TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kritik Menag Yaqut Ucapkan Selamat untuk Penganut Baha’i, Politisi PKS: Jangan Picu Polemik

Kritik Menag Yaqut Ucapkan Selamat untuk Penganut Baha’i, Politisi PKS: Jangan Picu Polemik

By Joni Sitohang
30 Juli 2021
356
0
Kritik Menag Yaqut Ucapkan Selamat untuk Penganut Baha'i, Politisi PKS: Jangan Picu Polemik

TIKTAK.ID – Anggota Komisi VIII DPR dari fraksi PKS, Bukhori Yusuf menyoroti Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas soal ucapan selamat kepada penganut agama Baha’i di Indonesia beberapa waktu silam. Bukhori mengimbau Yaqut untuk menghindari perbuatan yang berpotensi memicu polemik dan pertentangan di tengah masyarakat, sehingga mengganggu kinerja lembaganya.

Bukhori mengatakan bahwa ucapan selamat Hari Raya ke penganut agama Baha’i di Tanah Air tidak mempunyai urgensi apapun. Ia pun mengaku khawatir bila ucapan itu justru akan mengusik sensitivitas para penganut agama lain.

“Saya meminta Menteri Agama supaya menghindari perbuatan yang berpotensi memicu polemik sehingga mengusik fokus Kementerian Agama dalam menjalankan tupoksinya selama penanganan pandemi,” ujar Bukhori melalui keterangannya, Kamis (29/7/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Minta Semua Pihak Bersiap, Jokowi: Kita Akan Alami Multibencana dalam Waktu Bersamaan

“Hal itu tidak ada urgensinya. Sementara, patut disayangkan karena apa yang disampaikan oleh Menteri Agama dilakukan atas nama negara,” sambung Bukhori.

Menurut Bukhori, ucapan selamat dari Yaqut mengesankan Baha’i sudah diakui secara resmi oleh Pemerintah. Padahal, kata Bukhori, negara hingga saat ini masih belum mengakui agama itu.

Untuk itu, Bukhori khawatir jika ucapan Yaqut akan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Ia menyebut berdasarkan Undang-Undang No.1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, pasal 1 menyatakan hanya ada enam agama di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konfusius.

Baca juga : Ajukan Bukti Baru, Pegawai KPK Tak Lolos TWK Desak Dewas Usut Dugaan Pelanggaran Etik Firli Cs

Bukhori mengklaim bahwa dirinya memahami sikap inklusif yang dilakukan Pemerintah. Meski begitu, ia menilai Pemerintah seharusnya memakai narasi yang cermat, proporsional, dan bijaksana.

“Apa yang dilakukan oleh Pemerintah, kami lihat sudah melampaui koridor atau batasan hukum yang jelas, sehingga perlu kami ingatkan,” tegas Bukhori.

Untuk diketahui, Yaqut sempat memberikan ucapan selamat Hari Raya Naw Ruz, yakni hari raya penganut agama Baha’i, melalui video dan ramai di media sosial. Ucapan tersebut pun menuai kritik dari MUI yang menyebut Yaqut telah “offside”.

Baca juga : Cederai Rasa Keadilan, Pengamat Minta Hotel Mewah Gratis untuk Isoman Anggota DPR Dibatalkan

Baha’i sendiri adalah agama yang lahir di Persia pada 23 Mei 1844. Agama tersebut masuk ke Indonesia pada 1878 silam. Kemenag memaparkan bahwa penganut Baha’i di Indonesia kini mencapai sekitar 5.000 orang.

TagsBaha'iBukhori YusufMenag YaqutPKSYaqut Cholil Qoumas

Related articles More from author

  • Sederet Menteri hingga Megawati Sindir Balik Anies Usai Kritikan ke Jokowi
    Nasional

    Sederet Menteri hingga Megawati Sindir Balik Anies Usai Kritikan ke Jokowi

    18 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Presiden PKS: Amankan Suara Rakyat yang Tidak Puas Dengan Jokowi!
    Nasional

    PKS Prediksi Utang Warisan Jokowi dalam 10 Tahun Capai Rp 7 Ribu Triliun

    1 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Zulhas: Ahmad Luthfi Sudah Ajukan Pengunduran Diri
    Nasional

    Zulhas: Ahmad Luthfi Sudah Ajukan Pengunduran Diri

    11 September 2024
    By Joni Sitohang
  • Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP
    Nasional

    Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Mardani Ali Sera Soal Anies Baswedan
    Nasional

    PKS: Harus Diakui, Anies Baswedan Lebih Cekatan dan Profesional Ketimbang Menkes Terawan

    7 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Zulhas Bantah Sekjen PKS Soal Jokowi Tawarkan Kaesang ke Parpol untuk Pilgub Jakarta
    Nasional

    Zulhas Bantah Sekjen PKS Soal Jokowi Tawarkan Kaesang ke Parpol untuk Pilgub Jakarta

    6 Juli 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Aisha Al-Muhajiri
    Internasional

    Aneh! Dinas Intelijen Saudi Tangkap Ulama Perempuan karena Ngajar Ngaji di Rumah

  • Penampakan Cahaya Aneh di Langit Blitar Usai Gempa Malang, Viral di Media Sosial
    Viral

    Penampakan Cahaya Aneh di Langit Blitar Usai Gempa Malang, Viral di Media Sosial

  • Ini Rencana Elon Musk Selanjutnya untuk Planet Mars
    Teknologi

    Ini Rencana Elon Musk Selanjutnya untuk Planet Mars

  • Anies: Covid-19 Bukan Wabah Pertama di Dunia, Rumus Penanganannya Sudah Ada Seabad Lalu
    Nasional

    Anies: Covid-19 Bukan Wabah Pertama di Dunia, Rumus Penanganannya Sudah Ada Seabad Lalu

  • Denmark Open Salah Sebut Negara, PBSI: Kesalahan Fatal
    Olahraga

    Denmark Open Salah Sebut Negara, PBSI: Kesalahan Fatal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.