TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›APINDO: Angka Ekspor Mulai Meroket di 100 Hari Jokowi-Ma’ruf

APINDO: Angka Ekspor Mulai Meroket di 100 Hari Jokowi-Ma’ruf

By Adam Humain
24 Januari 2020
840
0
Apindo Klaim Ekspor Meroket Sejak 100 Hari Jokowi - Ma'ruf

TIKTAK.ID – Memasuki 100 hari menjabat, kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dinilai cukup baik mengawali fokus di program penyederhanaan reformasi birokrasi. Utamanya dalam hal pelayanan publik untuk ekspor/impor, kepabeanan, dan kepelabuhanan. Harapan besar kinerja positif itu langsung bisa dirasakan untuk pertumbuhan ekonomi 2020.

“Menurut kami sudah mengarah ke kemudahan ekspor. Semoga tahun ini lebih bagus ekspornya,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani, di Kantor Apindo, Kuningan, Jakarta Selatan, dilansir Medcom.id, Kamis (23/1/20).

Hariyadi menilai fokus Jokowi di periode kedua untuk terus meningkatkan ekspor dan menekan impor sudah mulai terlihat melalui beragam kebijakan. Satu di antara strategi jangka pendek yang telah dirasakan, yakni respons cepat terhadap laporan safeguard.

Baca juga: Sambut ‘Ramalan’ Jokowi, Sandiaga Uno Siap Nyapres 2024 Asal Lawannya Bukan Prabowo

Kalangan pengusaha diberikan fasilitas untuk melakukan tindakan pengamanan yang dilakukan oleh pemerintah negara pengimpor dalam memulihkan kerugian serius. Ancaman kerugian terhadap industri dalam negeri akibat lonjakan barang impor sejenis atau barang yang secara langsung bersaing pun bisa dicegah.

“Termasuk melindungi pasar dalam negeri dengan safeguard, secara tidak langsung hal itu membuat industri kita lebih efisien. Kalau efisien di satu sisi memang melindungi pasar dalam negeri tapi di sisi lain mengakibatkan operasi pabrik menjadi maksimal, dengan demikian ongkos produksi turun dan dia bisa kompetitif,” jelasnya.

Menurutnya, strategi Pemerintah dalam beberapa waktu terakhir mulai terlihat terkait dorongan memanfaatkan peluang peningkatan ekspor produk Indonesia di tengah perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok. Produk orientasi ekspor dari Indonesia kini mendapat prioritas di kepabeanan dan kepelabuhanan.

Baca juga: Mahfud MD: Jakarta Sudah Sulit Dipertahankan Sebagai Ibu Kota Negara

Hariyadi menyatakan, bertumbuhnya produk impor di era maraknya perdagangan elektronik atau e-commerce telah memengaruhi daya saing produk lokal di Tanah Air. Untuk itu, pengendalian sudah semestinya dilakukan.

Selain itu, ia mengungkapkan potensi transaksi produk lokal yang hilang dari tarif bea masuk sebesar USD75 nilainya cukup besar, yakni mencapai USD3,75 miliar atau setara Rp51,5 triliun sepanjang 2019. Angka itu dihitung berdasarkan 50 juta paket yang tidak terkena bea masuk melalui e-commerce.

TagsApindoeksporHariyadi SukamdaniJoko WidodoJokowi

Related articles More from author

  • Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko dan Marzuki Alie, AHY Sampaikan Terima Kasih ke Jokowi
    Nasional

    Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko dan Marzuki Alie, AHY Sampaikan Terima Kasih ke Jokowi

    2 April 2021
    By Johan Arif
  • Jokowi Dipuji Jenius oleh Profesor Singapura, Begini Tanggapan Koalisi Hingga Oposisi
    Nasional

    Jokowi Dipuji Jenius oleh Profesor Singapura, Begini Tanggapan Koalisi Hingga Oposisi

    11 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Usai Demo Kades Minta Masa Jabatan Jadi 9 Tahun, Budiman Klaim Jokowi Setuju
    Nasional

    Usai Demo Kades Minta Masa Jabatan Jadi 9 Tahun, Budiman Klaim Jokowi Setuju

    20 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Minta Jokowi Buka Dialog dengan KAMI, Bukan Hanya Kelompok yang 'Satu Suara' dengan Dirinya Saja
    Nasional

    PDIP Minta Jokowi Buka Dialog dengan KAMI, Bukan Hanya Kelompok yang ‘Satu Suara’ dengan Dirinya Saja

    21 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Sebut Sosok Mumpuni Atasi Virus Berbahaya "Produksi" AS-WHO, Fahri Desak Jokowi-Prabowo Bebaskan Siti Fadhilah Supari
    Nasional

    Sebut Sosok Mumpuni Atasi Virus Berbahaya “Produksi” AS-WHO, Fahri Desak Jokowi-Prabowo Bebaskan Siti Fadhilah Supari

    21 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Tanggapi Usul Megawati Bubarkan KPK, Jokowi: Lembaga Bagus Tetap Perlu Evaluasi
    Nasional

    Tanggapi Usul Megawati Bubarkan KPK, Jokowi: Lembaga Bagus Tetap Perlu Evaluasi

    26 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Selipkan Curhat Soal Mantan, Rossa Rilis Album 'Another Journey: The Beginning'
    Selebriti

    Selipkan Curhat Soal Mantan, Rossa Rilis Album ‘Another Journey: The Beginning’

  • PDIP: Anies Terlalu Ngotot Jadikan DKI Tuan Rumah Formula E
    Nasional

    PDIP: Anies Terlalu Ngotot Jadikan DKI Tuan Rumah Formula E

  • Bayar SPP dan Keperluan Sekolah Lainnya Pakai GoPay, Dulu Guyonan Kini Jadi Kenyataan
    Nasional

    Bayar SPP dan Keperluan Sekolah Lainnya Pakai GoPay, Dulu Guyonan Kini Jadi Kenyataan

  • Ketum PKN Beri Respons Menohok Usai Demokrat Desak Anas Urbaningrum Minta Maaf ke SBY
    Nasional

    Ketum PKN Beri Respons Menohok Usai Demokrat Desak Anas Urbaningrum Minta Maaf ke SBY

  • Nasional

    Prabowo Ungguli Ganjar dalam Simulasi Dua Capres LSI Denny JA

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.