TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dalih Polri Tidak Menindak Kerumunan Massa Gibran yang Langgar Protokol Kesehatan di Solo

Dalih Polri Tidak Menindak Kerumunan Massa Gibran yang Langgar Protokol Kesehatan di Solo

By Joni Sitohang
20 November 2020
583
0
Dalih Polri Tidak Menindak Kerumunan Massa Gibran yang Langgar Protokol Kesehatan di Solo

TIKTAK.ID – Mabes Polri menjawab kritik pedas publik mengenai kerumunan massa yang ditimbulkan ketika anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, saat mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo.

Mabes Polri pun mengaku merasa perlu merespons hal itu, karena publik kerap membandingkannya dengan peristiwa kerumunan massa di acara Maulid Nabi Muhammad yang digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Publik menilai ada tebang pilih. Sebab, Rizieq Shihab dijatuhi sanksi denda Rp50 juta, dan belakangan Polri mengusut kerumunan tersebut dengan memanggil sejumlah pihak yang terlibat. Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan juga turut dipanggil untuk dimintai klarifikasi karena dianggap melakukan pembiaran.

Baca juga : Sambil Nangis, Haikal Hasan Sebut Jokowi Tidak Anti Habib Rizieq, Begitu pula Sebaliknya

Menanggapi kritik tersebut, Mabes Polri berdalih memiliki alasan tersendiri mengapa tidak menindak kerumunan massa yang ditimbulkan oleh Gibran.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menjelaskan bahwa dua kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta dan Solo adalah dua kasus yang berbeda.

“Jangan disamakan, karena di Solo itu urusan Pilkada, dan di sana ada pengawasnya (Bawaslu),” ujar Awi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, seperti dilansir Kompas.tv, Rabu (18/11/20).

Baca juga : Kejutan! Usai ‘Digarap’ Polisi, Anies Lagi-lagi Malah Dapat Penghargaan

Kemudian Awi meminta agar publik dapat membedakan dua kasus kerumunan di Jakarta dan Solo itu. Apalagi, ia menyatakan Pilkada secara konstitusional sudah diatur dalam perundangan-undangan. Ia melanjutkan, hal itu termasuk turunan-turunannya sampai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) telah disusun sedemikian rupa. Bahkan, kata Awi, maklumat terakhir Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis pun terkait dengan Pilkada.

“Peraturan perundang-undangan sudah mengatur semuanya, penyelenggara juga sudah diatur sedemikian rupa dan ini merupakan amanat undang-undang. Jadi jangan disamakan dengan alasan-alasan yang tak jelas,” tutur Awi.

Awi menegaskan, Jokowi juga sudah memberikan perintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca juga : Belanja Negara Lelet, Jokowi Ngamuk Lagi

“Polri bersama TNI, Pemerintah Daerah, dan stakeholder lainnya melakukan patroli bersama, serta melakukan pengawasan dan penertiban,” imbuhnya.

TagsAniesBawasluCoronaCOVID-19FPIGibran RakabumingGubernur DKI JakartaHabib RizieqMabes PolriPolriProtokol KesehatanVirus Corona

Related articles More from author

  • PA 212 Bakal Gelar Reuni, Begini Kata Wakil Anies Baswedan
    Nasional

    PA 212 Bakal Gelar Reuni, Begini Kata Wakil Anies Baswedan

    9 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Respons NasDem Soal Risiko Suara Melorot Gara-gara Anies
    Nasional

    Respons NasDem Soal Risiko Suara Melorot Gara-gara Anies

    8 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Kubu AMIN Ingatkan Jokowi usai Temui Elite Parpol Pengusung Prabowo-Gibran
    Nasional

    Kubu AMIN Ingatkan Jokowi usai Temui Elite Parpol Pengusung Prabowo-Gibran

    12 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Anies dan Mahfud MD Ikut Respons Penolakan PK Moeldoko oleh MA
    Nasional

    Anies dan Mahfud MD Ikut Respons Penolakan PK Moeldoko oleh MA

    13 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Selebriti

    Mengeluh Kesulitan Bernapas, Aishwarya Rai Dilarikan ke Rumah Sakit

    20 Juli 2020
    By
  • AHY Panggil Ribuan Kader Demokrat ke Jakarta, Bahas Kenaikan Harga BBM dan Capres
    Nasional

    NasDem Buka Opsi Duetkan Anies dengan Gibran, Begini Respons Demokrat

    18 November 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Banjir Jakarta Hari ini Jadi Sorotan Media Asing
    Nasional

    Banjir Jakarta Hari ini Jadi Sorotan Media Asing

  • Ilustrasi pengguna mengubah ukuran teks HP dengan mengetuk menu setelan tampilan di layar ponsel
    Teknologi

    Cara Mengubah Ukuran Teks di HP Android dan iPhone dengan Mudah

  • Surya Paloh Deklarasikan Anies Capres NasDem di 2024
    Nasional

    Surya Paloh Deklarasikan Anies Capres NasDem di 2024

  • Jokowi: Gabungkan 3 Bank Syariah, Cara Pemerintah Bangunkan Raksasa Tidur
    Nasional

    Alasan Jokowi Selalu Bagikan Sertifikat Tanah Setiap Kunker

  • TIKTAK.ID - Iran Semprot Uni Eropa yang Tunduk kepada Trump tapi Berlagak Kuat Hadapi Teheran
    Tips & Tutorial

    5 Makanan dan Minuman Penyebab Kanker Serviks

Artikel Terbaru

  • Kapolres Sukoharjo dan 3 Anggota Dicopot Buntut Geledah Ponpes Dini Hari 2 November 2026
  • Kapolri Bertemu Kepala BPOM, Bahas Regulasi Kratom hingga Vape 2 November 2026
  • Polri Larang Seluruh Personel Pakai Vape Mulai 30 Oktober 2026, Ini Alasannya 2 November 2026
  • Cara Mempercepat Koneksi WiFi di Rumah Tanpa Ganti Router 2 November 2026
  • Cara Memperkecil Ukuran Foto di HP Tanpa Menurunkan Kualitas 2 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (97)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,037)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,306)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.