TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pengadilan Junta Myanmar akan Dengarkan Kesaksian Suu Kyi untuk Pertama Kalinya

Pengadilan Junta Myanmar akan Dengarkan Kesaksian Suu Kyi untuk Pertama Kalinya

By Bagas F Sinaga
17 Juni 2021
368
0
Pengadilan Junta Myanmar akan Dengarkan Kesaksian Suu Kyi untuk Pertama Kalinya

TIKTAK.ID – Pengadilan terhadap pemimpin terguling Myanmar, Aung San Suu Kyi akan dilanjutkan pada Senin ini (14/6/21) dengan agenda mendengarkan kesaksian Suu Kyi di pengadilan junta untuk pertama kalinya setelah empat bulan kudeta militer.

Sementara demonstrasi hampir setiap hari mengguncang Myanmar sejak kudeta para jenderal menggulingkan pemerintahannya pada Februari, mengakhiri upaya 10 tahun demokrasi yang dibangun di negara itu, seperti yang dilansir France24.

Demonstrasi massal dijawab dengan tindakan keras dan brutal militer yang telah menewaskan lebih dari 850 orang, menurut kelompok pemantau lokal.

Junta telah mengajukan serangkaian tuntutan terhadap Suu Kyi, mulai dari menerima 11 kilogram emas secara ilegal hingga melanggar undang-undang kerahasiaan era kolonial.

Pada Senin ini, tim pembelanya akan memeriksa saksi-saksi atas tuduhan dia mengimpor walkie-talkie secara ilegal dan melanggar pembatasan virus Corona selama pemilihan tahun lalu yang dimenangkan Liga Nasional untuk Demokrasi dengan telak.

Pengacaranya yang telah diizinkan untuk bertemu dengannya hanya dua kali sejak dia ditempatkan di bawah tahanan rumah mengatakan mereka mengharapkan persidangan selesai pada 26 Juli.

Sidang untuk kasus Suu Kyi akan berlangsung setiap Senin.

Jika terbukti bersalah atas semua tuduhan, Suu Kyi, 75, menghadapi hukuman lebih dari satu dekade penjara.

“Kami mengharapkan yang terbaik tetapi bersiap untuk yang terburuk,” kata salah satu pengacara Suu Kyi, Khin Maung Zaw kepada AFP menjelang sidang di Ibu Kota Naypyidaw.

Kasus terpisah dijadwalkan akan dimulai pada 15 Juni, di mana Suu Kyi didakwa melakukan penghasutan bersama Presiden terguling, Win Myint dan anggota senior NLD lainnya.

Sebelumnya, Suu Kyi telah menghabiskan lebih dari 15 tahun di bawah tahanan rumah selama pemerintahan junta, sebelum akhirnya dibebaskan pada 2010.

Status internasionalnya berkurang menyusul gelombang kekerasan militer yang menargetkan komunitas Muslim Rohingya Myanmar yang mayoritas beragama Buddha, tetapi kudeta telah mengembalikan Suu Kyi ke peran ikon demokrasi yang tertutup.

Pada Kamis lalu, ia didakwa dengan tuduhan tambahan, yaitu korupsi karena secara ilegal menerima uang tunai $600.000 dan sekitar 11 kilogram emas.

Pengacaranya, Khin Maung Zaw, menolak tuduhan baru itu -yang bisa membuat Suu Kyi dikenai hukuman penjara sangat lama- sebagai “tidak masuk akal”.

“Ada latar belakang politik yang tidak dapat disangkal untuk menjauhkannya dari panggung negara dan mencoreng prestisenya,” katanya kepada AFP pekan lalu.

“Itulah salah satu alasan untuk menuntutnya -untuk menjauhkannya dari tempat kejadian.”

Myanmar telah terjerumus ke dalam “bencana hak asasi manusia” sejak kudeta, kata Kepala hak asasi manusia PBB, Michelle Bachelet pada Jumat, menambahkan bahwa kepemimpinan militer “sangat bertanggung jawab” atas krisis tersebut.

Bachelet juga mengecam penangkapan besar-besaran di negara itu terhadap para aktivis, jurnalis, dan penentang rezim, mengutip sumber-sumber yang dapat dipercaya yang mengatakan setidaknya 4.804 orang masih ditahan secara sewenang-wenang.

Pemimpin Junta, Min Aung Hlaing telah membenarkan perebutan kekuasaannya dengan mengutip dugaan kecurangan Pemilu dalam pemilihan November yang dimenangkan oleh NLD pimpinan Suu Kyi.

Junta sebelumnya mengatakan akan mengadakan pemilihan baru dalam waktu dua tahun, tetapi juga mengancam akan membubarkan NLD.

TagsAung San Suu KyiBerita Dunia Hari IniKudeta militerMyanmarPengadilan Myanmar

Related articles More from author

  • Batalkan Rencana Pembatasan Selama Libur Paskah, Kanselir Jerman: Ini Salah Saya
    Internasional

    Batalkan Rencana Pembatasan Selama Libur Paskah, Kanselir Jerman: Ini Salah Saya

    25 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Anggota Partai Republik AS yang Dukung Pemakzulan Trump Dapat Ancaman Kekerasan
    Internasional

    Anggota Partai Republik AS yang Dukung Pemakzulan Trump Dapat Ancaman Kekerasan

    16 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
    Internasional

    HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas

    11 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Intelijen Korea Selatan Bantah Kim Jong-un Sakit
    Internasional

    Intelijen Korea Selatan Bantah Kim Jong-un Sakit

    29 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran
    Internasional

    Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran

    21 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bila Berhasil Lalui Tahap Uji Coba, Vaksin Anti Covid-19 Akan Dijual Murah ke Seluruh Dunia
    Internasional

    Bila Berhasil Lalui Tahap Uji Coba, Vaksin Anti Covid-19 Akan Dijual Murah ke Seluruh Dunia

    17 Mei 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jadi Pelatih Tunggal Putri, Indra Widjaja: Saya Tidak Akan Lembek
    Olahraga

    Jadi Pelatih Tunggal Putri, Indra Widjaja: Saya Tidak Akan Lembek

  • Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI
    Nasional

    Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI

  • Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya
    Internasional

    Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya

  • Reaksi Heboh Netizen Usai Bruno Fernandez Resmi Gabung Manchester United
    Olahraga

    Reaksi Heboh Netizen Usai Bruno Fernandez Resmi Gabung Manchester United

  • Ingin Program Nawacita Terwujud, Relawan Ganjar Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP 2024
    Nasional

    Ingin Program Nawacita Terwujud, Relawan Ganjar Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.