TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pusako Unand Tuding Jokowi Beri Perintah Nonaktifkan 75 Pegawai KPK, PDIP Geram

Pusako Unand Tuding Jokowi Beri Perintah Nonaktifkan 75 Pegawai KPK, PDIP Geram

By Johan Arif
15 Mei 2021
355
0
Pusako Unand Tuding Jokowi Beri Perintah Nonaktifkan 75 Pegawai KPK, PDIP Geram

TIKTAK.ID – Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas (Unand), Feri Amsari menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan penonaktifan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya. Namun Elite PDIP menampik tudingan Pusako Unand terhadap Jokowi tersebut.

“Bukan tidak mungkin KPK nantinya berubah menjadi lembaga bargaining politik,” ujar Feri, seperti dilansir detik.com, Selasa (11/5/21).

Feri mengklaim ada perintah untuk menonaktifkan Novel dan 74 pegawai lain melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Dia pun menyebut perintah itu datang dari Presiden Jokowi.

“(Sebanyak) 75 orang itu adalah orang-orang yang menangani kasus-kasus penting yang melibatkan partai-partai besar dan orang-orang penting. Ini merupakan upaya Firli atas perintah presiden untuk memastikan kasus-kasus besar tidak berlanjut,” ucap Feri.

Menurut Feri, penonaktifan ke-75 pegawai tersebut akan membuat KPK sepenuhnya menjadi alat bagi Ketua KPK Firli. Ia mengatakan cara yang digunakan Firli dengan menonaktifkan KPK adalah hal buruk.

“Dampaknya, KPK bakal sepenuhnya menjadi alat Firli dan Komisioner dalam pemberantasan korupsi. Cara tersebut terlihat dipaksakan dan sangat buruk,” terangnya.

Menanggapi tudingan tersebut, elite PDIP Hendrawan menyatakan bahwa apa yang terjadi di KPK merupakan konsekuensi penerapan UU KPK.

“Lho ini kok malah jadi dipelintir. Padahal semua ini konsekuensi dari penerapan UU KPK yang baru (UU 19/2019). Seperti yang dikatakan Menko Polhukam, semua yang dilakukan tak boleh menyimpang dari batasan-batasan yang ada pada UU tersebut,” tegas Hendrawan, Rabu (12/5/21).

Hendrawan menilai partainya sangat anti terhadap tindakan korupsi. Kemudian ia menyinggung soal sosialisasi empat pilar dalam hal ini.

“Pemberantasan korupsi, betapa pun kita sangat anti terhadap korupsi, namun tetap harus diletakkan dalam bingkai kepentingan yang lebih besar, yakni menegakkan konsensus-konsensus kebangsaan yang disosialisasikan MPR, atau yang pernah dipasarkan dengan istilah Sosialisasi 4 Pilar,” tutur Hendrawan.

Seperti diketahui, penonaktifan Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya telah tertuang dalam Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021. SK tersebut diteken Ketua KPK Firli Bahuri, yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Mei 2021. Sedangkan untuk salinan yang sah tertanda Plh Kepala Biro SDM Yonathan Demme Tangdilintin.

TagsJokowiPDIPPegawai KPKPusako UnandTWK

Related articles More from author

  • Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law
    Nasional

    Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Puji Strategi Ekonomi Jokowi, Pengamat ini Prediksi RI Aman dari Resesi di 2023
    Nasional

    Puji Strategi Ekonomi Jokowi, Pengamat ini Prediksi RI Aman dari Resesi di 2023

    5 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bersatu Lawan Kotak Kosong
    Nasional

    Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bersatu Lawan Kotak Kosong

    21 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beri Sinyal Rombak Kabinet, Terkait Pencapresan Anies?
    Nasional

    Jokowi Beri Sinyal Rombak Kabinet, Terkait Pencapresan Anies?

    14 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Edhy Prabowo Terkena OTT KPK, Poyuono: Tamat Sudah Ambisi Prabowo Jadi Presiden!
    Nasional

    Edhy Prabowo Terkena OTT KPK, Poyuono: Tamat Sudah Ambisi Prabowo Jadi Presiden!

    25 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Aliansi Keamanan Siber Tuntut Budi Arie Mundur dari Menkominfo Buntut Peretasan PDNS
    Nasional

    Aliansi Keamanan Siber Tuntut Budi Arie Mundur dari Menkominfo Buntut Peretasan PDNS

    17 Juli 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Brigjen Pol Rusdi Hartono
    Nasional

    Aksi Teror Bom Makassar dan Serangan Mabes Dicurigai Rekayasa, Begini Penjelasan Polri

  • Kim Bum Ungkap Alasan Ogah Bintangi Drama Komedi Romantis
    Selebriti

    Kim Bum Ungkap Alasan Ogah Bintangi Drama Komedi Romantis

  • Begini Keadaan Habib Rizieq Shihab Usai Pindah ke Sel Bareskrim
    Nasional

    Begini Keadaan Habib Rizieq Shihab Usai Pindah ke Sel Bareskrim

  • Jokowi Sukses Bawa ‘Oleh-oleh’ Rp 185 Triliun dari Kunjungan ke Asia Timur
    Nasional

    Jokowi Sukses Bawa ‘Oleh-oleh’ Rp 185 Triliun dari Kunjungan ke Asia Timur

  • Bantah Klaim Moeldoko, Nasdem: Gak Masuk Daftar Capres 2024 di Kami, Tuh!
    Nasional

    Bantah Klaim Moeldoko, Nasdem: Gak Masuk Daftar Capres 2024 di Kami, Tuh!

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.