TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Disorot Usai Indeks Persepsi Korupsi Merosot, KPK: Tanggung Jawab Banyak Pihak

Disorot Usai Indeks Persepsi Korupsi Merosot, KPK: Tanggung Jawab Banyak Pihak

By Joni Sitohang
14 Februari 2023
422
0
Disorot Usai Indeks Persepsi Korupsi Merosot, KPK: Tanggung Jawab Banyak Pihak

TIKTAK.ID – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri menyatakan bahwa penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) adalah tanggung jawab banyak pihak. Dia menegaskan bahwa tanggung jawab itu bukan semua ditujukan kepada KPK.

“Tak semua diarahkan kepada KPK,” ujar Ali dalam diskusi di Jakarta, Minggu (12/2/23), seperti dilansir Republika.co.id.

Menurut Ali, bila dibedah penyebab dari penurunan IPK, hampir semua lembaga di negeri ini turut bertanggung jawab.

Baca juga : Anies Baswedan Buka Suara Soal Heboh Surat Utang Rp 50 Miliar untuk Pilgub DKI

“IPK banyak variabel dan komponennya. Kalau mau objektif, jika dilihat dari komponen penilaiannya, harus objektif siapa saja yang harus bertanggung jawab,” ucap Ali.

Ali juga menyampaikan hal itu melalui diskusi yang digelar Total Politik dengan tema “Persepsi Korupsi Melorot, Kinerja Pemberantasan Korupsi Disorot”.

Untuk diketahui, berdasarkan data Transparency International Indonesia, IPK Indonesia terjun dari yang semula menempati peringkat 96 pada 2021 menjadi peringkat 110 pada 2022 dari 180 negara.

Baca juga : PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin

Ali pun mengaku heran, karena negara lain tidak seramai Indonesia dalam menanggapi hasil IPK.

“Apalagi kemudian fokusnya hanya seolah-olah tanggung jawab KPK. Kita tahu bahwa kata kuncinya korupsi, jadi wajar saja kalau semua orang cara pandang matanya ke KPK semua,” terang Ali.

Lucunya, kata Ali, penurunan indeks tersebut dikaitkan dengan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), perubahan Undang-Undang KPK hingga pimpinan KPK yang dianggap ugal-ugalan.

Baca juga : Pengamat Beberkan Potensi Ganjar Gagal Nyapres Jika KIR Gabung ke KIB

“Artinya belum paham apa sih IPK itu, jangan hal-hal teknis justru dikaitkan dengan naik-turunnya IPK,” tutur Ali.

Ali lantas berharap agar semua pihak dapat bertanggung jawab dan tidak boleh saling menyalahkan.

“Kalau memang mau optimistis memperbaiki angka IPK, maka sama-sama mencari solusi,” jelas Ali.

Di sisi lain, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhan menganggap IPK mengalami penurunan karena tidak sejalannya Pemerintah dalam memberantas korupsi. Dia menyebut KPK saat ini berbeda dengan KPK yang dulu.

Baca juga : Daftar Bakal Capres Partai Ummat: Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan Prabowo Subianto

“Pertama kami menduga tadi soal politisasi. Kami menduga itu yang sekarang tengah mewarnai penegakan hukum kita, saya ambil contoh yang ditangani KPK. Ada sejumlah kasus yang sekarang menjadi perdebatan, karena ada beberapa pegawai yang tiba-tiba dikembalikan di instansi asalnya tanpa ada argumentasi yang jelas,” kata Kurnia di Jakarta Selatan, Minggu (12/2/23), mengutip detik.com.

TagsAli FikriKorupsiKPK

Related articles More from author

  • Ajukan Bukti Baru, Pegawai KPK Tak Lolos TWK Desak Dewas Usut Dugaan Pelanggaran Etik Firli Cs
    Nasional

    Pintu KPK Makin Tertutup untuk Novel Baswedan Cs

    13 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Menantu Jokowi Datangi KPK, Diperiksa Soal Kasus Apa?
    Nasional

    Menantu Jokowi Datangi KPK, Diperiksa Soal Kasus Apa?

    2 Mei 2025
    By Joni Sitohang
  • Tjahjo Puji Firli Hanya Soal 1 Periode 2 Menteri Kena OTT KPK, ICW Tak Terima
    Nasional

    Tjahjo Puji Firli Hanya Soal 1 Periode 2 Menteri Kena OTT KPK, ICW Tak Terima

    24 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Terendus Ada di Luar Negeri, Demokrat Desak Negara Bantu KPK Tangkap Harun Masiku
    Nasional

    Terendus Ada di Luar Negeri, Demokrat Desak Negara Bantu KPK Tangkap Harun Masiku

    25 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jubirsus Gerindra Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik untuk Dewan Pengawas KPK
    Nasional

    Jubirsus Gerindra Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik untuk Dewan Pengawas KPK

    8 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Usai Stop Kasus Izin Tambang yang Rugikan Negara Rp2,7 Triliun, KPK Disebut ‘Telmi’
    Nasional

    Usai Stop Kasus Izin Tambang yang Rugikan Negara Rp2,7 Triliun, KPK Disebut ‘Telmi’

    31 Desember 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Demokrat Temui Anies, Pengamat: Penjajakan Pilpres 2024 dan Muluskan Karir AHY
    Nasional

    Demokrat Temui Anies, Pengamat: Penjajakan Pilpres 2024 dan Muluskan Karir AHY

  • Minta Hakim Tolak Praperadilan Delpedro, Polda Metro: Penangkapan Tersangka Sesuai Aturan
    Nasional

    Minta Hakim Tolak Praperadilan Delpedro, Polda Metro: Penangkapan Tersangka Sesuai Aturan

  • Kasus Covid-19 DKI Pecah Rekor Lagi, Anggota DPRD: Anies Terlalu Banyak Cengengesan
    Nasional

    Kasus Covid-19 DKI Pecah Rekor Lagi, Anggota DPRD: Anies Terlalu Banyak Cengengesan

  • Petinggi PPP Beri Respons Usai Diisukan Duetkan Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024
    Nasional

    Petinggi PPP Beri Respons Usai Diisukan Duetkan Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024

  • Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19
    Internasional

    Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.