TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU

Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU

By Joni Sitohang
6 April 2022
509
0
Dituding Sengaja Atur Penetapan 1 Ramadan, Begini Bantahan PBNU

TIKTAK.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah membantah tudingan melakukan setting atau mengatur agar penetapan tanggal 1 Ramadan 1443 Hijriah di antara pemeluk Islam berbeda.

Menurut Ketua Pengurus Tanfidziyah PBNU, Ahmad Fahrurrazi atau Gus Fahrur, PBNU hanya mengikuti rukyah. Dia menegaskan, tidak ada agenda setting untuk menciptakan perbedaan penetapan 1 Ramadan atau setting lainnya.

“Jadi PBNU itu tidak memiliki setting awal bulan ya, hanya mengikuti rukyah. Jika disetting untuk melawan Muhammadiyah enggak, enggak ada kaitan dengan NU-Muhammadiyah,” ujar Gus Fahrur, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (4/4/22).

Baca juga : Survei Indikator Politik: Elektabilitas Erick Thohir Konsisten Meningkat

Gus Fahrur menyampaikan hal itu untuk menanggapi sebuah video di media sosial yang menyebut perbedaan tanggal 1 Ramadan telah diatur. Dalam video tersebut, tampak kegiatan Muskercab PCNU Kabupaten Wonosobo yang disebut digelar pada 26 Maret.

Video itu mengklaim Kementerian Agama sudah sepakat dan didukung NU bahwa 1 Ramadan akan jatuh pada hari Minggu (3/4/22) dan puasa akan dijalankan selama 29 hari.

“Subhanallah, keblinger dan jahatnya, ternyata perbedaan tanggal 1 Ramadan sepertinya memang sudah disetting lama. Entah maunya apa, Muskercab 26 Maret DPC Wonosobo terungkap?” tulis narasi dalam video itu.

Baca juga : Muncul Mendadak dan Bikin Heboh, Amien Rais Kritik Pedas Jokowi-Luhut

Gus Fahrur mengatakan bahwa dalam menentukan awal bulan, PBNU memakai metode hisab (perhitungan) yang dipegang dan metode rukyah (pemantauan hilal). Dia menyebut sebagaimana keputusan Kementerian Agama Indonesia, Malaysia, dan Brunei, PBNU juga bersepakat batasan hilal yang terpantau menjadi penentu awal bulan minimal 3 derajat.

Dia melanjutkan, Muhammadiyah sendiri berpegang bulan berganti meskipun derajat hilal yang ditemukan berdasarkan hisab di bawah 3 derajat.

“Dengan 3 derajat itu tidak mungkin terlihat pada hari Sabtu, secara teori, dan hanya akan terlihat pada Minggu,” terang Fahrur.

Baca juga : Pengamat: Kurang dari 10 Detik, Jokowi Bisa Redakan Gonjang-Ganjing Isu 3 Periode

Gus Fahrur mengaku bila pada Jumat (1/4/22) lalu, hasil rukyah menunjukkan hilal terlihat di atas 3 derajat, NU tentu akan berpendapat 1 Ramadan jatuh pada hari Sabtu 2 April sebagaimana Muhammadiyah.

Akan tetapi, lanjutnya, berdasarkan pemantauan hilal di 92 titik, hilal memang tidak terlihat. Dia menyatakan jika hilal tidak tampak, maka NU akan menyempurnakan jumlah hari dalam satu bulan menjadi 30.

TagsPBNURamadhan

Related articles More from author

  • Ketum PBNU Ungkap Komposisi Menteri Prabowo-Gibran: Paling Tidak Separuhnya NU atau Malah Semua NU
    Nasional

    Ketum PBNU Ungkap Komposisi Menteri Prabowo-Gibran: Paling Tidak Separuhnya NU atau Malah Semua NU

    12 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI
    Nasional

    Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI

    4 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Bahas Kampanye 2024, Cak Imin Sebut AMIN Pakai Baju Koko, Sandal Jepit dan Naik Vespa
    Nasional

    Bahas Kampanye 2024, Cak Imin Sebut AMIN Pakai Baju Koko, Sandal Jepit dan Naik Vespa

    30 September 2023
    By Joni Sitohang
  • NU dan Muhammadiyah Beda 1 Ramadan, Begini Respons Menag Yaqut
    Nasional

    NU dan Muhammadiyah Beda 1 Ramadan, Begini Respons Menag Yaqut

    5 April 2022
    By Joni Sitohang
  • PBNU-PKB Memanas, Anak Buah Yahya Staquf Tuding PKB Dalangi Demo Kantor PBNU
    Nasional

    PBNU-PKB Memanas, Anak Buah Yahya Staquf Tuding PKB Dalangi Demo Kantor PBNU

    8 Agustus 2024
    By Joni Sitohang
  • Ketum PBNU Tegaskan Aksi 212 Bertujuan Politik, Bukan Kebangkitan Islam
    Nasional

    Ketum PBNU Tegaskan Aksi 212 Bertujuan Politik, Bukan Kebangkitan Islam

    15 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Media China: AS Manfaatkan Virus Corona sebagai Senjata Politiknya
    Internasional

    Media China: AS Manfaatkan Virus Corona sebagai Senjata Politiknya

  • Tak Punya Playmaker, Manchester United Disarankan Boyong Coutinho
    Olahraga

    Persaingan Sengit Duo Manchester Perebutkan Philippe Coutinho

  • Oppo Find N2 Flip, Usung Layar Mungil
    Teknologi

    Oppo Find N2 Flip, Usung Layar Mungil

  • Jubir DPR AS Trump Di makzulkan Selamanya
    Internasional

    Juru Bicara DPR AS: Trump Dimakzulkan Selamanya

  • Ternyata Ada Solskjaer di Balik Karier Cemerlang dan Ketajaman Permainan Erling Haaland
    Olahraga

    Ternyata Ada Solskjaer di Balik Karier Cemerlang dan Ketajaman Permainan Erling Haaland

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.