TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Heboh Bendera Parpol Dibentangkan di Masjid, PBNU Buka Suara

Heboh Bendera Parpol Dibentangkan di Masjid, PBNU Buka Suara

By Joni Sitohang
8 Januari 2023
266
0
Heboh Bendera Parpol Dibentangkan di Masjid, PBNU Buka Suara

TIKTAK.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, buka suara soal video berisi rekaman sejumlah kader yang membentangkan bendera partai di dalam Masjid Raya At-Taqwa, Jalan Kartini, Kebonwaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Yahya menegaskan kalau masjid bukanlah tempat untuk salah satu partai politik dan milik semua umat.

“Tolong dihormati masjid ya, tolonglah hormati masjid. Sebab, masjid untuk semua umat dan tidak ada masjid untuk parpol khususnya, tidak,” ujar Yahya kepada wartawan di kantor PBNU, Jakarta, pada Jumat, (6/1/23), seperti dilansir Sindonews.com.

Kemudian Yahya mendesak Pemerintah untuk melakukan penegakan hukum (law enforcement) kepada partai tersebut. Dia juga meminta agar diberikan sanksi tegas, sehingga tidak terjadi hal-hal seperti itu ke depan.

Baca juga : Isi Perbincangan Jokowi dan Prabowo Saat Bertemu di Istana

“Pertama harus harus jelas, jika ada yang melakukan ya harus ada sanksi. Juga ada law enforcement, jangan hanya tinggal catatan aja,” terang Yahya.

Untuk diketahui, dalam foto dan video yang viral setelah tersebar di sejumlah platform media sosial (medsos), terlihat sejumlah kader diduga dari Partai Ummat, membentangkan bendera partai di masjid. Para kader menggelar acara sujud syukur atas lolosnya Partai Ummat menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kemudian setelah melakukan sujud syukur, para kader yang memakai pakaian serba hitam tersebut foto bersama sembil membentangkan atribut dan bendera partai. Kejadian itu sontak memicu respons negatif dari masyarakat dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cirebon.

Baca juga : Denny Indrayana Sebut Duitokrasi Bakal Terjadi di 2024

Pasalnya, tempat ibadah tak boleh dijadikan tempat kegiatan politik. Apalagi saat ini masih dalam tahapan pemberkasan data pemilih, bukan kampanye.

Di sisi lain, Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taqwa Kota Cirebon, Ahmad Yani mengaku dirinya merasa tidak nyaman dan keberatan dengan kegiatan membentangkan bendera partai di dalam masjid oleh para kader. Dia menegaskan bahwa hal itu termasuk perbuatan melanggar Undang-Undang Pemilu.

“Pada dasarnya kami tidak mempermasalahkan pengurus Partai Ummat melakukan sujud syukur sebagai bagian dari ibadah. Akan tetapi, kami berkeberatan dan memberikan peringatan kepada pengurus Partai Ummat yang membawa dan membentangkan atribut partai (bendera) dengan sengaja di Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon,” tutur Ahmad Yani dalam keterangan tertulis, Kamis (5/1/23), mengutip detik.com.

TagsBendera PartaiParpolPBNUYahya Staquf

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Menelisik Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?
    Nasional

    Apa Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?

    21 Desember 2019
    By Rusli Qomar
  • Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara
    Nasional

    Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Yahya Staquf Respons Tudingan 'Kemenag Intervensi Muktamar NU'
    Nasional

    PBNU Dukung Miftachul Akhyar Mundur dari MUI

    16 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Yahya Staquf Respons Tudingan 'Kemenag Intervensi Muktamar NU'
    Nasional

    Yahya Staquf Respons Tudingan ‘Kemenag Intervensi Muktamar NU’

    11 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Gus Ipul Resmi Ditunjuk Yahya Staquf Jadi Sekjen PBNU
    Nasional

    Gus Ipul Resmi Ditunjuk Yahya Staquf Jadi Sekjen PBNU

    13 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • NU dan Muhammadiyah Beda 1 Ramadan, Begini Respons Menag Yaqut
    Nasional

    NU dan Muhammadiyah Beda 1 Ramadan, Begini Respons Menag Yaqut

    5 April 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tuan Guru Bajang Semprot Anies yang Bandingkan Prestasi SBY dan Jokowi
    Nasional

    Tuan Guru Bajang Semprot Anies yang Bandingkan Prestasi SBY dan Jokowi

  • TIKTAK.ID - Cara Mudah Agar Tak Alami Bau Mulut Saat Jalani Puasa
    Tips & Tutorial

    Cara Mudah Agar Tak Alami Bau Mulut Saat Jalani Puasa

  • Khabib Nurmagomedov, Bertarung dengan Beruang Hingga Tawuran Saat Sekolah
    Olahraga

    Khabib Nurmagomedov, Bertarung dengan Beruang Hingga Tawuran Saat Sekolah

  • Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam
    Internasional

    Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

  • Suara Demokrat Anjlok di Pemilu 2024, AHY Salahkan Politik Uang
    Nasional

    Suara Demokrat Anjlok di Pemilu 2024, AHY Salahkan Politik Uang

Artikel Terbaru

  • Profil Veddriq Leonardo: Biodata, Karier, dan Prestasi 30 September 2026
  • Pemerintah Serahkan DIM RUU LLAJ ke Komisi V DPR 30 September 2026
  • Apa Itu Sinyal GPS di HP dan Cara Memperkuat Sinyalnya 30 September 2026
  • Dukcapil Genjot Kepemilikan KIA dan Aktivasi IKD Hingga ke Desa 30 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Kamera HP Buram Tanpa Harus ke Tukang Servis 30 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (11)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,948)
  • Olahraga (1,136)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,227)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.