TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PDIP Minta Anies Tidak Kompetisi Lawan Jokowi, Apa Maksudnya?

PDIP Minta Anies Tidak Kompetisi Lawan Jokowi, Apa Maksudnya?

By Joni Sitohang
2 April 2020
34098
4
PDIP Minta Anies Tidak Kompetisi Lawan Jokowi, Apa Maksudnya?

TIKTAK.ID – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Gilbert Simanjuntak meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengikuti kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap penanganan virus Corona atau Covid-19 di Ibu Kota.

“Dalam suasana seperti ini sebaiknya kerja sama dengan pusat. Jangan kompetisi,” ujar Gilbert, seperti dilansir Tagar.id, Selasa (31/3/20).

Senada dengan Gilbert, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah juga menilai Anies tidak selaras dengan Pemerintah Pusat dalam penanganan Corona. Menurutnya, sikap Anies terkesan ambisius dan seolah sedang berkompetisi dengan Jokowi.

Baca juga : Siapa Saja Kepala Daerah yang Rela Potong Gaji Demi Tangani Corona?

“Sangat disayangkan dalam kondisi seperti ini masih mementingkan ambisinya. Saya sarankan Pak Gubernur untuk konsen memerangi virus Covid-19 ini,” ucap Ida.

Sementara, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mempertanyakan data yang diperoleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta ketika Anies mengumumkan 283 orang dimakamkan sesuai ketentuan pemulasaraan jenazah positif Covid-19. Ia mengatakan semua sumber data terkait virus Corona harus berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kalau Pak Anies merilis data orang meninggal di DKI sebesar 283 orang itu sumbernya dari Dinas Kehutanan, Pertamanan dan Pemakaman. Apa setiap orang meninggal pasti Corona?” tanya Gembong.

Baca juga : Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya

Gembong pun meminta Anies bertanggung jawab atas informasi yang diumumkannya, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia menyatakan data orang meninggal dari BNPB sebanyak 71 orang.

“Anies jangan bikin panik masyarakat. Data harus akurat,” tegas Gembong.

Sebelumnya, Anies menyampaikan data baru soal penanganan virus Corona di Jakarta, yakni jumlah orang yang meninggal tapi belum sempat dites Corona. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menyebut Pemerintah Provinsi DKI memantau data dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, sebagai dinas yang mengurusi pemakaman.

Baca juga : Lebih 50 Persen Korban Corona ada di Jakarta, Hanura: Anies Lebih Banyak Retorika Ketimbang Berpikir

“Sejak tanggal 6 Maret mulai ada kejadian pertama sampai dengan kemarin tanggal 29 Maret, itu ada 283 kasus. Artinya adalah, mungkin mereka yang belum sempat dites dan itu tidak bisa disebut sebagai positif atau sudah dites tapi belum ada hasilnya,” ucap Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (30/3/20).

TagsAnies BaswedanCoronaCOVID-19Joko WidodoJokowiPDIPPresiden Joko WidodoVirus Coronawabah Corona

Related articles More from author

  • Cabut PPKM, Jokowi: RI Salah Satu Negara G-20 yang Tak Alami Gelombang Covid
    Nasional

    Cabut PPKM, Jokowi: RI Salah Satu Negara G-20 yang Tak Alami Gelombang Covid

    2 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Ungkit Jasa SBY yang Pro Buruh dan Industri, Ibas Anggap Omnibus Law Bukti Jokowi Tergesa-gesa dan Hanya Mikir Investasi
    Nasional

    Ungkit Jasa SBY yang Pro Buruh dan Industri, Ibas Anggap Omnibus Law Bukti Jokowi Tergesa-gesa dan Hanya Mikir Investasi

    4 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: Saya yang Pilih Gibran, Enggak Ada Dinasti-Dinastian
    Nasional

    Prabowo: Saya yang Pilih Gibran, Enggak Ada Dinasti-Dinastian

    12 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Gara-Gara Curhat Ibu ini, Jokowi Ancam Pejabat Riau: Kalau Tak Selesai Saya Turunkan Tim dari Jakarta
    Nasional

    Gara-Gara Curhat Ibu ini, Jokowi Ancam Pejabat Riau: Kalau Tak Selesai Saya Turunkan Tim dari Jakarta

    23 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Relawan Sebut 2 Parpol Sudah Bekerja Usung Anies di 2024, Parpol Apa Saja?
    Nasional

    Relawan Sebut 2 Parpol Sudah Bekerja Usung Anies di 2024, Parpol Apa Saja?

    13 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Fadli Zon Nyinyir Jokowi Banyak Stafsus, Diam Prabowo Punya 33 Pengawal Pribadi
    Nasional

    Fadli Zon Nyinyir Jokowi Banyak Stafsus, Tapi Diam Prabowo Punya 33 Pengawal Pribadi

    28 November 2019
    By Rusli Qomar

4 comments

  1. Zainal 2 April, 2020 at 23:34 Reply

    Siapa yg bicara dialah yg merasa…merasa kompetisi

  2. Ida otna 3 April, 2020 at 13:41 Reply

    PDIP gaknusash baper gitu donk. malah ketahuan kalo ditengah tengah wabah ini, oknum2 PDIP ini, mikirnya selalu kekuasaan, bukan kemanusiaan.

  3. Ridha ilahi 27 April, 2020 at 20:47 Reply

    Sabar Pak Anis….
    Org baik pasti byk musuh
    Baik pun niat bpk pasti jelek juga menurut lawan bpk
    Sllah ngk tidur Pak
    Hidup pak Anis

  4. Abizar 29 April, 2020 at 08:01 Reply

    Penerbangan dari dan ke luar negeri aja masih jalan, siapa yang nggak serius nangani covid?

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Capres KIB Belum Diputuskan, Golkar Ngotot Usung Airlangga
    Nasional

    Capres KIB Belum Diputuskan, Golkar Ngotot Usung Airlangga

  • Setara Institute Desak Mendagri Tangani Sikap Intoleran Wali Kota Bandung Usai Resmikan Gedung ANNAS
    Nasional

    Setara Institute Desak Mendagri Tangani Sikap Intoleran Wali Kota Bandung Usai Resmikan Gedung ANNAS

  • Kecewa Normalisasi Negara Arab dengan Israel, Palestina Keluar dari Liga Arab
    Internasional

    Kecewa Normalisasi Negara Arab dengan Israel, Palestina Keluar dari Liga Arab

  • Pengamat: Langkah AHY Bersurat ke Jokowi, Bisa Redam Kudeta tapi Bukan Jaminan Rongrongan Berakhir
    Nasional

    Pengamat Wanti-wanti Potensi Kudeta Jika Perpanjangan Jabatan Presiden Tak Muncul dari Rakyat

  • BPOM Paparkan Jenis Pangan yang Aman di Tengah Pandemi Covid-19
    Tips & Tutorial

    BPOM Paparkan Jenis Pangan yang Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.