TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kurang Bukti, Upaya Relawan Ganjar Polisikan Anies Gagal

Kurang Bukti, Upaya Relawan Ganjar Polisikan Anies Gagal

By Joni Sitohang
25 Mei 2023
350
0
Kurang Bukti, Upaya Relawan Ganjar Polisikan Anies Gagal

TIKTAK.ID – Upaya relawan Ganjar Pranowo, GP Center melaporkan Anies Baswedan ke Bareskrim Polri telah gagal, akibat kurangnya alat bukti yang dibawa ketika sedang membuat laporan.

Untuk diketahui, GP Center menuduh Anies menyebarkan hoaks ketika mengkritik pembangunan jalan di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan membandingkannya dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Menurut Sekretaris Jenderal GP Center, Bima Mutaqqal, pihaknya melaporkan Anies atas pernyataanya dalam acara hari ulang tahun ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/5/23). Bima menilai pernyataan Anies bisa berkembang luas dan menjadi pembohongan publik.

Baca juga : Puji PKS Capreskan Anies, Din Syamsuddin: Figur Tepat untuk Indonesia ke Depan

“Terlebih, kita lihat sendiri terjadi kekisruhan di media sosial tentang masalah ini. Di antara relawan sudah terjadi perpecahan lantaran masalah ini. GP Center mencoba untuk tidak meluas dengan cara melaporkan ke pihak berwajib,” ujar Bima di gedung Bareskrim Polri, Selasa (23/5/23), seperti dilansir Tempo.co.

Bima menjelaskan bahwa pihaknya membawa tiga alat bukti, yaitu data dari Badan Pusat Statistik (BPS), data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan video ucapan Anies saat milad PKS.

“Kita transkrip dari detik ke berapa sampai berapa. Jadi itu adalah dasar kita melaporkan ke Bareskrim dan itu diproses. Ketika diproses itu berarti barang bukti yang valid melakukan tahap penyelidikan,” tutur Bima.

Baca juga : Budayawan Sebut Erick Thohir Mampu Dongkrak Elektabilitas Prabowo atau Ganjar Jika Jadi Cawapres

Akan tetapi, Bima menyebut Bareskrim Polri belum menerima laporan mereka lantaran penyidik mengatakan kalau bukti yang diajukan masih kurang. Ia pun mengeklaim pihaknya bakal melengkapi bukti-bukti yang diminta untuk membuat laporan ke depannya.

“Inshaallah ke depannya kita akan melakukan jadwal laporan selanjutnya,” terang Bima.

Kemudian Bima menampik upaya pelaporan ini bertujuan menjegal Anies dari Pemilu 2024. Anies sendiri merupakan bakal calon presiden yang diusung oleh Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Baca juga : Sebut Masyarakat ‘Tertekan Berdemokrasi’, Anies Desak Pemerintah Tak Intervensi Pemilu 2024

“Apakah kita menjegal? Tidak, kita tak menjegal,” tegas Bima.

Bima juga membantah kalau tindakan ini adalah arahan dari Ganjar Pranowo dan bermuatan politis. Dia memaparkan bahwa alasan GP Center melaporkan hal ini karena Anies menjadi bagian dari masyarakat sipil, sehingga masyarakat berhak atas informasi yang valid.

TagsAniesAnies BaswedanGanjarGanjar PranowoPKSRelawan GanjarSBYSusilo Bambang Yudhoyono

Related articles More from author

  • Projo Klaim Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar atau Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Projo Klaim Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar atau Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

    26 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Terkait Peluang Khofifah Maju Cawapres, Ganjar: Semua Masih Punya Kesempatan yang Sama
    Nasional

    Terkait Peluang Khofifah Maju Cawapres, Ganjar: Semua Masih Punya Kesempatan yang Sama

    4 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Arah Dukungan PSI Usai Dinakhodai Kaesang, Prabowo atau Ganjar?
    Nasional

    Arah Dukungan PSI Usai Dinakhodai Kaesang, Prabowo atau Ganjar?

    6 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Ditanya PKS Soal 16 Ribu Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Menhan dan Panglima TNI Tak Bisa Jawab
    Nasional

    Ditanya PKS Soal 16 Ribu Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Menhan dan Panglima TNI Tak Bisa Jawab

    29 November 2019
    By Rusli Qomar
  • Pimpinan Gerindra Jateng Ungkap Peluang Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    Pimpinan Gerindra Jateng Ungkap Peluang Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024

    8 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • PKS Sewot Dengan Menteri Nadiem
    Nasional

    Beberapa Kali ‘Nginggris’ Saat Rapat di DPR, Nadiem Bikin Sewot Politikus PKS

    30 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • MUI Terbitkan Fatwa Baru, Haram Beri Uang ke Pengemis Sehat dan Malas Kerja
    Nasional

    MUI Terbitkan Fatwa Baru, Haram Beri Uang ke Pengemis Sehat dan Malas Kerja

  • 'Squid Game' Telan Korban di Dunia Nyata
    Selebriti

    ‘Squid Game’ Telan Korban di Dunia Nyata

  • Tolak Revisi UU Kementerian, PDIP: Bukan Untuk Mengakomodir Kekuatan Politik
    Nasional

    Tolak Revisi UU Kementerian, PDIP: Bukan Untuk Mengakomodir Kekuatan Politik

  • 4 Menteri Siap Nyapres, Mahfud MD Sebut Tak Harus Mundur dari Jabatan
    Nasional

    4 Menteri Siap Nyapres, Mahfud MD Sebut Tak Harus Mundur dari Jabatan

  • Ajukan Bukti Baru, Pegawai KPK Tak Lolos TWK Desak Dewas Usut Dugaan Pelanggaran Etik Firli Cs
    Nasional

    Pintu KPK Makin Tertutup untuk Novel Baswedan Cs

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.