat kehadiran teknologi tersebut.

Sumber: detik.

Related articles More from author

  • Munculnya Sinyal PDIP Bakal Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran
    Nasional

    Munculnya Sinyal PDIP Bakal Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran

    21 September 2024
    By Joni Sitohang
  • Fadli Zon: Kebijakan Terbaik Jokowi adalah Mengangkat Prabowo Jadi Menhan
    Nasional

    Fadli Zon: Kebijakan Terbaik Jokowi adalah Mengangkat Prabowo Jadi Menhan

    6 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Aremania Somasi Jokowi ke Pengadilan Internasional, Gugat 9 Tuntutan
    Nasional

    Aremania Somasi Jokowi ke Pengadilan Internasional, Gugat 9 Tuntutan

    5 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Ketum PAN Diam-Diam Temui Ridwan Kamil, Terkait Pilpres?
    Nasional

    Ketum PAN Diam-Diam Temui Ridwan Kamil, Terkait Pilpres?

    30 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Sindir Kaesang, Buni Yani: Pemimpin Depok Harus Saleh dan Bukan Plonga-plongo
    Nasional

    Sindir Kaesang, Buni Yani: Pemimpin Depok Harus Saleh dan Bukan Plonga-plongo

    22 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Bamsoet Lempar Wacana Jokowi Lanjut Presiden, Sudirman Said: Elite Perilakunya Meresahkan
    Nasional

    Bamsoet Lempar Wacana Jokowi Lanjut Presiden, Sudirman Said: Elite Perilakunya Meresahkan

    19 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Mahkamah Konstitusi Panggil Jokowi Hadapi Gugatan Perppu Corona
    Nasional

    Mahkamah Konstitusi Panggil Jokowi Hadapi Gugatan Perppu Corona

  • Pandemi Kekang Perayaan Malam Tahun Baru di Seluruh Dunia
    Internasional

    Pandemi Kekang Perayaan Malam Tahun Baru di Seluruh Dunia

  • PBNU Bantah Klaim Cak Imin: Tidak Ada Titipan Khusus ke PKB
    Nasional

    PBNU Bantah Klaim Cak Imin: Tidak Ada Titipan Khusus ke PKB

  • Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!
    Nasional

    Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!

  • Desain Berbeda Xiaomi 13 dan 13 Pro, Kotak Mirip iPhone
    Teknologi

    Desain Berbeda Xiaomi 13 dan 13 Pro, Kotak Mirip iPhone

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.