TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Menyusul Pernyataan Sikap PBNU, Muhammadiyah pun Desak Pilkada 2020 Ditunda

Menyusul Pernyataan Sikap PBNU, Muhammadiyah pun Desak Pilkada 2020 Ditunda

By Joni Sitohang
22 September 2020
779
0
Menyusul Pernyataan Sikap PBNU, Muhammadiyah pun Desak Pilkada 2020 Ditunda

TIKTAK.ID – Seperti halnya PBNU, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan DPR untuk meninjau kembali pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di masa pandemi Covid-19.

Hal ini dikatakan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam konferensi persnya, Senin (21/9/20).

“Kami sampaikan bahwa usulan Muhammadiyah agar pelaksanaan Pilkada 2020 dipertimbangkan dengan seksama untuk ditunda pelaksanaannya,” kata Mu’ti.

Baca juga : KAMI: Tak Tunda Pilkada, Jokowi Ingkari Janjinya Sendiri dan Potensial Langgar Konstitusi

Mu’ti menjelaskan, usul penundaan tersebut diungkapkan dengan alasan kemanusiaan di masa pandemi Covid-19.

Menurut dia, keselamatan masyarakat di masa pandemi Covid-19 merupakan yang paling utama. Terlebih lagi, saat ini jumlah pasien Covid-19 di Indonesia juga kian bertambah setiap harinya.

“Keselamatan masyarakat jauh lebih utama dibandingkan dengan pelaksanaan Pemilukada yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19,” ujarnya.

Baca juga : Namanya Hilang di Daftar Pengurus Gerindra, Benarkah Poyuono Dapat Tugas Khusus dari Prabowo?

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga mendesak agar Pilkada 2020 ditunda.

Dalam pernyataan sikapnya, PBNU berpendapat bahwa melindungi kelangsungan hidup dengan protokol kesehatan sama pentingnya dengan menjaga kelangsungan ekonomi masyarakat.

“Namun karena penularan Covid-19 telah mencapai tingkat darurat, maka prioritas utama kebijakan negara dan Pemerintah selayaknya diorientasikan untuk mengentaskan krisis kesehatan,” demikian pernyataan PBNU.

Baca juga : Kapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada 2020

Tahapan Pilkada Serentak 2020 terus berlanjut di 270 daerah meski pandemi Covid-19 kian meluas. Kini, virus Corona tipe 2 yang menyebabkan Covid-19 itu bahkan telah memapar sejumlah penyelenggara Pilkada.

Pada awal September lalu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mengumumkan, terdapat 96 pengawas pemilu ad hoc di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang dinyatakan positif Covid-19.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsCoronaCOVID-19DPRMuhammadiyahpandemiPBNUPilkada 2020Pilkada Serentak 2020Virus Corona

Related articles More from author

  • KPK Minta Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dihentikan Sementara, Ada Apa?
    Nasional

    KPK Minta Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dihentikan Sementara, Ada Apa?

    12 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • MK Tolak Permohonan Amien Rais cs terkait Uji Materi Perppu Corona Jokowi
    Nasional

    MK Tolak Permohonan Amien Rais cs terkait Uji Materi Perppu Corona Jokowi

    23 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Bobby Mantu Jokowi Terbukti Jadi yang Pertama Langgar Protokol Kesehatan Saat Masa Kampanye Dimulai
    Nasional

    Bobby Mantu Jokowi Terbukti Jadi yang Pertama Langgar Protokol Kesehatan Saat Masa Kampanye Dimulai

    28 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Komisi VI Desak Pemerintah Jelaskan ke Publik Urgensi Kenaikan BBM Non-Subsidi
    Nasional

    Komisi VI Desak Pemerintah Jelaskan ke Publik Urgensi Kenaikan BBM Non-Subsidi

    28 April 2026
    By Johan Arif
  • Sarankan BI Cetak Uang 4 Ribu Triliun, Eks Menteri Perdagangan Yakin ini Satu-satunya Cara Selamatkan Ekonomi Bangsa
    Nasional

    Sarankan BI Cetak Uang 4 Ribu Triliun, Eks Menteri Perdagangan Yakin ini Satu-satunya Cara Selamatkan Ekonomi Bangsa

    5 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • PPKM Tak Efektif, Jokowi Bakal Terapkan Lockdown?
    Nasional

    PPKM Tak Efektif, Jokowi Bakal Terapkan Lockdown?

    4 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Raih Rating Tinggi, ‘Reborn Rich' Jadi Drakor dengan Ending Terburuk
    Selebriti

    Raih Rating Tinggi, ‘Reborn Rich’ Jadi Drakor dengan Ending Terburuk

  • Polemik Formula E Berujung Wacana Interpelasi untuk Anies
    Nasional

    Polemik Formula E Berujung Wacana Interpelasi untuk Anies

  • Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya
    Internasional

    Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya

  • Jelang Piala Asia U-20, Shin Tae-Yong Paksa Pemain Latihan 3 Kali Sehari
    Olahraga

    Jelang Piala Asia U-20, Shin Tae-Yong Paksa Pemain Latihan 3 Kali Sehari

  • Lagi, 3 Orang Tewas Akibat Penembakan Massal di AS
    Internasional

    Lagi, 3 Orang Tewas Akibat Penembakan Massal di AS

Artikel Terbaru

  • Golkar Usul Pileg Dulu Baru Pilpres, Dasco: RUU Pemilu Masih Dinamis 24 September 2026
  • Panduan Melihat Password WiFi Tersambung di HP dengan Mudah 24 September 2026
  • Kemensos Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Iprahumas Award 2026 24 September 2026
  • Cara Mengubah Format PDF ke Word di HP Android dan iPhone 24 September 2026
  • Cara Merawat Luka Lecet dan Goresan Ringan di Rumah dengan Benar 24 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (53)
  • Keuangan (7)
  • Kuliner (1,056)
  • Nasional (7,929)
  • Olahraga (1,131)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,210)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.