TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gerindra Sindir Anies Baswedan: Pemimpin yang Dipegang Omongan

Gerindra Sindir Anies Baswedan: Pemimpin yang Dipegang Omongan

By Joni Sitohang
7 Oktober 2022
365
0
Gerindra Sindir Anies Baswedan: Pemimpin yang Dipegang Omongan

TIKTAK.ID – Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang bakal maju menjadi calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang. Dia menyampaikan sindiran tersebut ketika merespons video Anies yang viral beredar di media sosial. Dalam video itu, Anies mengaku tidak akan mengkhianati Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres.

“Coba tanyakan kepada Anies, itu video asli atau bukan atau hoaks atau asli. Kira-kira seperti itu, namun politisi pemimpin yang dipegang omongan,” ujar Muzani di Gedung DPR, Jakarta, pada Kamis (6/10/22), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Akan tetapi, Muzani enggan bicara banyak terkait gelagat Anies yang kini berpotensi menghadapi Prabowo di Pilpres 2024. Dia mengaku ingin fokus pada kepentingan Gerindra, yaitu berjuang untuk memenangkan Prabowo menjadi presiden.

Baca juga : Tak Suka Anies Jadi Capres 2024, Sederet Kader Putuskan Mundur dari NasDem

Menurut Muzani, Gerindra sudah biasa berjuang dengan elektabilitas yang rendah dan menjadikan seseorang menjadi tokoh yang diminati banyak orang.

“Gerindra sudah biasa berjuang. Gerindra sudah biasa all out dengan sebuah popularitas yang rendah, elektabilitas yang tak laku, dan menjadikan orang popularitasnya lebih tinggi sampai tokoh itu diminati, sudah biasa,” ungkap Wakil Ketua MPR tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon juga mengomentari video Anies yang menyatakan tidak bakal mengkhianati Prabowo di Pilpres. Dia menyebut setiap orang memiliki hak untuk menentukan pilihannya.

Baca juga : Ditanya Peluangnya Maju Pilpres 2024, Begini Jawaban Tegas Sandiaga Uno

“Saya enggak tahu itu videonya kapan ya. Tapi saya kira setiap orang pasti punya hak untuk menentukan pilihan-pilihannya,” tutur Fadli.

Fadli lantas berharap agar dinamika politik bisa terus berjalan dengan baik dan sehat. Dia menilai masyarakat yang akan menentukan pilihan-pilihan itu.

“Jadi secara politik kita ingin dinamika politik ini sehat dan baik, nanti biar rakyat yang menentukan,” jelas Fadli.

Baca juga : Pengamat Politik Beberkan Kenapa Erick Thohir Layak Disebut Kandidat Cawapres 2024 Paling Potensial

Untuk diketahui, video lawas yang memperlihatkan Anies mengaku tak bakal “menikung” Prabowo di Pilpres itu kembali viral di media sosial, setelah Anies dideklarasikan menjadi Capres 2024 oleh NasDem.

Dalam video lawas tersebut, Anies meminta semua pihak agar tidak berharap dirinya bersedia maju Capres, apalagi menjadi poros ketiga. Dia mengklaim hal itu menjadi komitmennya dengan Prabowo.

Menanggapi kembali beredarnya video lawas Anies Baswedan yang menyatakan tidak akan berhadap-hadapan dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai bakal calon presiden karena tak mau berkhianat tersebut, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengingatkan bahwa video Anies itu konteksnya Pemilu 2019 lalu.

“Kayaknya ini (video) itu buat 2019. Kan Mas Anies dulu itu diajak-ajak biar maju kontestasi 2019, dan Mas Anies memegang janji itu,” kata Mardani di Gedung DPR pada Rabu (5/10/22).

Baca juga : Soal Pertemuan Prabowo-Ridwan Kamil, Gerindra: Jangan Semua Ditafsirkan Urusan Cawapres

Namun, kata Mardani, Anies sudah menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI selama 5 tahun periode 2017-2022. Rencananya, Anies akan habis masa jabatannya pada 16 Oktober 2022. Sehingga, viralnya video Anies yang tidak akan berhadapan dengan Prabowo sudah tak relevan lagi sekarang.

“Kalau sekarang kan Mas Anies udah tuntas 5 tahunnya. Kan janji Mas Anies tuntas 5 tahun. Udah bagus. Artinya, term of conditionnya sudah tidak ada lagi. Jadi (janji di video itu) udah tidak berlaku,” tegas Mardani.

TagsAniesAnies BaswedanGerindraPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Makin Moncer, Kini Sejajar dengan Prabowo
    Nasional

    Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Makin Moncer, Kini Sejajar dengan Prabowo

    20 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Relawan Jokowi Siap Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024
    Nasional

    Relawan Jokowi Siap Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024

    16 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Bahas 10 Fokus Kebijakan Indonesia Emas, Prabowo Tegaskan Lanjutkan 'Kartu Sakti' Jokowi
    Nasional

    Bahas 10 Fokus Kebijakan Indonesia Emas, Prabowo Tegaskan Lanjutkan ‘Kartu Sakti’ Jokowi

    4 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Hasto Tepis Isu Ada Perpecahan di Internal PDIP Soal Koalisi atau Oposisi
    Nasional

    Hasto Tepis Isu Ada Perpecahan di Internal PDIP Soal Koalisi atau Oposisi

    22 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Survei Ungkap Prabowo Jadi Sosok Pemersatu di Tengah Polarisasi Politik, Bagaimana Anies dan Ganjar?
    Nasional

    Analisa Dukungan Jokowi ke Prabowo, Pengamat: Jegal Anies dan Muluskan Ganjar

    11 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Dewan Kolonel Puan Dapat Sanksi dari PDIP
    Nasional

    Hasto: PDIP Bakal Usung Kader Internal Berprestasi, Bukan Hasil Pencitraan

    28 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengamat Beberkan Merosotnya Suara Ganjar-Mahfud di Kandang Banteng, Karena Jokowi?
    Nasional

    Pengamat Beberkan Merosotnya Suara Ganjar-Mahfud di Kandang Banteng, Karena Jokowi?

  • Perkenalkan, Smartphone Premium Xiaomi Mi 10
    Teknologi

    Perkenalkan, Smartphone Premium Xiaomi Mi 10

  • Habib Rizieq Gaungkan Revolusi di Tengah Pandemi, Pengamat: Ibarat Menari di Atas Derita Rakyat
    Nasional

    Habib Rizieq Resmi Umumkan Detail Jadwal Kepulangan Hingga Nomor Penerbangan Pesawat

  • Temui Jokowi, Gugus Tugas Covid-19: Indonesia Mampu Uji 14 Ribu Spesimen per Hari
    Nasional

    Temui Jokowi, Gugus Tugas Covid-19: Indonesia Mampu Uji 14 Ribu Spesimen per Hari

  • TIKTAK.ID - Penguasa Monako Pangeran Albert II, Kepala Negara Pertama yang Dinyatakan Positif Corona
    Internasional

    Penguasa Monako Pangeran Albert II, Kepala Negara Pertama yang Dinyatakan Positif Corona

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.