TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mantan Komisioner KPK Desak Jokowi dan Mahfud MD Turun Tangan Selesaikan Polemik TWK

Mantan Komisioner KPK Desak Jokowi dan Mahfud MD Turun Tangan Selesaikan Polemik TWK

By Johan Arif
19 Mei 2021
792
0
Mantan Komisioner KPK Desak Jokowi dan Mahfud MD Turun Tangan Selesaikan Polemik TWK

TIKTAK.ID – Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD agar “turun tangan” menyelesaikan polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di KPK.

Laode mendesak Jokowi dan Mahfud agar ikut menyelamatkan 75 pegawai KPK yang tidak lolos dalam alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menilai TWK yang telah diselenggarakan tidak memiliki dasar hukum dan bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak mensyaratkan TWK dalam proses alih status pegawai KPK menjadi ASN.

“Menko Polhukam atau Presiden harus dapat segera menengahi dan menyelesaikan permasalahan yang menimpa 75 orang pegawai KPK ini agar tidak terzalimi oleh tes yang tidak jelas dasar hukumnya”, ujar Laode lewat pesan singkat, Minggu (16/5/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Menurut Laode, TWK yang telah diselenggarakan harus dipersoalkan. Sebab, kata Laode, pimpinan KPK telah menyampaikan kepada pegawai sejak awal bahwa TWK bukan untuk menentukan kelulusan dalam alih fungsi dari pegawai KPK menjadi ASN.

Kemudian Laode menganggap metodologi TWK yang digunakan tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan karena mengandung urusan pribadi pegawai. Di antaranya soal nikah, hasrat seksual pegawai yang belum nikah, hingga cara seseorang salat Subuh dengan qunut atau tidak qunut.

Laode menjelaskan, TWK tersebut tampak seperti berupaya menggagalkan pegawai-pegawai KPK yang berintegritas. Ia memaparkan, hal itu terlihat dari daftar 75 nama pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus.

“Banyak sekali menggagalkan para penyelidik dan penyidik senior independen KPK yang sudah teruji reputasi dan independensinya, serta menyasar sejumlah pejabat struktural dan pegawai baru yang bagus-bagus,” terang Laode.

Oleh sebab itu, Laode meminta Ketua KPK Firli Bahuri, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, dan Menpan RB Tjahjo Kumolo untuk menunda pelantikan alih status pegawai KPK menjadi ASN sampai nasib 75 pegawai yang dinyatakan tidak lulus mendapatkan kejelasan.

Seperti diketahui, 75 pegawai KPK dinyatakan tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan. Tak lama setelahnya, Pimpinan KPK menerbitkan surat penonaktifan para pegawai itu. Sejumlah penyidik senior pun masuk dalam daftar 75 orang itu, termasuk penyidik yang menangani kasus bansos Covid-19, simulator SIM, dan e-KTP, yakni Novel Baswedan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsJokowiKPKLaode Muhammad Syarifmahfud mdmantan komisioner KPKPolemik KPKTWK

Related articles More from author

  • Prabowo-Sandi Gabung Jokowi, Pengamat Sebut Begini Soal 'Cebong-Kampret'
    Nasional

    Prabowo-Sandi Gabung Jokowi, Pengamat Sebut Begini Soal ‘Cebong-Kampret’

    25 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024
    Nasional

    Politisi Demokrat ini Mimpi Jokowi dan para Menterinya termasuk Mahfud MD Kena Corona, Kok Bisa ya?

    21 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: Tak Ada Kawan dan Lawan Abadi, yang Ada Hanya Kepentingan Abadi
    Nasional

    Pimpin Hasil Survei Capres, Begini Saran untuk Prabowo Bila Ingin Menang di 2024

    1 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?
    Nasional

    Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?

    18 Juni 2020
    By Rusli Qomar
  • 7 Tahun Jokowi Presiden, Bagaimana Peningkatan Kualitas SDM Indonesia?
    Nasional

    7 Tahun Jokowi Presiden, Bagaimana Peningkatan Kualitas SDM Indonesia?

    28 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Dapat Surat Panggilan Pemeriksaan KPK, Cak Imin Minta Tunda
    Nasional

    Dapat Surat Panggilan Pemeriksaan KPK, Cak Imin Minta Tunda

    7 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - 5 Hal Aneh yang Mungkin Kamu Alami Usai Berolahraga
    Tips & Tutorial

    5 Hal Aneh yang Mungkin Kamu Alami Usai Berolahraga

  • Optimis Profit 70 Miliar di 2019, Dirut MRT Jakarta: Awalnya Kita Rugi 132 Miliar
    Nasional

    Optimis Profit 70 Miliar di 2019, Dirut MRT Jakarta: Awalnya Kita Rugi 132 Miliar

  • Slank Buka Bisnis Liquid Vape 'Poppies'
    Selebriti

    Slank Buka Bisnis Liquid Vape ‘Poppies’

  • Soal Polemik Masa Jabatan Ketum Parpol, PPP: Bukan Ranah MK
    Nasional

    Soal Polemik Masa Jabatan Ketum Parpol, PPP: Bukan Ranah MK

  • Viral Nenek Sebatang Kara Nekat Nyopet Hanya untuk Makan
    Nasional

    Viral Nenek Sebatang Kara Nekat Nyopet Hanya untuk Makan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.