TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›7 Tahun Jokowi Presiden, Bagaimana Peningkatan Kualitas SDM Indonesia?

7 Tahun Jokowi Presiden, Bagaimana Peningkatan Kualitas SDM Indonesia?

By Joni Sitohang
28 Oktober 2021
816
0
7 Tahun Jokowi Presiden, Bagaimana Peningkatan Kualitas SDM Indonesia?

TIKTAK.ID – Salah satu misi unggulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak menjabat pada Oktober 2014 dan terpilih kembali pada 2019 yakni meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Mereformasi sistem pendidikan menjadi satu di antara upaya andalan Jokowi dalam mewujudkan misi tersebut.

Namun lembaga riset kebijakan publik The Indonesian Institute (TII) menilai reformasi itu masih belum dilaksanakan secara optimal. Peneliti Bidang Sosial TII, Nisaaul Muthiah mengatakan bahwa sistem pendidikan di Indonesia saat ini masih memerlukan banyak perbaikan, mulai dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat sampai infrastruktur penunjang proses belajar.

Menurut hasil studi terbaru Programme for International Student Assessment (PISA) 2018, rata-rata kemampuan membaca anak usia 15 tahun di Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara. Kemudian rata-rata kemampuan matematika dan ilmu pengetahuan menempati peringkat 72 dan 70 dari 78 negara. Secara garis besar, skor PISA yang diperoleh Indonesia pada 2018 memperlihatkan terjadinya penurunan ketimbang skor PISA Indonesia pada 2015.

Baca juga : Ahok Doakan dan Siap Bantu Sandiaga Terpilih Jadi Presiden

Pada 2018, rata-rata kemampuan membaca anak Indonesia 371 poin, padahal rata-rata membaca pada 2015 sebesar 397 poin. Sedangkan rata-rata kemampuan matematika di periode 2018 mencapai 379 poin, menurun dari 386 poin di 2015. Rata-rata kemampuan ilmu pengetahuan pada 2015 sebesar 403 poin, tapi turun menjadi 396 poin di 2018.

“Nilai-nilai itu masih berada di bawah rata-rata negara-negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang sebesar 487 (rata-rata kemampuan membaca) dan 489 poin (rata-rata kemampuan matematika dan ilmu pengetahuan),” ujar Nisaaul dalam keterangan resminya, seperti dilansir SINDOnews, Selasa (26/10/21).

Meski begitu, Nisaaul mengatakan jumlah murid di Indonesia yang dapat masuk ke level pendidikan menengah meningkat sejak 2003 hingga 2018. Namun, dia menyebut peningkatan itu tak disertai dengan perbaikan kualitas pendidikan yang diberikan.

Baca juga : Hasil Survei Poltracking: Ganjar Capres Nomor Wahid, Puan Urutan Berapa?

Nisaaul pun menyatakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) perlu melakukan perbaikan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Dia menjelaskan, peningkatan jumlah siswa yang memasuki pendidikan menengah harus disertai dengan perbaikan kualitas guru, kurikulum, strategi pedagogi, dan infrastruktur penunjang pendidikan.

TagsJokowiSDM

Related articles More from author

  • Rizieq Shihab Tak Bisa Pulang, Fadli Zon Sebut Ada Invisible Hand
    Nasional

    Fadli Zon: Kenapa Jokowi Tak Beri Ucapan Duka Wafatnya Jenderal Djoko Santoso?

    13 Mei 2020
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Baru 4 Bulan Jadi Menteri Sudah 30 Kali Ikut Ratas, Erick Thohir: Pak Jokowi Memang Gila Kerja
    Nasional

    Baru 4 Bulan Jadi Menteri Sudah 30 Kali Ikut Ratas, Erick Thohir: Pak Jokowi Memang Gila Kerja

    13 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Jokowi Ancang-ancang Hentikan Ekspor Puluhan Juta Ton Bauksit
    Nasional

    Jokowi Ancang-ancang Hentikan Ekspor Puluhan Juta Ton Bauksit

    10 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Ide Jokowi Gandeng Didi Kempot Sebarkan Nilai Pancasila Diapresiasi DPR
    Nasional

    Ide Jokowi Gandeng Didi Kempot Sebarkan Nilai Pancasila Diapresiasi DPR

    4 Desember 2019
    By
  • Jokowi Disebut Akan Bentuk Yayasan, Buat Apa?
    Nasional

    Jokowi Disebut Akan Bentuk Yayasan, Buat Apa?

    3 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Tegas Tolak Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina
    Nasional

    Jokowi Tegas Tolak Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina

    2 Mei 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ulama NU Jateng-Jatim Sepakat Dukung Anies-AHY, Begini Penjelasan Pengamat
    Nasional

    Ulama NU Jateng-Jatim Sepakat Dukung Anies-AHY, Begini Penjelasan Pengamat

  • Kabinet Bennett Akhirnya Tamat
    Internasional

    Kabinet Bennett Akhirnya Tamat

  • Kenali 4 Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Kenali 4 Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan

  • Pasca Kongres Demokrat, Diam-diam AHY Temui Jokowi dan Ma'ruf Amin, Ada Apa?
    Nasional

    Pasca Kongres Demokrat, Diam-diam AHY Temui Jokowi dan Ma’ruf Amin, Ada Apa?

  • Heran Soal Deklarasi Relawan Prabowo-Puan 2024, Gerindra: Tidak Lazim!
    Nasional

    DPR Sepakati 30 Orang Jadi Tim Pansus Ibu Kota Negara Baru, Siapa Saja?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.