TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola

Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola

By William Putra Wijaya
2 Desember 2021
520
0
Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola

TIKTAK.ID – Asosiasi Medis Dunia memperingatkan bahwa mutasi lebih lanjut virus Covid-19 dapat menelurkan jenis varian yang sangat menular seperti varian Delta dan sama mematikannya seperti virus Ebola.

Ketua masyarakat dokter global (WMA), Frank Ulrich Montgomery menyampaikan kekhawatirannya itu kepada surat kabar kelompok media Jerman Funke pada Sabtu (27/11/21), seperti yang dilaporkan RT.

Dia menekankan pentingnya tidak “memberi kesempatan kepada virus” untuk bermutasi lebih jauh. Untuk dapat melakukan itu, mungkin perlu untuk terus “memvaksinasi dunia selama bertahun-tahun” yang akan datang, kata Montgomery.

Virus Ebola, yang efek mengerikannya pada manusia dapat ditandingi oleh jenis Covid baru seperti yang diperingatkan oleh Ketua WMA, pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Sudan Selatan dan Republik Demokratik Kongo. Wabah paling mematikan hingga saat ini terjadi di Afrika Barat antara 2014 dan 2016, yang merenggut lebih dari 11 ribu nyawa.

Penyakit yang dibawa oleh virus ini menyebabkan demam parah dan pendarahan internal, dengan tingkat kematian rata-rata sekitar 50 persen, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Beberapa strain yang diketahui, bagaimanapun, telah menyebabkan kematian pada 90 persen dari semua kasus yang menakutkan itu.

Terkait dengan Tanah Airnya, Jerman, Montgomery memperingatkan bahwa jumlah infeksi Covid kemungkinan akan berlipat ganda dalam sepuluh hari mendatang. Dia juga menyerukan pengenalan tindakan yang lebih ketat di negara itu, mendesak pihak berwenang untuk menutup semua pasar Natal dan melarang perayaan, termasuk pesta kembang api.

Jika gelombang keempat Covid masih belum mereda, menurut Montgomery penutupan dan penguncian bisnis nasional mungkin diperlukan. Setiap tindakan yang diambil sekarang ini hanya akan memiliki efek nyata dalam waktu dua minggu dan, bersama dengan kampanye vaksinasi, penundaannya bisa selama enam minggu, katanya.

Prediksi suram datang setelah penemuan strain Omicron baru di Afrika Selatan.

Pada Jumat kemarin, Organisasi Kesehatan Word (WHO) secara resmi menetapkan Omicron sebagai “varian perlu mendapat perhatian khusus”.

Sementara para ilmuwan masih mempelajari jenis baru itu, dengan kekhawatiran yang telah disuarakan bahwa varian Covid yang sangat bermutasi ini bisa lebih menular daripada pendahulunya.

TagsAsosiasi Medis DuniaBerita Dunia Hari IniCOVID-19EbolaVarian Baru Covid-19

Related articles More from author

  • Baghdad Protes Keras Serangan Turki ke Kurdi di Irak
    Internasional

    Baghdad Protes Keras Serangan Turki ke Kurdi di Irak

    21 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jenderal Militer Sebut Keputusan AS di Afghanistan sebagai ‘Kegagalan Strategis’
    Internasional

    Jenderal Militer Sebut Keputusan AS di Afghanistan sebagai ‘Kegagalan Strategis’

    1 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Corona di Jakarta Meningkat, PDIP DKI: Anies Seharusnya Fokus Pengawasan di Lapangan
    Nasional

    Corona di Jakarta Meningkat, PDIP DKI: Anies Seharusnya Fokus Pengawasan di Lapangan

    17 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Mengejutkan! Kardinal Meksiko Sebut Vaksin Covid-19 Mengandung ‘Setan’
    Internasional

    Mengejutkan! Kardinal Meksiko Sebut Vaksin Covid-19 Mengandung ‘Setan’

    20 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Edhy Prabowo: Lebih Dari Hukuman Mati Saya Siap!
    Nasional

    Edhy Prabowo: Lebih Dari Hukuman Mati Saya Siap!

    26 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Metode Iran Tekan Laju Kematian Akibat Corona Ditiru Amerika dan Negara-negara Eropa
    Internasional

    Metode Iran Tekan Laju Kematian Akibat Corona Ditiru Amerika dan Negara-negara Eropa

    16 April 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Kunjung Temukan Calon Alternatif Tandingi Gibran Jokowi, PKS Akhirnya 'Nyerah' di Pilkada Solo
    Nasional

    Tak Kunjung Temukan Calon Alternatif Tandingi Gibran Jokowi, PKS Akhirnya ‘Nyerah’ di Pilkada Solo

  • Teknologi

    Andalkan Kecerdasan Buatan ala TikTok, Instagram Reels Makin Diminati Pengguna

  • Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika
    Nasional

    Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika

  • Nasib Donasi yang Masih Dikelola Setelah ACT Dilarang Pemerintah
    Nasional

    Nasib Donasi yang Masih Dikelola Setelah ACT Dilarang Pemerintah

  • Sekjen Isyana Respons Isu Kaesang Gabung PSI
    Nasional

    Sekjen Isyana Respons Isu Kaesang Gabung PSI

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.