TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demi Bahasa Indonesia, Nadiem Tolak Usul PM Malaysia

Demi Bahasa Indonesia, Nadiem Tolak Usul PM Malaysia

By Joni Sitohang
7 April 2022
890
0
Begini Rencana Mendikbud dan Gubernur DKI Soal Kelanjutan Tahun Ajaran Baru 2020/2021

TIKTAK.ID – Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob mengusulkan agar memperkuat bahasa Melayu sebagai bahasa perantara dan bahasa resmi ASEAN. Namun Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim diketahui telah menolak usulan tersebut.

Nadiem mengklaim bakal mengutamakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi organisasi negara Asia Tenggara itu.

“Saya sebagai Mendikbudristek, tentu menolak usulan itu,” terang Nadiem, seperti dilansir CNNIndonesia.com dari Antara, Senin (4/4/22).

Baca juga : Bahar Smith Didakwa Sebar Hoaks Soal Habib Rizieq

“Akan tetapi, karena ada keinginan dari negara sahabat kita untuk mengajukan bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN, tentu keinginan tersebut perlu dikaji dan dibahas lebih lanjut di tataran regional,” imbuhnya.

Kemudian Nadiem mengimbau seluruh masyarakat bahu-membahu dengan Pemerintah agar terus memberdayakan dan membela bahasa Indonesia. Dia menegaskan, bahasa Indonesia lebih layak untuk dikedepankan dengan mempertimbangkan keunggulan historis, hukum, dan linguistik.

Nadiem memaparkan, di tingkat internasional, bahasa Indonesia telah menjadi bahasa terbesar di Asia Tenggara dan penyebarannya mencakup 47 negara di seluruh dunia.

Baca juga : DPC PPP Bekasi Pasang Billboard ‘Anies For Presiden 2024’, Begini Respons DPP

Nadiem juga menyebut pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) sudah diselenggarakan oleh 428 lembaga, baik yang difasilitasi oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, maupun yang diselenggarakan secara mandiri oleh pegiat BIPA, Pemerintah, dan lembaga di seluruh dunia.

Tidak hanya itu, kata Nadeim, Bahasa Indonesia juga diajarkan sebagai mata kuliah di sejumlah kampus kelas dunia di Eropa, Amerika Serikat, Australia, dan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Asia.

“Dengan semua keunggulan yang dimiliki bahasa Indonesia dari aspek historis, hukum, dan linguistik, serta bagaimana bahasa Indonesia mampu menjadi bahasa yang diakui secara internasional, sudah selayaknya bahasa Indonesia duduk di posisi terdepan. Bahkan bila memungkinkan, menjadi bahasa pengantar untuk pertemuan-pertemuan resmi ASEAN,” tegas Nadiem.

Baca juga : Kemunculan Spanduk ‘Panglima PKI’ Bergambar Andika Perkasa Bikin Heboh

Sekadar informasi, peran Bahasa Indonesia diperkuat dengan Undang-Undang dan peraturan-peraturan hukum. Pascakemerdekaan Indonesia, Pasal 36 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia menyatakan Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia.

Mengutip detik.com, status dan fungsi bahasa Indonesia ditegaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

TagsASEANIsmail Sabrimendikbudristeknadiem makarimPM Malaysia

Related articles More from author

  • Tebus 3 Dosa Besar Sistem Pendidikan, Nadiem Buat Kurikulum Moderasi Agama
    Nasional

    Tebus 3 Dosa Besar Sistem Pendidikan, Nadiem Buat Kurikulum Moderasi Agama

    24 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Resmi, Ini Formasi Lengkap Kabinet Indonesia Maju yang Diumumkan Jokowi
    Nasional

    Sederet Menteri yang Bikin Geger di Tahun Pertama Jokowi-Ma’ruf

    21 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Digugat Soal Gaji Guru Honorer Rp300 Ribu, Nadiem: Itu Prioritas Utama Saya, Mohon Bersabar
    Nasional

    Digugat Soal Gaji Guru Honorer Rp300 Ribu, Nadiem: Itu Prioritas Utama Saya, Mohon Bersabar

    18 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Kedatangan Jokowi Tak Disambut Pejabat Tinggi AS, Begini Kata Kemlu
    Nasional

    Kedatangan Jokowi Tak Disambut Pejabat Tinggi AS, Begini Kata Kemlu

    13 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Media Asing Bahas Nasib RI Usai Jokowi Lengser di 2024
    Nasional

    Media Asing Bahas Nasib RI Usai Jokowi Lengser di 2024

    19 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Dukung Statemen Haedar Nashir, Ini Kata Rizal Ramli Soal Buzzer Jokowi
    Nasional

    Dukung Statemen Haedar Nashir, Ini Kata Rizal Ramli Soal Buzzer Jokowi

    10 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Khofifah Serius Tentang MRT Surabaya
    Nasional

    Khofifah Janji, Jatim Punya MRT dan LRT Seperti Jakarta Tak Lama Lagi

  • Damaskus Sesalkan Aksi Ilegal Amerika Kirim 100 Kendaraan Militer ke Suriah
    Internasional

    Damaskus Sesalkan Aksi Ilegal Amerika Kirim 100 Kendaraan Militer ke Suriah

  • Antisipasi Kabur ke Luar Negeri, Polri Minta Imigrasi Cekal 4 Bos ACT
    Nasional

    Antisipasi Kabur ke Luar Negeri, Polri Minta Imigrasi Cekal 4 Bos ACT

  • Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid
    Internasional

    Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

  • Minho SHINee Jadi Fotografer Lepas di Drama ‘The Fabulous'
    Selebriti

    Minho SHINee Jadi Fotografer Lepas di Drama ‘The Fabulous’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.