TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Belum Dapat Jubir Baru, Poyuono: Kayak Pak Soeharto Aja Gak Usah Jubir-jubiran

Jokowi Belum Dapat Jubir Baru, Poyuono: Kayak Pak Soeharto Aja Gak Usah Jubir-jubiran

By Joni Sitohang
14 November 2021
494
0
Jokowi Belum Dapat Jubir Baru, Poyuono: Kayak Pak Soeharto Aja Gak Usah Jubir-jubiran

TIKTAK.ID – Politikus Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu memiliki juru bicara (Jubir) baru pengganti Fadjroel Rachman. Arief menyebut Presiden Jokowi dapat meniru Presiden Kedua RI, Soeharto .

“Seperti Pak Soeharto saja, enggak usah ada Jubir-jubiran. Yang ada hanya menteri penerangan saja waktu itu,” ujar Arief Poyuono, seperti dilansir SINDOnews, Jumat (12/11/21).

Kemudian Arief menganalisis pernyataan Presiden Jokowi yang mengklaim masih mampu memberikan informasi ke masyarakat tanpa adanya Jubir.

Baca juga : Usai Tanam Padi Sambil Hujan-hujanan, Puan Panen Sindiran

“Saya rasa maksudnya Kang Mas itu Jubir Presiden tidak terlalu diperlukan saat ini,” ucap Arief.

Sebab, Arief menganggap pernyataan yang langsung disampaikan oleh Presiden Jokowi akan lebih valid. Oleh sebab itu, dia menilai Presiden Jokowi tidak perlu lagi memiliki seorang Jubir.

“Karena ada banyak pejabat yang harusnya bisa mewakili suara presiden dalam menyampaikan informasi-informasi kepresidenan, tapi tidak berfungsi. Contohnya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Sekretariat Kabinet (Setkab), dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Mereka itu kan bisa menjadi Jubir Presiden secara langsung,” tutur Arief.

Baca juga : KPK Tiba-tiba Diminta Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula-E, Ada Apa?

Arief pun menyatakan bakal lebih efektif dan efisien jika tidak ada lagi Jubir Presiden.

“Dengan begitu, justru dapat mengurangi miskomunikasi yang membuat masyarakat bingung. Irit anggaran juga, lantaran tidak perlu menggaji Jubir Presiden dan mengeluarkan anggaran untuk Jubir,” sambung Arief.

Pasalnya, Arief mengklaim selama ini Jubir Presiden maupun staf khusus presiden kerap membuat kekacauan informasi.

“Sehingga membuat gaduh saja, dan pada akhirnya Jokowi sendiri yang harus menjelaskan ke publik kalau sudah gaduh-gaduh,” ungkap Arief.

Baca juga : Beda dengan MUI, Gusdurian dan BEM UI Dukung Peraturan Kontroversial Nadiem Makarim

Untuk diketahui, Presiden Jokowi masih belum memilih Jubir baru setelah Fadjroel Rachman menjadi Duta Besar Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo menduga Jokowi trauma dengan Jubirnya yang lama.

“Mungkin Pak Jokowi agak trauma dengan Jubirnya yang kemarin. Jadi daripada Jubirnya kayak gitu sih mending gue sendiri deh, mungkin begitu,” kata Kunto, Jumat (12/11/21).

Baca juga : Ditantang Jokowi Balapan di Formula E Jakarta, Sean Gelael Tertawa

Kunto mengaku percaya dengan kemampuan komunikasi Jokowi yang sudah terbukti efektif.

“Bahkan juga mau di-doorstop oleh wartawan. Jadi menurut saya itu peranan Jubir jadi agak berkurang,” imbuhnya.

TagsArief PoyuonoJokowiSoeharto

Related articles More from author

  • Jokowi Bakal Kunjungi Papua, 4.500 Aparat Dikerahkan
    Nasional

    Jokowi Bakal Kunjungi Papua, 4.500 Aparat Dikerahkan

    5 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Saat Timteng Memamnas Kenapa Jokowi Kunjungi UEA
    InternasionalNasional

    Saat Situasi Timteng Masih Tegang, Kenapa Jokowi Justru Kunjungi UEA?

    10 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Tanggapan Gibran Soal Perintah Jokowi Pakai Kendaraan Listrik
    Nasional

    Tanggapan Gibran Soal Perintah Jokowi Pakai Kendaraan Listrik

    22 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Warga Padang Gugat Jokowi Hingga Sri Mulyani Rp60 M, Apa Latar Belakangnya?
    Nasional

    Warga Padang Gugat Jokowi Hingga Sri Mulyani Rp60 M, Apa Latar Belakangnya?

    30 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Ajak Negara Tetangga Adakan 'ASEAN Travel Corridor', DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian
    Nasional

    Ajak Negara Tetangga Adakan ‘ASEAN Travel Corridor’, DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Survei LSI Ungkap Mayoritas Masyarakat Tolak Wacana Penundaan Pemilu
    Nasional

    Survei LSI Ungkap Mayoritas Masyarakat Tolak Wacana Penundaan Pemilu

    5 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ketua Komisi III Habiburokhman Sebut Koalisi Sipil Pemalas Soal Pasal di KUHAP Baru
    Nasional

    Ketua Komisi III Habiburokhman Sebut Koalisi Sipil Pemalas Soal Pasal di KUHAP Baru

  • Bamsoet Lempar Wacana Jokowi Lanjut Presiden, Sudirman Said: Elite Perilakunya Meresahkan
    Nasional

    Bamsoet Lempar Wacana Jokowi Lanjut Presiden, Sudirman Said: Elite Perilakunya Meresahkan

  • Puan Beberkan Pembicaraan dengan Prabowo, SBY dan Jokowi Saat Retret Kepala Daerah
    Nasional

    Puan Beberkan Pembicaraan dengan Prabowo, SBY dan Jokowi Saat Retret Kepala Daerah

  • Manfaatkan Aplikasi Meeting Online ini untuk Silaturahmi Lebaran
    Teknologi

    Manfaatkan Aplikasi Meeting Online ini untuk Silaturahmi Lebaran

  • NasDem Mendadak Larang Kadernya Kritik Jokowi, Kenapa?
    Nasional

    NasDem Mendadak Larang Kadernya Kritik Jokowi, Kenapa?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.