TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Amnesty International Indonesia Beri Tenggat 7×24 Jam kepada Jokowi Penuhi Ketersediaan APD

Amnesty International Indonesia Beri Tenggat 7×24 Jam kepada Jokowi Penuhi Ketersediaan APD

By Joni Sitohang
29 Maret 2020
1180
0
Amnesty International Indonesia Beri Tenggat 7x24 Jam kepada Jokowi Penuhi Ketersediaan APD

TIKTAK.ID – Amnesty International bersama lima organisasi kesehatan memberi tenggat 7×24 jam kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memenuhi ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para dokter, perawat, dan tenaga medis yang menangani pasien Corona.

“Stok APD yang ada hanya cukup untuk sepekan, jadi kami beri waktu 7×24 jam untuk memenuhi APD dan mendistribusikannya secara adil dan merata di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, seperti dilansir Tempo.co, Sabtu (28/3/20).

Desakan tersebut disampaikan Amnesty bersama lima organisasi kesehatan dalam surat terbuka yang dikirimkan kepada Jokowi sejak Selasa (24/3/20). Lima organisasi tersebut yaitu Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Baca juga : Beda dengan Jokowi, Diam-diam Prabowo Nilai Lebih Baik Indonesia Lockdown Hadapi Corona

Usman menilai jika Pemerintah tidak menjamin ketersediaan APD yang memadai, wajar saja bila ada tenaga kesehatan yang mengancam mogok kerja. Menurutnya, hal itu adalah ekspresi yang sah karena menyangkut keselamatan nyawa mereka.

Jika mogok kerja itu terjadi, ujar Usman, situasi bisa bertambah buruk. Oleh karena itu, Usman menegaskan Pemerintah harus serius melindungi hak-hak tenaga kesehatan.

Manajer Kampanye Amnesty International Indonesia Justitia Avila Veda menambahkan, mereka yang berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19 adalah kelompok-kelompok rentan. Ia pun menyarankan Jokowi beserta jajarannya agar rencana dan strategi menghadapi Covid-19 dilakukan sesuai hukum internasional dan standar hak asasi manusia.

Baca juga : Ekonom Indef Bhima Yudhistira Prediksi 4 Dampak Mengerikan Lockdown Jakarta

APD yang dipakai tenaga medis untuk melayani pasien Corona hanya sekali pakai, akibat risiko penyebaran virus dan tingkat kontaminasi yang tinggi.

“APD itu hanya sekali dipakai, setelah dipakai, langsung dibuang dan dihancurkan,” jelas Ketua Umum Pengurus Besar (PB IDI) Daeng M Faqih, mengutip Liputan6.com, Senin (23/3/20).

Ketika melayani kembali pasien lain, maka tenaga medis mengenakan APD yang baru. Tak ayal, APD sangat dibutuhkan dalam jumlah besar.

Baca juga : Kabar Heboh Pasien Corona Ditelantarkan RSUD Tangerang, Dibantah Gubernur Banten

“Perhitungan normalnya kalau ada tiga shift kerja, masing-masing 8 jam atau dua shift dengan pembagian masing-masing 12 jam, maka satu shift bisa 5-6 orang,” tutur Daeng.

Ia menghitung prediksi APD yang dibutuhkan, yaitu kebutuhan minimal 5-6 personel dikali jumlah shift dikali jumlah kasus positif dikali berapa hari pasien dirawat dikali jumlah pasien yang dirawat.

TagsAmnesty International IndonesiaCoronaCOVID-19Joko WidodoJokowiKetersediaan APDVirus Coronawabah Corona

Related articles More from author

  • Ingin Tentukan Presiden Penerus Jokowi, Relawan Bakal Gelar Musra
    Nasional

    Ingin Tentukan Presiden Penerus Jokowi, Relawan Bakal Gelar Musra

    18 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Ekonomi Jatuh Akibat Corona, Menteri Keuangan Negara Bagian di Jerman Bunuh Diri
    Internasional

    Ekonomi Jatuh Akibat Corona, Menteri Keuangan Negara Bagian di Jerman Bunuh Diri

    30 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Komentar Iwan Fals Soal Kontroversi Bipang Ambawang yang Dipromosikan Jokowi
    Selebriti

    Komentar Iwan Fals Soal Kontroversi Bipang Ambawang yang Dipromosikan Jokowi

    11 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Klaim Demokrasi di Era Jokowi Berjalan Baik, Pengamat: Saya Sudah Buktikan Sendiri
    Nasional

    Jokowi Pamer Beda Harga BBM-Beras di RI dengan Amerika

    13 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Bahas Banjir Bersama Anies, Jokowi: Jakarta Bukan Daerah yang Berdiri Sendiri
    Nasional

    Bahas Banjir Bersama Anies, Jokowi: Jakarta Bukan Daerah yang Berdiri Sendiri

    9 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Kasus Covid Meningkat, Polri Kaji Ulang Izin Liga 1
    Nasional

    Kasus Covid Meningkat, Polri Kaji Ulang Izin Liga 1

    9 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sean Connery, Aktor 'James Bond' yang Nyaris Bergabung dengan Manchester United
    Selebriti

    Sean Connery, Aktor ‘James Bond’ yang Nyaris Bergabung dengan Manchester United

  • PDIP Kritik Anies Tak Kerjakan Penanggulangan Banjir, Gerindra: Tudingan Ngawur!
    Nasional

    PDIP Kritik Anies Tak Kerjakan Penanggulangan Banjir, Gerindra: Tudingan Ngawur!

  • Pesertanya Malah Alami Penyakit Misterius, AstraZeneca Hentikan Uji Coba Vaksin Covid-19 Buatannya
    Internasional

    Pesertanya Malah Alami Penyakit Misterius, AstraZeneca Hentikan Uji Coba Vaksin Covid-19 Buatannya

  • TIKTAK.ID - Cara Cegah Kulit Kendur Setelah Turun Berat Badan
    Tips & Tutorial

    Cara Cegah Kulit Kendur Setelah Turun Berat Badan

  • Pemerintah, DPR dan KPU Ketok Palu Pilpres dan Pileg Digelar 28 Februari
    Nasional

    Pemerintah, DPR dan KPU Ketok Palu Pilpres dan Pileg Digelar 28 Februari

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.