TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
NasionalTips & Tutorial
Home›Nasional›Tips dari Stafsus Jokowi untuk Milenial Agar Tak Kesepian dan Stres Saat Social Distancing

Tips dari Stafsus Jokowi untuk Milenial Agar Tak Kesepian dan Stres Saat Social Distancing

By Joni Sitohang
24 Maret 2020
766
0
Tips dari Stafsus Jokowi untuk Milenial Agar Tak Kesepian dan Stres Saat Social Distancing

TIKTAK.ID – Staf Khusus Presiden, Adamas Belva Syah Devara menyoroti penerapan social distancing di Indonesia khususnya bagi kaum milenial. Ia mengakui bahwa kaum milenial cukup sulit dalam menerapkan social distancing karena memiliki kebutuhan yang tinggi untuk berinteraksi dengan orang lain.

Belva mengatakan bisa jadi kaum milenial yang menerapkan social distancing berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental, mulai dari merasa kesepian hingga depresi.

“Tidak ada social distancing saja, generasi milenial paling terpapar masalah kesehatan jiwa. Problemnya yaitu depresi, merasa kesepian, dan lain-lain,” ujar Belva dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, seperti dilansir Kompas.com, Senin (23/3/20).

Baca juga : Apa Benar Corona Menular Lewat Udara? Ini Penjelasannya

Untuk itu, Belva menyarankan kaum milenial mulai mengubah pola pikir mereka. Menurutnya, kaum milenial harus berpikir bahwa tidak bertatap muka dan berinteraksi langsung dengan orang lain bukanlah sebuah persoalan yang substantif dalam kehidupan sosial.

Ia melanjutkan, mereka harus memahami bahwa pada intinya hubungan antarpersonal itu tidak hanya berinteraksi secara fisik. Melainkan, bisa digantikan sementara dengan teknologi informasi yang kian canggih.

Belva juga menyarankan untuk mengganti istilah social distancing dengan physical distancing, karena harus tetap berkumpul sebagai makhluk sosial. Salah satu bentuk interaksi nonfisik yang dapat dilakukan, kata Belva, yakni menggelar konferensi video dengan para sahabat.

Baca juga : Ternyata Obesitas Bisa Menular, Para Remaja Mesti Sadar

Ia menilai melalui cara itu, maka kaum milenial tetap dapat mencurahkan isi hati, sekadar mengobrol, dan yang paling relevan dilakukan di tengah pandemi virus Corona ini adalah saling menyemangati satu sama lain.

“Itu penting sekali, karena ada health impact,” tutur Belva.

Selain itu, ia mengungkapkan potensi tertinggi penularan virus Corona terjadi pada generasi milenial. Hal itu menurutnya dapat dilihat dari jumlah populasi dan karakteristiknya.

Baca juga : Virus Corona ‘Luntur’ dengan Berjemur, Masak Sih?

Meski begitu, Belva beranggapan generasi milenial pula yang dapat membantu memutus rantai penyebaran virus Corona di Indonesia. Ia mengklaim jika hanya fokus pada mitigasi, hal itu sangat sulit. Ia memaparkan, karena virus ini tidak menyebar sendiri, sehingga masyarakat harus mengetahui peran diri sendiri untuk menghentikan penyebarannya, yaitu dengan jaga jarak.

Seperti telah diberitakan, jumlah pasien terjangkit virus Corona atau Covid-19 di Indonesia hingga Senin (23/3/20), sebanyak 579 orang. Dari jumlah tersebut, pasien sembuh dan diperbolehkan pulang sebanyak 30 orang, sementara jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 49 orang.

TagsCoronaCOVID-19JokowiMilenialsocial distancingStafsusStresVirus Corona

Related articles More from author

  • Begini Guna Fitur 'Jejaki' dari Pemprov DKI untuk Permudah Akses Info Covid
    Nasional

    Begini Guna Fitur ‘Jejaki’ dari Pemprov DKI untuk Permudah Akses Info Covid

    24 November 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Di Tengah Heboh Wabah Corona, Jokowi Bahas Rencana RI Jadi 'Raja Minyak'
    Nasional

    Di Tengah Heboh Wabah Corona, Jokowi Bahas Rencana RI Jadi ‘Raja Minyak’

    5 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Usulkan DPR Revisi UU ITE, Jokowi: Hapus Pasal-pasal Karet!
    Nasional

    Usulkan DPR Revisi UU ITE, Jokowi: Hapus Pasal-pasal Karet!

    17 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Natuna Memanas, Kedubes Tiongkok Imbau Warganya Berhati-hati
    Nasional

    Natuna Memanas, Kedubes Tiongkok Imbau Warganya Berhati-hati

    9 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Soal Reshuffle Kabinet, Pimpinan NasDem: Selamanya Jokowi Sahabat NasDem
    Nasional

    Soal Reshuffle Kabinet, Pimpinan NasDem: Selamanya Jokowi Sahabat NasDem

    19 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Tanggapan Jokowi Setelah Zainudin Amali Mundur dari Menpora Pilih PSSI
    Nasional

    Tanggapan Jokowi Setelah Zainudin Amali Mundur dari Menpora Pilih PSSI

    23 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jawaban NasDem-PKS Soal Pertanyaan AHY Jika Jadi Cawapres Anies
    Nasional

    Jawaban NasDem-PKS Soal Pertanyaan AHY Jika Jadi Cawapres Anies

  • Bawa-bawa Nama Cak Nun, KSAD Dudung Buka Suara Soal 'Tuhan Bukan Orang Arab'
    Nasional

    Bawa-bawa Nama Cak Nun, KSAD Dudung Buka Suara Soal ‘Tuhan Bukan Orang Arab’

  • Ketua Yayasan Kanker Indonesia Bantah Thermo Gun Merusak Jaringan Otak
    Tips & Tutorial

    Ketua Yayasan Kanker Indonesia Bantah Thermo Gun Merusak Jaringan Otak

  • Said Aqil: Dua atau Tiga Periode Bukan Hal Prinsip, yang Penting Pro Rakyat
    Nasional

    Said Aqil: Dua atau Tiga Periode Bukan Hal Prinsip, yang Penting Pro Rakyat

  • Gerindra Manut Jokowi Soal Reshuffle, Isyarat Prabowo Akan Diganti?
    Nasional

    Gerindra Manut Jokowi Soal Reshuffle, Isyarat Prabowo Akan Diganti?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.