TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?

Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?

By Joni Sitohang
23 September 2020
487
0
Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?

TIKTAK.ID – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) meminta Presiden Joko Widodo dan para pemangku kepentingan untuk menunda Pilkada Serentak 2020 selama pandemi Covid-19 belum terkendali.

Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadillah mengatakan Pilkada sangat berpotensi mengundang kerumunan selama masa kampanye. Padahal kerumunan jadi salah satu sarana penyebaran virus Corona.

“Kalau memungkinkan ditunda dengan ekses yang lebih besar terhadap kelangsungan bangsa, tidak ada salahnya ditunda,” kata Harif saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (22/9/20).

Baca juga : IDI Nilai Kasus Corona Tembus di Atas 1000 setelah Sepekan PSBB Ketat Jakarta Justru Bagus, Kok Bisa?

Harif mempertanyakan selama ini Pemerintah menggencarkan kampanye protokol kesehatan. Namun saat ini berencana menggelar pesta demokrasi di 270 daerah yang hampir pasti mengundang kerumunan.

Dia menyampaikan kekhawatiran gelombang baru Covid-19 akibat Pilkada. Hal itu dapat menambah beban para tenaga kesehatan yang sudah berjuang hampir tujuh bulan.

Harif juga sebelumnya mengungkap sebanyak 85 perawat meninggal dunia karena Covid-19. Di saat yang sama, ada 3.019 perawat di DKI, Jatim, Sulsel, dan Bali yang terpapar Covid-19.

Baca juga : Kenapa Solo Siaga Total Hingga Kopassus dan Brimob Gelar 800-an Pasukan?

“Fasilitas kesehatan yang terbatas, jumlah tenaga kesehatan yang terbatas. Sementara kalau jumlahnya naik terus kan beban bertambah,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah, DPR, dan penyelenggara Pemilu sepakat untuk tetap menggelar Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember. Rapat itu dilakukan setelah desakan penundaan Pilkada menguat.

Presiden Joko Widodo bahkan menegaskan Pilkada tetap digelar di tengah pandemi. Lewat Juru Bicara Fadjroel, ia berdalih dengan mengatasnamakan “hak konstitusi rakyat” untuk tetap menggelar Pilkada.

Baca juga : Habib Rizieq Dikabarkan Tewas Ditabrak Unta, Hoaks atau Fakta?

“Pilkada 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih,” ucap Fadjroel dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (21/9/20).

Banyak pihak menyesalkan keputusan Jokowi tersebut, yang seolah ingin melindungi hak konstitusional warga tapi pada saat yang sama, justru mengabaikan keselamatan jiwa mereka.

TagsCoronaCOVID-19JokowiPilkada 2020Tenaga KesehatanVirus Corona

Related articles More from author

  • KSP Tegaskan Menteri yang Dirombak Jokowi Murni karena Kinerja
    Nasional

    KSP Tegaskan Menteri yang Dirombak Jokowi Murni karena Kinerja

    9 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Jepang Fasilitasi Gelandang Persebaya Taisei Marukawa untuk Tinggalkan Indonesia
    Olahraga

    Jepang Fasilitasi Gelandang Persebaya Taisei Marukawa untuk Tinggalkan Indonesia

    18 Juli 2021
    By Mahdi Yahya
  • Soal Jokowi Tak Ucapkan HUT ke NasDem, Begini Respons Surya Paloh
    Nasional

    Soal Jokowi Tak Ucapkan HUT ke NasDem, Begini Respons Surya Paloh

    14 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Ditegur Gerindra Gara-gara Sindir Jokowi, Fadli Zon Diajak Gabung Partai Ummat
    Nasional

    Ditegur Gerindra Gara-gara Sindir Jokowi, Fadli Zon Diajak Gabung Partai Ummat

    17 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Puan Bantah Klaim JoMan yang Kaitkan Ganjar dengan Capres Ideal Versi Jokowi
    Nasional

    Puan Bantah Klaim JoMan yang Kaitkan Ganjar dengan Capres Ideal Versi Jokowi

    28 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • KPK Janji Klarifikasi Kaesang Soal Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi
    Nasional

    KPK Janji Klarifikasi Kaesang Soal Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi

    5 September 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kutuk Keras dan Sesalkan Pembakaran Bendera PDIP, Ulama dan Kiai Betawi Desak Pelaku Diproses Hukum
    Nasional

    Kutuk Keras dan Sesalkan Pembakaran Bendera PDIP, Ulama dan Kiai Betawi Desak Pelaku Diproses Hukum

  • Trump Tunjuk Pengacara Baru, Setelah Tim Pengacara Sebelumnya Berantakan
    Internasional

    Trump Tunjuk Pengacara Baru, Setelah Tim Pengacara Sebelumnya Berantakan

  • MU Juara Piala Liga, Erik Ten Hag Optimis Raih Lebih Banyak Trofi
    Olahraga

    MU Juara Piala Liga, Erik Ten Hag Optimis Raih Lebih Banyak Trofi

  • Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya
    Nasional

    Survei Ungkap Mayoritas Rakyat Tolak Tambah Masa Jabatan Jokowi

  • Dokter Sebut Tingkat Bahaya Malas Sikat Gigi Jadi Lebih Tinggi Saat Pandemi
    Tips & Tutorial

    Dokter Sebut Tingkat Bahaya Malas Sikat Gigi Jadi Lebih Tinggi Saat Pandemi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.