TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sengkarut Demokrat, Isu Kudeta Hingga Politikus Karbitan

Sengkarut Demokrat, Isu Kudeta Hingga Politikus Karbitan

By Joni Sitohang
11 Februari 2021
672
0
Sengkarut Demokrat, Isu Kudeta Hingga Politikus Karbitan

TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah diterpa isu pengambilalihan partai secara paksa atau kudeta. AHY mengklaim upaya kudeta itu melibatkan kader aktif, mantan kader, hingga pihak luar yang notabene berada di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kemudian Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko dituding sebagai dalang di balik upaya kudeta Partai Demokrat. Beredar pula kabar empat faksi pendiri Demokrat yang menginginkan Moeldoko menyingkirkan AHY.

Menanggapi hal itu, analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto mengatakan keberadaan empat faksi itu berpotensi mengancam kedudukan AHY.

Baca juga : Ibunya Jadi Korban, Dino Patti Djalal Minta Anies Ringkus Komplotan Mafia Tanah

Menurutnya, ada beberapa faktor yang bisa melatarbelakangi, seperti tokoh di antara faksi memiliki sumbangsih besar terhadap partai dan relasi baik para tokoh tersebut dengan pihak di luar partai.

“Memang ada potensi [mengancam], dan dalam dua hal ini mereka unggul jauh dibandingkan AHY yang kira-kira karbitan di dalam politik,” ujar Arif, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (3/2/21).

Arif pun menyatakan AHY masih belum matang menjadi pemimpin. Ia menilai hal itu berdasarkan strategi yang ditempuh AHY dalam menghadapi konflik. Ia juga menganggap keliru tindakan mengirim surat permintaan klarifikasi kepada Jokowi atas dugaan kudeta.

Baca juga : ‘Ganjar Malas Salat’ Muncul di Soal Buku Agama SD

“Strategi tersebut untuk menunjukkan kepada publik, ‘tuh lihat, Jokowi kurang ajar’,” ucap Arif.

“Namun opini publik malah mengarah sebaliknya. Pertama, orang tidak percaya dan menjadi tertawaan, loh kok kudeta dari luar. Kedua, dengan meminta klarifikasi kepada Jokowi, maka seolah-olah posisi AHY berada di bawah Jokowi,” imbuh pengamat politik dari Universitas Paramadina ini.

Arif melanjutkan, kelemahan partai politik di Indonesia, termasuk Demokrat, yakni kerap mengandalkan “personalisasi” dibandingkan “institusi” dalam menghadapi suatu masalah. Ia menganggap ketergantungan terhadap personal itu pula yang bisa menjelaskan kemunculan nama Moeldoko dalam prahara kudeta Demokrat.

Baca juga : Viral Video Uang Kertas 100 Rupiah Bergambar Jokowi, Begini Penjelasan BI

“Kebutuhan dari luar pun menjadi tidak terelakkan dalam konteks Partai Demokrat, tapi sekali lagi bukan berarti lebih baik. Kebutuhan itu persis karena personalisasi tadi, memangnya ada tokoh yang sekuat AHY di dalam Partai Demokrat? Sementara itu, dalam tanda kutip ada tradisi militer dalam Partai Demokrat,” tutur Arif.

TagsAgus Harimurti YudhoyonoAHYDemokratJokowiKepala Staf KepresidenanKudetaMoeldokoPolitikus

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Akun @OpiniDin Unggah 'Cabut Mandat Rezim Jokowi', Din Syamsuddin: Akun Saya di-Hack
    Nasional

    Akun @OpiniDin Unggah ‘Cabut Mandat Rezim Jokowi’, Din Syamsuddin: Akun Saya di-Hack

    19 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • Bawa-bawa Nama Bobby, PAN Kritik Demokrat Soal Jokowi Siapkan Gibran
    Nasional

    Bawa-bawa Nama Bobby, PAN Kritik Demokrat Soal Jokowi Siapkan Gibran

    13 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Netizen Ramai-ramai Doakan Jokowi Setelah Resmi Cabut Investasi Miras
    Nasional

    Netizen Ramai-ramai Doakan Jokowi Setelah Resmi Cabut Investasi Miras

    3 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Anies Berharap Demokrat-NasDem-PKS Jadi Satu Poros Capai Ambang Batas
    Nasional

    Anies Berharap Demokrat-NasDem-PKS Jadi Satu Poros Capai Ambang Batas

    9 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Golkar-PAN Beri Kode Partai Parlemen 'Biru' Bakal Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat?
    Nasional

    Golkar-PAN Beri Kode Partai Parlemen ‘Biru’ Bakal Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat?

    17 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Sebut Dirinya Banyak Belajar dari Jokowi, Soal Apa?
    Nasional

    Erick Thohir Sebut Dirinya Banyak Belajar dari Jokowi, Soal Apa?

    10 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polemik Bansos dari Pemprov DKI dan Jokowi Dibagikan ke Orang yang Sama, TNP2K: Disengaja oleh Anies
    Nasional

    Polemik Bansos dari Pemprov DKI dan Jokowi Dibagikan ke Orang yang Sama, TNP2K: Disengaja oleh Anies

  • Menantu Jokowi Jelaskan Kenapa Tunjuk Pamannya Jadi Plh Sekda Kota Medan
    Nasional

    Menantu Jokowi Jelaskan Kenapa Tunjuk Pamannya Jadi Plh Sekda Kota Medan

  • Sesalkan Aktivis Kritis KAMI Langsung Dibui, Fahri Hamzah: Pak Presiden dan Pak Kyai, Kita Tak Bisa Begini..
    Nasional

    Sesalkan Aktivis Kritis KAMI Langsung Dibui, Fahri Hamzah: Pak Presiden dan Pak Kyai, Kita Tak Bisa Begini..

  • Prabowo Dapat Gelar Jenderal Kehormatan TNI, Aktivis 98: Jokowi Lukai Hati Korban Penghilangan Paksa
    Nasional

    Prabowo Dapat Gelar Jenderal Kehormatan TNI, Aktivis 98: Jokowi Lukai Hati Korban Penghilangan Paksa

  • Mendikdasmen Terapkan Kurikulum Khusus bagi Murid Korban Bencana Sumatera
    Nasional

    Mendikdasmen Terapkan Kurikulum Khusus bagi Murid Korban Bencana Sumatera

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.