TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!

Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!

By Joni Sitohang
5 Agustus 2022
454
0
Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!

TIKTAK.ID – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyoroti kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang mengganti nama “Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)” dengan istilah “Rumah Sehat untuk Jakarta”. Prasetyo mendesak Anies agar tidak membuat kebijakan ngawur.

“Yang terasa langsung gitu kesuksesannya di tengah masyarakat, bukan hanya ganti-ganti nama. Kemarin nama jalan, sekarang rumah sakit. Setop deh membuat kebijakan ngawur,” ujar Prasetyo, seperti dilansir detik.com, Rabu (3/8/22).

Kemudian politikus PDIP tersebut menilai penamaan rumah sakit lebih banyak diketahui masyarakat, termasuk telah tertera dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Baca juga : Rekening Koperasi 212 Diblokir PPATK Usai Temuan Aliran Dana ACT

“Jadi memang aturannya pada Pasal 1 jelas namanya ‘rumah sakit’. Dari dulu jika kita sakit ke mana sih larinya, ya ke rumah sakit. Memang namanya rumah sakit ya untuk mengobati penyakit, logikanya kan begitu. Kalau sudah sehat ya kerja dan beraktivitas kembali,” tutur Prasetyo.

Prasetyo mengatakan Jakarta punya permasalahan yang harus segera ditangani oleh Pemprov, salah satunya soal tingkat kemiskinan. Untuk itu, dia menganggap warga perlu solusi dibanding perubahan nama.

“Ini Jakarta lho, lihat tuh Tanah Tinggi, Johar. Mereka perlu sentuhan Pemerintah, butuh solusi dengan pprogra-program yang baik. Bukan ganti-ganti nama begitu, itu nggak dibutuhkan masyarakat,” tegas Prasetyo.

Baca juga : PPATK Sodorkan Daftar 176 Lembaga Diduga Selewengkan Donasi Serupa ACT

Senada dengan Prasetyo, Anggota DPRD DKI F-PDIP Gilbert Simanjuntak menyatakan perubahan nama itu malah membingungkan.

“Mengartikan bahasa Inggris ‘hospital’ akan jadi dua arti, Rumah Sehat untuk RSUD DKI dan Rumah Sakit buat RS di luar RSUD, dan keduanya punya arti yang berbeda. Ini akan membingungkan mereka yang sekolah, sama seperti arti rumah singgah yang beda dari rumah tinggal. Secara nasional juga RS adalah singkatan rumah sakit, bukan rumah sehat,” ucap Gilbert.

Menurut Gilbert, Pemprov DKI tidak dapat sembarangan mengganti istilah “Rumah Sakit” tanpa minta pendapat Kemenkes. Dia bahkan menuding penjenamaan “Rumah Sehat” untuk mengalihkan insiden pagar tribun Jakarta International Stadium (JIS) yang roboh.

Baca juga : Erick Thohir Jadi Usulan Favorit Capres 2024 di PAN Jatim

“DKI tidak boleh sembarangan mengganti tanpa membicarakan hal ini dengan ahli tata bahasa dan meminta pendapat dari Kemenkes. Ini bukan seperti penamaan jalan yang menjadi wewenang DKI dan tidak jelas alasannya, membingungkan dan menimbulkan penolakan masyarakat. Terlebih perubahan nama RS dilakukan 2 bulan menjelang berakhir jabatan,” jelas Gilbert.

TagsAniesAnies BaswedanDPRD DKIPrasetyo Edi MarsudiRSUDRumah Sehat

Related articles More from author

  • Pemprov DKI Kembali Mengadakan Nikah Massal Saat Perayaan Tahun Baru
    NasionalViral

    Baru Mulai Tausiyah Nikah, Ustaz Adi Hidayat Ditinggal ‘Ngacir’ Jemaah

    2 Januari 2020
    By
  • Pengamat Sebut JK Sosok yang Bikin Anies Bisa Maju Capres 2024
    Nasional

    Pengamat Sebut JK Sosok yang Bikin Anies Bisa Maju Capres 2024

    24 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • ‘Bocoran’ Putusan Sengketa Pilpres Bikin Heboh, MK: Bukan dari Kami
    Nasional

    ‘Bocoran’ Putusan Sengketa Pilpres Bikin Heboh, MK: Bukan dari Kami

    25 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Kasus Corona DKI Meningkat, Anies: Tujuan Kita Menyelamatkan Warga, Bukan Menurunkan Grafik
    Nasional

    Kasus Corona DKI Meningkat, Anies: Tujuan Kita Menyelamatkan Warga, Bukan Menurunkan Grafik

    15 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Sebut Pertarungan Anies vs Prabowo di Pilpres 2024 Tak Bakal Terjadi karena Faktor iniGerindra Sebut Pertarungan Anies vs Prabowo di Pilpres 2024 Tak Bakal Terjadi karena Faktor ini
    Nasional

    Gerindra Sebut Pertarungan Anies vs Prabowo di Pilpres 2024 Tak Bakal Terjadi karena Faktor ini

    24 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Dukung Anies Jual Saham Bir, MUI Surati DPRD DKI
    Nasional

    Dukung Anies Jual Saham Bir, MUI Surati DPRD DKI

    13 Maret 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf
    Nasional

    Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf

  • Jokowi Buka Suara Soal Isu Dugaan Mark Up Whoosh
    Nasional

    Jokowi Buka Suara Soal Isu Dugaan Mark Up Whoosh

  • Panglima TNI Respons Tudingan Gatot Soal 'Komunis Susupi Angkatan Darat'
    Nasional

    Panglima TNI Respons Tudingan Gatot Soal ‘Komunis Susupi Angkatan Darat’

  • Bonucci: Kehadiran Ronaldo Malah Membuat Pemain Juventus Bersantai
    Olahraga

    Bonucci: Kehadiran Ronaldo Malah Membuat Pemain Juventus Bersantai

  • Hasil Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Kalahkan Jokowi
    Nasional

    Sebut Bisa Cegah Polarisasi, Relawan Jokpro Gaungkan Jokowi-Prabowo untuk 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.