TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Bawa-bawa Nama Bobby, PAN Kritik Demokrat Soal Jokowi Siapkan Gibran

Bawa-bawa Nama Bobby, PAN Kritik Demokrat Soal Jokowi Siapkan Gibran

By Joni Sitohang
13 Februari 2021
1265
0
Bawa-bawa Nama Bobby, PAN Kritik Demokrat Soal Jokowi Siapkan Gibran

TIKTAK.ID – Partai Demokrat (PD) diketahui memunculkan isu mengenai pembatalan revisi UU Pemilu dilakukan akibat kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mempersiapkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024. Akan tetapi, PAN mengkritik dugaan PD.

“Jadi jangan hanya karena kepentingan politik di internal satu partai tertentu, lantas mengambil justifikasi yang tidak benar,” ujar Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Daulay Partaonan saat dihubungi, seperti dilansir Detik.com, Kamis (11/2/21).

Kemudian Saleh menyinggung nama Wali Kota Medan terpilih, Bobby Nasution, yang tak lain adalah menantu Presiden Jokowi.

Baca juga : Bos Pertamina Buka-bukaan Soal ‘Proyek Janggal’ yang Dicurigai Ahok

“Lalu mengapa tidak menyampaikan Bobby di Medan mau jadi Gubernur Sumut, kan bisa juga. Kenapa hanya Gibran saja? Ya sekalian saja disampaikan, ternyata Presiden Jokowi pengin (Bobby) jadi Gubernur Sumatera Utara. Apa begitu cara kita berpolitik? Kan tidak,” sambungnya.

Menurut anggota Komisi IX DPR RI itu, pernyataan PD yang mengaitkan revisi UU Pemilu dengan Gibran terlalu jauh. Pasalnya, ia mengatakan pada Pilgub DKI 2024, Jokowi berada di penghujung masa jabatannya.

Saleh menyatakan tindakan PD yang mendesak UU Pemilu direvisi menunjukkan sikap yang terlalu percaya diri. Ia menilai belum tentu revisi UU Pemilu bisa mengakomodir keinginan satu partai politik (parpol) tertentu.

Baca juga : Din Syamsuddin Dipolisikan karena Dicap Radikal, Begini Pembelaan MUI

“Jangan dikira kalau pembahasan UU Pemilu dibuka, maka kepentingan satu parpol tertentu bisa masuk secara utuh. Ingat, pembahasan UU itu melibatkan semua parpol, dan kebenaran di UU itu ditentukan oleh suara terbanyak. Bukan ditentukan keinginan idealis suatu parpol,” tutur Saleh.

Sementara itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebut UU Pemilu memang seharusnya dibuat untuk digunakan lebih dari sekali. Ia menganggap UU Pemilu setidaknya bisa digunakan untuk 3 kali pelaksanaan Pemilu.

“Seperti yang sudah disampaikan oleh PAN, UU Pemilu didesain untuk digunakan dalam 3 sampai 4 Pemilu ke depan,” ucap Eddy.

Baca juga : M Qodari Tuding Isu Kudeta Demokrat Disutradarai SBY, Bakomstra PD: Analisisnya Jadul Ketinggalan Zaman

Untuk diketahui, Partai Demokrat menegaskan tidak dilanjutkannya revisi UU Pemilu oleh Komisi II DPR RI adalah bentuk inkonsistensi Pemerintah dan parlemen lantaran ada kepentingan kekuasaan.

TagsBobby NasutionDemokratEddy SoeparnoGibran RakabumingGubernur DKI JakartaJokowiPANPilgub DKI

Related articles More from author

  • Pengkritik UU Cipta Kerja dan Saksi Ahli Kasus Ahok Diangkat Jokowi Jadi Wamenkumham, Siapa Dia?
    Nasional

    Pengkritik UU Cipta Kerja dan Saksi Ahli Kasus Ahok Diangkat Jokowi Jadi Wamenkumham, Siapa Dia?

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD '45 Perlu Dievaluasi
    Nasional

    Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD ’45 Perlu Dievaluasi

    3 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Siapa Sangka, Ternyata ini Alasan Utama PDIP Usung Anak dan Menantu Jokowi di Pilkada
    Nasional

    Siapa Sangka, Ternyata ini Alasan Utama PDIP Usung Anak dan Menantu Jokowi di Pilkada

    13 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • Tanggal 21 Juni, Wafat Bung Karno dan Ulang Tahun Jokowi, Inikah Alasan Jokowi Tak Pernah Rayakan Ultah?
    Nasional

    Tanggal 21 Juni, Wafat Bung Karno dan Ulang Tahun Jokowi, Inikah Alasan Jokowi Tak Pernah Rayakan Ultah?

    22 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Menhan China Wei Fenghe Telepon Prabowo Subianto, Ada Apa?
    Nasional

    Belum Setahun Jabat Menhan, Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Kalahkan Retno Marsudi dan Jokowi

    27 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Maklumat FPI: Menhub Positif Corona, Jokowi Wajib Dikarantina
    Nasional

    Maklumat FPI: Menhub Positif Corona, Jokowi Wajib Dikarantina

    18 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ditanya Soal Peluang Jokowi Masuk Demokrat, AHY Jawab Sambil Tersenyum
    Nasional

    Ditanya Soal Peluang Jokowi Masuk Demokrat, AHY Jawab Sambil Tersenyum

  • Beberapa Tips Agar Gorengan Jadi Sehat Dikonsumsi
    Tips & Tutorial

    Beberapa Tips Agar Gorengan Jadi Sehat Dikonsumsi

  • Cerita 4 Pasien Corona Sembuh di Semarang, Ternyata ini Kuncinya
    Nasional

    Cerita 4 Pasien Corona Sembuh di Semarang, Ternyata ini Kuncinya

  • Indro Warkop Akan Jadi Juri Kompetisi Nyanyi dan Komedi Saat Ramadan
    Selebriti

    Indro Warkop Akan Jadi Juri Kompetisi Nyanyi dan Komedi Saat Ramadan

  • Akbar Tanjung Yakin Golkar Menang dan Airlangga Jadi Presiden di 2024
    Nasional

    Akbar Tanjung Yakin Golkar Menang dan Airlangga Jadi Presiden di 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.