TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menunggu Sikap Jokowi Soal Manuver Moeldoko Dalam Kisruh Demokrat

Menunggu Sikap Jokowi Soal Manuver Moeldoko Dalam Kisruh Demokrat

By Joni Sitohang
13 Maret 2021
505
0
Menunggu Sikap Jokowi Soal Manuver Moeldoko Bikin Kisruh Demokrat

TIKTAK.ID – Kisruh Partai Demokrat menyeret nama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ikut terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang ditengarai melanggar UU Parpol.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, Jokowi perlu bertindak untuk menyelesaikan sengkarut masalah Partai Demokrat. Ia menyarankan, baik Jokowi maupun pihak Istana segera memberikan pernyataan resmi.

Adi menganggap suara Jokowi diperlukan untuk meluruskan opini publik yang cenderung menilai Pemerintah ikut andil dalam kudeta Demokrat.

Baca juga : Dukung Anies Jual Saham Bir, MUI Surati DPRD DKI

Ia melanjutkan, suara Jokowi dapat memperbaiki nama baik Pemerintah, sekaligus memberikan penegasan bahwa tindakan Moeldoko tidak ada kaitannya dengan pemerintahan saat ini.

“Penting adanya pernyataan formal untuk menganulir dugaan liar publik, bahwa apa yang dilakukan KSP ini tidak didukung Istana. Bisa dari Jubir, entah dari Mensesneg, atau dari Jokowi sendiri,” tutur Adi, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (12/3/21).

Adi mengatakan, saat ini Pemerintah tidak bisa lagi menutup mata terkait ribut-ribut Partai Demokrat. Sebab, sudah banyak pemberitaan mengenai Moeldoko yang menerima jabatan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat hasil KLB di Sumatera Utara.

Baca juga : Arief Poyuono Yakin Prabowo Dukung Jokowi Tiga Periode

Untuk itu, Adi menyatakan Jokowi perlu memberikan pernyataan resmi. Jika tidak, kata Adi, akan ada implikasi serius yang berasal dari persepsi publik.

“Kalau tak ada pernyataan resmi, maka publik pasti menyeret Istana terus. Ini tidak bagus untuk Istana, sebagai sebuah pemerintahan. Masa iya Pemerintah dituduh terus, tapi saat dituduh tak memberikan respons,” terang Adi.

Lebih lanjut, Adi menduga sikap diam Istana terkait kisruh Demokrat itu bisa jadi karena Jokowi masih melihat persepsi publik terkait masalah tersebut. Ia menjelaskan, jika desakan publik terhadap Jokowi makin kencang, tidak menutup kemungkinan pihak Istana akan ikut bersuara.

Baca juga : Jokowi Teken Perpres Proyek Putar Kunci Turunan UU Cipta Kerja, Apa Manfaatnya?

“Mungkin Pemerintah menganggap ini adalah persoalan pribadi dan tidak perlu klarifikasi, atau kedua, bisa saja Jokowi sedang wait and see sekaligus melihat bagaimana kritik publik. Apa akan semakin deras atau tidak,” ucap Adi.

“Kalau melihat persepsi publik, tentu tidak menguntungkan. Istana babak belur karena selalu dikaitkan dengan kudeta Demokrat, diseret-seret, karena Ketumnya (yang versi KLB) berada di lingkaran Istana,” imbuhnya.

TagsDemokratJokowiKepala Staf KepresidenanMoeldokoUU Parpol

Related articles More from author

  • Bank Dunia Dukung Omnibus Law Jokowi, Tapi..
    Nasional

    Bank Dunia Dukung Omnibus Law Jokowi

    17 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Disebut Tak Bisa Tolak Jika Diusung PDIP Lagi di 2024
    Nasional

    Jokowi Disebut Tak Bisa Tolak Jika Diusung PDIP Lagi di 2024

    21 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Beberkan Alasan Tak Munculkan Gibran di Baliho Kampanye
    Nasional

    Demokrat Beberkan Alasan Tak Munculkan Gibran di Baliho Kampanye

    12 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Anggap PPKM Darurat 'Bunuh Rakyat', Mahasiswa Pattimura Ambon Tuntut Jokowi Mundur
    Nasional

    Anggap PPKM Darurat ‘Bunuh Rakyat’, Mahasiswa Pattimura Ambon Tuntut Jokowi Mundur

    21 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Bantah Omnibus Law Cipta Kerja Permudah PHK, Bagaimana Faktanya?
    Nasional

    Jokowi Bantah Omnibus Law Cipta Kerja Permudah PHK, Bagaimana Faktanya?

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Buka Suara Usai Relawan Jokowi Gelar Musra di Bandung
    Nasional

    PDIP Buka Suara Usai Relawan Jokowi Gelar Musra di Bandung

    29 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Demokrat Desak Jokowi Segera Pecat Moeldoko yang Dinilai Bikin Malu Istana dan Pemerintah
    Nasional

    Demokrat Desak Jokowi Segera Pecat Moeldoko yang Dinilai Bikin Malu Istana dan Pemerintah

  • Puluhan Tahanan Tewas dalam Bentrokan di Penjara Ekuador
    Internasional

    Puluhan Tahanan Tewas dalam Bentrokan di Penjara Ekuador

  • Upaya Jokowi Bangun Kilang Minyak Terganggu Permainan Mafia
    Nasional

    Upaya Jokowi Bangun Kilang Minyak Terganggu Permainan Mafia

  • Headset VR Meta Quest 3, Harga Rp7 Jutaan
    Teknologi

    Headset VR Meta Quest 3, Harga Rp7 Jutaan

  • Rizieq Ungkap 'Deal' dengan Tito dan BG di Arab dalam Pledoi yang Dibacanya Hari ini
    Nasional

    Rizieq Ungkap ‘Deal’ dengan Tito dan BG di Arab dalam Pledoi yang Dibacanya Hari ini

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.