TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menyoal Kisruh Anggaran Formula-E yang Kini Diperiksa KPK

Menyoal Kisruh Anggaran Formula-E yang Kini Diperiksa KPK

By Joni Sitohang
7 November 2021
365
0
Menyoal Kisruh Anggaran Formula-E yang Kini Diperiksa KPK

TIKTAK.ID – Polemik penyelenggaraan ajang balap listrik Formula E di Jakarta saat ini telah memasuki babak baru. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan untuk menyelidiki dugaan korupsi dana Formula E. Dugaan tersebut muncul setelah terjadi sejumlah kejanggalan mengenai pendanaan Formula E, yang mulanya memakai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta.

Kejanggalan pertama, anggaran Formula E mendadak turun drastis usai pendanaan diambil alih oleh swasta. Menurut anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra, pada September lalu biaya penyelenggaraan Formula E tiba-tiba turun menjadi Rp336,67 miliar per tahun setelah pendanaan dialihkan ke pihak swasta.

Padahal sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI menganggarkan sebesar Rp1,13 triliun dari APBD 2020 untuk pembiayaan Formula E. Rinciannya, Rp360 miliar untuk membayar commitment fee pada 2019, biaya pelaksanaan sebesar Rp344 miliar, dan biaya bank garansi Rp423 miliar.

Baca juga : Andika Perkasa Resmi Disetujui DPR Jadi Panglima TNI

“Ketika pembahasan APBD 2020, Pemprov DKI meminta anggaran Formula sejumlah E Rp1,13 triliun. Kemudian setelah ditegur BPK, sekarang biayanya direvisi menjadi Rp336,67 miliar. Artinya, ada percobaan mark up anggaran sebesar Rp790,73 miliar,” ungkap Anggara, Rabu (29/9/21), seperti dilansir Kompas.com.

Selain itu, kejanggalan lainnya berkaitan dengan fakta bahwa beberapa kota di negara lain tidak perlu mengeluarkan biaya hingga triliunan untuk mengadakan Formula E. Anggara mencontohkan Kota New York di Amerika Serikat dan Roma di Italia, yang dibebaskan dari biaya commitment fee.

“Hal ini patut dipertanyakan, mengapa biaya commitment fee Formula E Jakarta sangat tinggi, dan jelas membebani APBD Jakarta,” ujar Anggara.

Baca juga : Dinilai ‘Serampangan’ Gunakan Simbol DPR, Relawan Puan Maharani Tuai Sindiran

Anggara mengatakan Kota Montreal di Kanada memang mengeluarkan sejumlah uang untuk menggelar Formula E. Akan tetapi, dia menyebut angkanya sangat sedikit bila dibandingkan dengan angka yang harus dibayar Jakarta.

Anggara memaparkan, Montreal hanya membayar nomination fees for the City of Montreal sebesar C$151,000 atau setara Rp1,7 miliar dan race fees sebesar C$1,5 juta atau setara Rp17 miliar. Dia pun menyatakan perbedaan harga tersebut membuat DPRD, terutama PSI, mempertanyakan bukti bayar commitment fee formula E.

Dia menilai bukti bayar ini diperlukan untuk melihat besaran sesungguhnya dari biaya yang harus dikeluarkan DKI Jakarta. Namun dia mengklaim Pemprov DKI tidak kunjung menyerahkan bukti bayar itu ke DPRD selaku pengawas.

TagsAPBD DKIFormula EKPK

Related articles More from author

  • Polri Ungkap Alasan Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
    Nasional

    Polri Ungkap Alasan Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

    15 Juli 2026
    By Johan Arif
  • Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati
    Nasional

    Mensos Korupsi Dana Bansos Covid-19, KPK Ancam Eksekusi Mati

    6 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • KPK Ancam Pihak yang Hambat Pencarian Harun Masiku
    Nasional

    KPK Ancam Pihak yang Hambat Pencarian Harun Masiku

    3 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • ICW nilai KPK saat ini adalah yang terburuk
    Nasional

    Dinilai Sebagai KPK Terburuk, Pimpinan KPK: ICW Luar Biasa, Padahal Kami Belum Kerja

    30 Desember 2019
    By
  • Program Organisasi Penggerak Kemendikbud Tuai Polemik, Langkah Nadiem Makarim Dipantau KPK
    Nasional

    Program Organisasi Penggerak Kemendikbud Tuai Polemik, Langkah Nadiem Makarim Dipantau KPK

    25 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • KPK Beberkan Sumber Uang Rp100 Miliar yang Disita Dalam Kasus Kuota Haji
    Nasional

    KPK Beberkan Sumber Uang Rp100 Miliar yang Disita Dalam Kasus Kuota Haji

    8 Oktober 2025
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tentara Elite Australia Terbukti Lakukan Kejahatan Perang di Afghanistan
    Internasional

    Tentara Elite Australia Terbukti Lakukan Kejahatan Perang di Afghanistan

  • Prabowo-Gibran Bakal Tambah Menteri Jadi 40, Mahfud MD: Makin Banyak Sumber Korupsi, Negara Bisa Rusak
    Nasional

    Prabowo-Gibran Bakal Tambah Menteri Jadi 40, Mahfud MD: Makin Banyak Sumber Korupsi, Negara Bisa Rusak

  • Prabowo Anggap Survei sebagai 'Hal Menakutkan'
    Nasional

    Prabowo Anggap Survei sebagai ‘Hal Menakutkan’

  • Persaingan Ketat Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Terus Dibayang-bayangi Anies Baswedan
    Nasional

    Ganjar, Anies dan Prabowo Bersaing Ketat di Sumut

  • Istri Kaesang Diisukan Maju Pilkada Sleman, PKS Buka Suara
    Nasional

    Istri Kaesang Diisukan Maju Pilkada Sleman, PKS Buka Suara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.